Cara Mudah Memperbaiki TV Gambarnya Goyang


TV Gambarnya Goyang merupakan salah satu bentuk kerusakan yang sangat sering terjadi pada televisi pada umumnya. Jika anda adalah salah satu orang yang sudah lama menekuni profesi sebagai tukang servis TV, mungkin kerusakan seperti ini bukanlah hal yang begitu sulit untuk anda kerjakan.

Langkah - langkah dalam memperbaiki kerusakan semacam ini sebenarnya tidaklah jauh berbeda dengan cara memperbaiki kerusakan TV bergaris horizontal maupun kerusakan TV bergaris vertikal. Ada beberapa cara yang mungkin bisa anda lakukan jika anda ingin memperbaiki televisi dengan kerusakan seperti ini. Anda tinggal mengamati gambar yang goyang tersebut apakah secara vertikal ataupun horizontal.

Jika memang perlu dilakukan suatu penyolderan pada komponen yang dicurigai mengalami kerusakan serta mengukur satu persatu komponen yang terdapat pada bagian tersebut. Insyaa Allah cara ini mudah untuk anda ikuti.

Cara Memperbaiki TV Gambarnya Goyang 


1. Amati Arah Gambar yang Goyang pada Layar TV


Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah mencoba mengamati gambar yang goyang tersebut. Apakah gelombang tersebut cenderung kearah vertikal atau malah ke arah horizontal. Apabila arah goyang cenderung ke horizontal maka yang menjadi objek sasaran anda ialah bagian vertikal.

2. Lakukan Penyolderan Ulang pada Bagian Vertikal


Kemudian langkah kedua yang bisa Anda lakukan adalah penyolderan. Hal ini cukup penting untuk Anda lakukan. Kenapa ? Sebab jika kualitas solderan pada bagian vertikal TV tersebut sudah tidak baik, maka mungkin saja TV akan rusak seperti ini.

 3. Analisa kerusakan tv bagian vertikal


Langkah yang ketiga adalah analisa pada komponen - komponen IC dan lainnya. IC vertikal bersama-sama dengan flayback ataupun regulator, ic croma, defleksi yoke, dan beserta komponen pendukung lainnya, seperti dioda, elco resistor, dll. Komponen - komponen tersebut berfungsi untuk membuka layar secara horizontal dari titik tengah ke atas serta dari titik tengah kebawah.

Apabila IC vertikal tidak bisa bekerja dengan maksimal maka seluruh bagian - bagaian lainnya juga tidak akan bisa bekerja dengan maksimal. Sehingga seringkali Anda menemukan TV hanya bergaris horizontal atau garis mendatar, TV hidup tetapi ada terdapat garis-garis horizontal bagian atas layar TV, dan lain sebagainya.
Baca Juga: Kumpulan Data Persamaan Flyback TV Terlengkap

4. Ukur Sumber Tegangan


Untuk mengetahui apakah IC vertikal sudah bisa bekerja sesuai dengan fungsinya, maka terlebih dulu Anda lakukan pengukuran pada komponen pin (kaki) vcc (b+) ic vertikal. Tegangan pada komponen b+ IC vertikal sekitar 24 vdc. Jika tidak ada terdapat tegangan pada komponen IC vertikal, maka komponen IC tersebut tidak akan bisa bekerja.

Langkah selanjutnya adalah Silahkan Anda lakukan pengukuran sumber tegangan IC vertikal tersebut. Sumbernya, berasal dari fbt tepatnya di komponen pin 24 v flayback (fbt). Apabila pada tegangan sumbernya ada terdapat tegangan sedangkan b+ IC vertikal tidak ada terdapat tegangan, maka ada komponen yang menuju b+ vertikal yang rusak sehingga hal ini bisa menyebabkan arus tidak dapat sampai di kaki b+ IC tersebut.

Untuk itu Anda dapat melakukan suatu penelusuran satu persatu komponen yang sejalur dengan b+ IC tersebut. Biasanya akan ditemukan ada komponen resistor yang rusak. Silahkan ganti komponen Resistor (R) tersebut.  Dan setelah dilakukan penggantian kompnen resistor tersebut maka TV sudah bisa hidup normal kembali.
Baca juga: Cara Memperbaiki TV Rusak Tidak Ada Gambarnya Tapi Ada Suaranya

 5. Analisa Kerusakan Bagian Output Vertikal dan Oscillator Vertikal

 
Seperti yang sudah kami sebutkan di atas bahwa oscillator vertikal yang ada terdapat di dalam IC croma adalah komponen pendukung dari IC tersebut. Sehingga jika IC croma tidak bisa bekerja sesuai dengan fungsinya, maka IC vertikal juga tidak akan bisa bekerja dengan maksimal.

Setelah anda melakukan pengukuran sumber tegangan b+ vertikal dan ternyata ada tegangannya. Maka langkah selanjutnya yang bisa anda lakukan adalah ukur "output vertikal" tepatnya di kaki output vertical. Anda bisa melihat data sheet komponen tersebut apabila Anda tidak tahu mana pin outputnya.

Tegangan output IC tersebut hanya sekitar 16 vdc. Jika tegangan output berubah menjadi 24 v atau lebih nah ini adalah ciri-ciri IC vertikal rusak. Biasanya ditandai dengan pendingin IC tersebut terasa sangat panas sekali walaupun sebentar saja televisi dihidupkan. Gantilah komponen IC tersebut dan biasanya seletah diganti TV sudah bisa normal kembali.

Apabila output IC vertika tidak ada tegangan "nolt volt", Yang bisa anda lakukan adalah mencoba langsung melakukan pengukuran pada oscillator vertikal output. Untuk TV generasi sekarang komponen oscilator vertikal output sudah menyatu dengan ic croma.

Nah, Apabila setelah dilakukan pengukuran dan ada tegangannya, maka urutkan jalur dari oscilator vertikal tersebut yang menuju pin IC vertikal. Seringkali ditemukan ada komponen yang rusak yang bisa menyebabkan IC tersebut tidak bekerja. Namun, jika Anda melakukan pengukuran tegangan pada pin oscilator vertikal out tidak ada tegangan, maka sementara ini bisa disimpulkan IC croma sudah dalam keadaan rusak.

PENUTUP

Jadi bisa disimpulkan bahwa kerusakan seperti ini, namun dapat pula dikatakan kerusakan TV ini pada bagian vertikal. Sebab, jika bagian vertikal TV mengalami kerusakan "satu garis horizontal" maka yang menjadi analisa kerusakannya hanya pada bagian vertikal saja.

Demikianlah penjelasan singkat dan ringkas terkait dengan kerusakan TV gambarnya goyang. Harapan saya semoga kedepan Anda sudah dapat mengetahui langkah - langkah dalam memperbaiki televisi dengan keadaan rusak seperti ini. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk Anda, Sekian dan Terima Kasih.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel