SENI RUPA adalah Pengertian, Unsur-Unsur, Fungsi, dan Jenisnya

Pengertian Seni Rupa adalah

Pengertian Seni Rupa adalah

Pernah Dengar Tentang Seni rupa? Pengertian seni rupa adalah suatu cabang kesenian yang membentuk sebuah karya seni dengan media yang dapat “ditangkap” secara kasat mata ataupun dapat disentuh dengan indera peraba. Biasanya, ia merupakan bentuk seni yang berbentuk dua atau tiga dimensi, bahkan bisa juga lebih dan memiliki unsur keindahan.

Misalnya, hasil karya lukis seorang pelukis yang menuangkan imajinasinya dan mengekspresikannya pada sebuah kanvas dan menghasilkan sebuah lukisan indah. Kemudian, dipamerkan dan keindahannya bisa dinikmati oleh banyak orang. Bahkan, saking indahnya, banyak orang yang terhanyut dengan interpretasinya masing-masing.
Sejak manusia ada di bumi dari zaman pra sejarah hingga kini, seni sudah hadir sebagai bagian dari kehidupan. Ya, seni bukan hanya sebagai pelengkap, tapi ia juga merupakan bagian penting dalam sejarah kehidupan manusia. Dari mulai zaman primitive, tradisional, seni patung, seni lukis, seni di gua-gua, pernak-pernik kerjajinan, hingga seni rupa semua telah menjadi bagian dari kehidupan.
Bicara seni, artinya tidak berbicara tentang batasan karena seni merupakan wujud ekspresi seseorang dalam menumpahkan imajinasinya yang berisi tentang cerita, keindahan, bahkan curahan hati di pembuat karya seni. Interpretasinya pun bebas, tergantung siapa yang melihatnya dan berdasarkan sudut pandang apa. Menarik, bukan? Mari kita bahas lebih mendalam.

Pengertian Seni Rupa Menurut Para Ahli

1. Pengertian Seni Rupa Menurut La Mery 

La Mery adalah seorang ahli seni rupa 2 dimensi yang berasal dari negara prancis. Ia menyatakan bahwa seni rupa adalah penglihatan ekspresi secara simbolis dalam wujud dan bentuk yang lebih tinggi dan akan lebih indah yang dinetralisir menjadi sebuah wujud indah sebagai bentuk pengekspresian diri dan emosi.

2. Pengertian Seni Rupa Menurut Haukin

Menurut Haukin mengungkapkan bahwa, seni rupa sebagai ekspresi jiwa seseorang yang di imajinasikan pada sebuah bentuk indah yang diungkapkan dan dapat dinikmati oleh orang dalam pertunjukan atau pameran seni.

3. Pengertian Seni Rupa Menurut Kamala Devi Chattopadhayaya

Kamala devi chattopadhayaya merupakan seorang reformis asal Negara india yang juga berjuang untuk kemajuan seni di negeranya. Ia menyebutkan seni rupa adalah sebuah desakan ekspresi diri pada sebuah bentuk yang menjadikan seseorang mampu untuk meluapkan apa yang sedang dirasakannya sehingga mampu dirasakan banyak orang yang melihat karya tersebut.

4. Pengertian Seni Rupa Menurut Coorig hartong

Coorig hartong merupakan tokoh wanita asal Negara Belanda yang cukup banyak berperan pada dunia seni terutama seni tari. Ia memberikan definisi bahwa seni rupa adalah seni yang menjadi sebuah bentuk untuk pengekspresian diri dan emosi yang dapat dinikmati dan dirasakan oleh banyak orang.

5. Pengertian Seni Rupa Menurut Sussane K langer

Sussane K langer merupakan seorang filsuf terkenal yeng berasal dari Negara Amerika memberikan definisi Seni rupa adalah sebuah bentuk karya manusia yang indah yang dapat dinikmati dengan rasanya oleh orang lain melalui bentuk indah tertentu.

6. Pengertian Seni Rupa Menurut Kottak

Menurut Kottak mendefinisikan seni sebagai kualitas, hasil ekspresi, atau alam keindahan atau segala hal yang melebihi keasliannya serta klasifikasi objek-subjek terhadap kriteria estetis.

7. Pengertian Seni Rupa Menurut J.J Hogman

Kesenian menurut  J.J Hogman adalah sesuatu yang mempunyai unsur ide, aktifitas, dan artefak.

8. Pengertian Seni Rupa Menurut Plato dan Rousseau

Menurut Plato dan Rousseau pengertian seni adalah hasil peniruan alam dengan segala seginya.

9.Pengertian Seni Rupa Menurut Schopenhauer

Menurut Schopenhauer pengertian seni adalah segala macam usaha untuk menciptakan bentuk-bentuk yang menyenangkan. Menurut tiap orang senang dengan seni musik walaupun seni musik adalah seni yang paling abstrak

10. Pengertian Seni Rupa Menurut William A. Haviland

Menurut William A. Haviland Kesenian ialah keseluruhan sistem yang melibatkan proses penggunaan imajinasi manusia secara kreatif di dalam sebuah kelompok massyarakat dengan kebudayaan tertentu.

11. Pengertian Seni Rupa Menurut Irving Stone

Menurut Irving Stone  kesenian ialah kebutuhan pokok, seperti roti atau anggur atau mantel hangat dimusim dingin. Mereka yang mengira kesenian ialah barang mewah, pikirannya tidak utuh. Roh yang ada pada manusia menjadi lapar akan kesenian seperti halnya perutnya keroncongan minta makan.

12. Pengertian Seni Rupa Menurut Alexander Baum Garton

Menurut Alexander Baum Garton  seni ialah keindahan dan seni adalah tujuan yang positif serta menjadikan setiap orang yang melihat atau mendengarnya merasa bahagia.

13. Pengertian Seni Rupa Menurut Emmanuel Kant

Menurut Emmanuel Kant Seni ialah suatu impian yang tidak bisa direalisasikan dengan rumus-rumus tertentu.

14. Pengertian Seni Rupa Menurut Leo Tolstoy

Menurut Leo Tolstoy Seni ialah ungkapan perasaan pencipta yang lalu diungkapkan pada orang lain dengan harapan agar mereka bisa ikut merasakan apa yang dirasakan oleh penciptanya.

15. Pengertian Seni Rupa Menurut Drs. Popo Iskandar

Menurut Drs. Popo Iskandar  Seni ialah hasil ungkapan emosi yang ingin di sampaikan kepada orang lain dalam kesadaran hidup bermasyarakat/berkelompok.

16. Pengertian Seni Rupa Menurut Prof. Drs. Suwaji Bastomi

Menurut Prof. Drs. Suwaji Bastomi Seni ialah aktivitas batin dengan pengalaman estetika yang menyatakan dalam bentuk agung yang mempunyai daya membangkitkan rasa takjub dan haru.

17. Pengertian Seni Rupa Menurut Akhdian Karta Miharja

Menurut Akhdian Karta Miharja seni ialah kegiatan rohani yang mereflesikan realitas dalam suatu karya yang bentuk dan isinya mempunyai untuk membangkitkan pengalaman tertentu dalam rohaninya penerimanya.

18. Pengertian Seni Rupa Menurut Prof. Drs. Suwaji Bastomi

Menurut Prof. Drs. Suwaji Bastomi seni ialah aktivitas batin dengan pengalaman estetika yang menyatakan dalam bentuk agung yang mempunyai daya membangkitkan rasa takjub dan haru.

19. Pengertian Seni Rupa Menurut Ki. Hajar Dewantara

Menurut Ki. Hajar Dewantara seni ialah segala perbuatan manusia yang timbul dari perasaan dan sifat indah, sehingga menggerakan jiwa perasaan manusia. 

20. Pengertian Seni Rupa Menurut Kuntjaraningrat

Menurut Kuntjaraningrat  Kesenian ialah suatu kompleks dari ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma dan peraturan dimana kompleks aktivitas dan tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat dan biasanya berwujud benda-benda hasil manusia.

Unsur – Unsur Seni Rupa

Berdasarkan penjelasan tersebut Anda tentu sudah mulai paham, kapan sebuah karya disbut sebagai karya seni rupa. Selanjutnya yang perlu juga dipahami adalah unsur-unsur seni rupa yang terdiri dari:

1. Titik
Yaitu merupakan unsur terkecil dan merupakan dasar dari segala ide seni.

2. Garis
Merupakan penyambung sebuah titik. Garis juga ada banyak macamnya, di mana setiap macam garis yang diciptakan membentuk suatu watak dan ciri khas tersendiri yang dapat menjelaskan maksud. Apakah garis itu lurus, lentur, keras, dan sebagainya.

3. Bidang

Merupakan penggabungan dari tiap garis dan membentuk beberapa sisi dalam setiap karya seni.

4. Bentuk

Unsur inilah yang menjadikan sebuah karya menjadi lebih hidup dengan berbagai tambahan sentuhan dan detail di bagian tertentu untuk menyempurnakannya. Dengan bentuk, sebuah karya seni bisa menghasilkan keindahan.

5. Ruang
Yaitu suatu unsur yang sifatnya semu dan nyata. Ruang juga berfungsi sebagai pembeda dimensi dari sebuah karya seni, apakah itu dua atau tiga dimensi.

6. Warna
Unsur yang satu ini menjadikan karya seni semakin indah dipandang. Perpaduan warna pada sebuah karya tergantung dari si pembuat karya. Perpaduan warna-warna yang ditonjolkan akan memberikan sebuah gambaran bagi karya seni, apakah ia dalam suasana sedih, senang, dan sebagainya. Sebab, masing-masing warna memiliki arti berbeda.

7. Tekstur 
Yaitu, keadaan atau sifat yang dimiliki pada suatu karya. Ada dua jenis tekstur, yaitu semu yang mengesankan tak sama antara penglihatan dan indera peraba dan tekstur nyata yang mengesankan sama antara penglihatan dan indera peraba.

8. Cahaya
Unsur ini menjadi suatu karya semakin nyata karena dalam pengerjaannya sangat memperhatikan intensitas cahaya pada suatu objek yang dijadikan karya.

Fungsi dan Tujuan Seni Rupa

Segala hal yang dibuat tentu mempunyai fungsi dan tujuan, termasuk karya seni, sekalipun ia tergolong abstrak. Fungsi dan tujuan seni rupa dibagi menjadi dua antara lain.

1. Fungsi Individu

Pertama, fungsi individu yang bersifat personal hanya untuk memuaskan diri sendiri. Artinya, seseorang membuat suatu karya seni hanya untuk mengekspresikan dirinya dan memuaskan dirinya semata. Tentu saja, hasil karyanya akan memancarakan aura yang mendalam sesuai dengan suasana hati si pembuat karya.

2. Fungsi Sosial

Kedua, fungsi sosial, yaitu suatu kerya dibuat untuk memberikan kepuasan bagi banyak orang. Misalnya, karya yang dibuat berdasarkan permintaan seseorang. Maka, apapun suasana hati si pembuat karya, karya yang dihasilkan tetaplah sesuai permintaan pasar.
Selain fungsi individu dan sosial, seni rupa juga mempunyai fungsi – fungsi yang lainnya antara lain;
  • Sebagai sarana pemenuh kebutuhan emosional individu, misalnya untuk mengekspresikan diri demi kepuasan batin.
  • Sebagai sarana peribadatan atau media untuk mendekatkan diri kepada sang pencipta.
  • Sebagai sarana komunikasi di dalam suatu kelompok masyarakat.
  • Memberikan edukasi kepada masyarakat, baik secara tersirat maupun secara tersurat.
  • Sebagai media untuk mengenang atau melestarikan budaya bangsa Indonesia.

Baca Juga : Ketahuilah! Pengertian Budaya Menurut Para Ahli

Jenis-jenis Seni Rupa

Seni rupa juga ada beberapa macamnya, yaitu seni lukis, grafis, desain, patung, kriya, dekorasi, reklame, dan instalasi. Hal ini karena ada beragam faktor pembuatnya, mulai dari bahan, media, hingga perkembangan teknologi yang menghasilkan karya seni yang berbeda-beda. Dari sekian banyaknya jenis-jenis seni rupa, dibagi lagi menjadi sub-sub yang lebih rinci. Misalnya, dalam seni lukis ada, seni gambar dan ada ilustrasi.

1. Berdasarkan Waktu atau masa

Berdasarkan waktunya karya seni rupa terbagi menjadi tiga seni yakni seni rupa tradisional, seni rupa modern, dan seni rupa kontemporer.

1) Seni rupa tradisional

Seni zaman dahulu atau yang biasa disebut seni rupa tradisional adalah suatu karya seni yang mempunyai aturan tetap dan juga mempunyai sifat statis yang mengindikasikan bahwa hasil karya seni itu tidak mengalami segala bentuk perubahan baik dari gaya maupun bentuknya.
Dalam seni rupa tradisional, aspek-aspek yang terkandung didalamnya sangatlah dijaga secara turun menurun dari generasi ke generasi berikutnya.

2) Seni rupa modern

Karya dari seni rupa modern merupakan suatu hasil dari karya seni yang mengalami pembaharuan dari karya seni tradisional. Dimana hasil dari pembaharuan itu mencakup aturan ataupun pola yang telah diubah serta mengandalkan tangan kreatifitas dari si pencipta karya seni yang bersifat individu tersebut.
Contohnya seperti seni kriya, patung, seni grafis, dan lain sebagainya.

3) Seni rupa kontemporer

Seni rupa kontemporer adalah suatu karya seni yang muncul akibat dari suatu trend atau suatu kondisi waktu yang sangat tidak terpikirkan dan bersifat kekinian.

2. Berdasarkan ukurannya atau dimensinya

Jenis karya seni rupa berdasarkan ukurannya atau dimensinya di bagi menjadi 2 yaitu karya seni 2 dimensi dan 3 dimensi.

1) Karya seni rupa 2 dimensi

Karya seni rupa 2 dimensi atau yang biasa disebut dengan dwimatra adalah salah satu hasil karya seni yang hanya terbentuk dari 2 macam unsur saja, yaitu panjang dan lebar. Karya seni jenis ini hanya dapat di lihat bentuknya secara jelas dari arah tertentu.
Contohnya seperti: lukisan, seni ilustrasi, kain tenun, sketsa, kain batik, dan lain sebagainya.

2) Karya seni rupa 3 dimensi

Merupakan suatu karya seni yang mempunyai 3 unsur pembentuk utamanya, yakni panjang, lebar dan tinggi. Dari ke tiga unsur tersebut akan terbentuk suatu ruang, bentuk, dan volume. Dimana menjadikan karya seni ini dapat dilihat dari berbagai arah. Contohnya seperti: hasil kerajinan kriya, bonsai, patung, dan lain sebagainya

3. Berdasarkan fungsi

Berdasarkan fungsinya karya seni rupa dibagi menjadi 2 kelompok yaitu karya seni rupa murni dan seni rupa terapan.

1) Seni rupa murni

Karya seni rupa murni adalah salah satu bentuk dari seni yang dibuat untuk dinikmati nilai-nilai estetiknya saja. Jadi karya seni rupa ini tidak dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya seperti lukisan, poster, patung, dan lain sebagainya.

2) Seni rupa terapan

Karya seni rupa terapan merupakan salah satu karya seni yang meninggikan fungsi gunanya dibandingkan dengan fungsi estetikanya. Jadi, karya seni rupa ini dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya seperti kursi, gelas, meja, dan lain sebagainya.

Seni Rupa Terapan dan Contohnya

Seni rupa terapan dikenal sebagai seni yang lebih mendahulukan fungsi praktis atau guna dibandingkan dengan fungsi estetikanya. Namun, walaupun lebih meninggikan nilai gunanya karya seni rupa terapan tetap menghasilkan unsur seni yang indah yang dapat dinikmati dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara untuk contoh dari karya seni rupa terapan akan dijelaskan dalam penjelasan berikut

1. Anyaman
Seni anyam yang biasa anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari termasuk hasil dari seni kriya. Dimana berasal dari serat-serat tumbuhan atau sintetis. Contoh dari seni anyaman seperti keset, keranjang, kursi anyam dan lainnya.
2. Seni batik
Merupakan salah satu seni dengan memunculkan hasil grafis tradisional yang menggunakan media kain sebagai bagian dasar dari zat pewarna. Dengan adanya zat pewarna tersebut dapat memberikan kesan memperindah tampilan batik tersebut.
3. Seni keramik
Keramik termasuk dalam saah satu hasil dari karya seni terapan dimana hasil dari karya seni tersebut dapat dinikmati keindahannya dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya gerabah, guci, porselin dan lain sebagainya.
4. Kerajinan logam
Dengan adanya logam dapat dimanfaatkan untuk media hiasan dalam ruangan atau untuk manusia itu sendiri. Contohnya seperti: emas, bejana, tempat minum, dan lain sebagainya.
5. Seni ukir
Media yang biasa digunakan adalah batu atau kayu. Dimana dalam prosesnya membutuhkan alat khusus dan kreativitas yang tinggi untuk mengubah sebuah bahan menjadi hasil karya seni yang bernilai. Contohnya patung, relief, kursi ukiran kayu dan lain sebagainya.

Seni Rupa 2 Dimensi dan Contohnya

Adalah salah satu karya seni yang mempunyai dua sisi yakni panjang dan lebar. Oleh karena itu, karya seni rupa 2 dimensi juga tidak memiliki ruang.
1. Lukisan
Biasanya menggunakan media kanvas, kertas, atau bisa juga dinding. Cara kerjanya dengan memoleskan cat dengan kuas lukis, pisau pelet dan lain sebagainya.
Lukisan yang dihasilkan menggambarkan nilai yang termuat dalam lukisan tersebut. Makanya, dalam pembuatan lukisan ini mem utuhkan imajinasi yang tinggi juga kemampuan yang mumpuni.
2. Seni grafis
Merupakan cabang seni rupa yang dalam proses pembuatannya membutuhkan suatu alat bantu.
3. Kaligrafi
Dikenal sebagai karya seni dengan menggunakan bahasa arab sebagai media untuk mengekspresikan seni dalam keagamaan dan Islamic culture.
4. Seni mozaik
Merupakan karya seni yang proses pembuatannya adalah dengan menyusun suatu benda dengan menggunakan bahan seperti serpihan-serpihan kayu, keramik, kaca dan lain sebagainya.
5. Poster
Adalah karya seni yang biasanya dibuat diatas media kertas untuk membentuk wujud dimana wujud itu data memberikan suatu informasi.

Seni Rupa 3 Dimensi dan Contohnya

Seni rupa 3 dimensi merupakan salah satu seni rupa yang tidak hanya mempunyai panjang dan lebar saja, namun juga mempunyai volume.
1. Kriya
Seni kriya dikenal sebagai seni yang memanfaatkan keterampilan tangan untuk menghasilkan karya seni yang mengagumkan dan bernilai tinggi.
2. Patung
Patung biasanya terbuat dari bahan logam, kayu maupun batu. Dimana memiliki panjang, lebar, dan tinggi. Sementara itu, menurut bentuknya patung dibagi menjadi dua yaitu figurative dan nonfigurative. Figurative adalah salah satu jenis patung yang mempunyai bentuk alami atau sesuai dengan bentuk aslinya. Contohnya seperti, hewan, manusia, dan tumbuahan.
Sedangkan nonfigurative merupakan suatu bentuk patung yang hasilnya berbeda dengan bentuk aslinya. Contohnya seperti garis yang memanjang, melintang, melekuk, dan lain sebagainya.
3. Arsitektur
Merupakan salah satu contoh karya seni 3 dimensi yang cara kerjanya merancang suatu bangunan dari makro. Contohnya seperti perencanaan kota, desain bangunan dan desain suatu produk. Hasilnya akan berwujud dalam nilai suatu karya seni.
4. Keramik
Merupakan salah satu cabang seni yang bersifat tradisional bahkan kontemporer. Dengan menggunakan bahan baku seperti tanah liat dengan melewati proses yang panjang seperti dipijir, bustir, pilin serta pembakaran dan juga glasir.

Baca Juga: Aneka Ragam Kerajinan Tanah Liat, Gerabah yang Estetis serta Fungsional

Bidang – bidang Seni Rupa

Dalam seni rupa akan ditemukan banyak sekali cabang dari karya seni rupa tersebut mulai dari seni rupa murni, seni rupa desain, dan seni kriya. Berikut ini merupakan penjelasan mengenai cabang seni rupa tersebut.
1. Seni desain
Merupakan salah satu bagian induk seni rupa yang memiliki banyak anggota meliputi:
  • Desain produk
  • Seni desain busana
  • Desain komunikasi visual
  • Desain interior
  • Arsitektur
  • Cabang desain grafis

2. Seni kriya
Seni kriya merupakan salah satu karya seni rupa dimana memanfaatkan barang yang berada dilingkup kita serta menggunakan skill tangan untuk menghasilkan suatu kreatifitas. Yang membuat karya seni yang tercipta menjadi memiliki nilai dan berharga dimata orang yang melihatnya.
  • Pengolahan kulit untuk seni kriya
  • Seni pahat dan seni ukir kayu
  • Seni kriya logam
  • Kerajinan kriya dari bamboo
  • Seni kriya rotan
  • Seni kriya keramik
  • Seni kriya tekstil

3. Seni rupa murni
Berikut ini merupakan contoh dari cabang seni rupa murni:
  • Seni kaligrafi
  • Seni pahat patung
  • Seni keramik
  • Seni lukis
  • Seni grafis
  • Karya seni fotografi
Demikianlah penjelasan ringkas mengenai pengertian seni rupa, unsur – unsur, fungsi, tujuan, jenis dan bidang dari seni rupa. Semoga apa yang sudah saya sampaikan diatas lengkap dan bisa bermanfaat untuk Anda semuanya. Sekian dan Terima Kasih.

Leave a Comment