Ekuitas adalah Elemen, Jenis, dan Contoh Ekuitas

Apa itu yang dimaksud dengan ekuitas atau equity? Secara umum pengertian ekuitas adalah modal atau hak residual pemilik entitas terhadap aset setelah dikurangi dengan semua total kewajiban dalam neraca . Yuk untuk lebih memahami apa itu ekuitas kita simak materi ekuitas berikut.

Ekuitas adalah

Ekuitas adalah

Pengertian ekuitas adalah besarnya hak residual atau kepentingan pemilik entitas terhadap aset entitas tersebut setelah dikurangi semua kewajiban dalam neraca.

Istilah dalam ilmu akuntansi ini juga bisa diartikan sebagai kekayaan atau modal suatu entitas yang jumlahnya didapat dari total aset dikurangi kewajiban. Jadi bisa disimpulkan bahwa equity tersebut adalah kekayaan bersih yang berasal dari modal ditambah dengan pendapatan.

Berdasarkan PSAK tahun 2002 pasal 49, istilah yang satu ini merupakan aktiva perusahaan dikurangi total kewajiban yang menjadi hak residual. Bisa dikatakan juga sebagai perkiraan yang menunjukkan porsi hak atau kepentingan yang dimiliki oleh pemilik perusahaan terhadap aset atau harta perusahaan.

Baca juga: Pengertian Jurnal Umum, Tujuan, Fungsi, Bentuk, Manfaat, dan Contohnya

Elemen Ekuitas dalam Akuntansi


Terdapat lima elemen equity (ekuitas) pada neraca perusahaan yang berbentuk perseroan. Berdasarkan pengertiannya ada jenis-jenis equity sebagai berikut:

1. Modal disetor


Equity yang bisa menambah aset terbagi dalam dua jenis yaitu akun laba ditahan dan modal disetor. Kedua jenis akun tersebut nantinya akan masuk ke laporan perubahan ekuitas dan menjadi akun penambah.

Untuk modal sendiri adalah uang yang disetorkan oleh pemilik atau pemegang saham pada perusahaan. Ada modal saham dan modal agio/disagio saham pada perusahaan perseroan. 

  • Modal saham  merupakan jumlah saham yang beredar. 
  • Sedangkan agio/disagio saham adalah selisih setoran pemegang saham dengan nominal saham. Agio terjadi apabila selisih tersebut berada di atas jumlah nominal saham. Disagio adalah kebalikannya, yaitu saat jumlah selisihnya berada di bawah nominal saham.

Pada laporan neraca, agio bisa dimasukan sebagai akun penambah modal saham yang beredar.

2. Laba tidak dibagi


Modal ini berasal dari kumpulan atau akumulasi laba yang diperoleh pada tahun-tahun sebelumnya yang tidak dijadikan dividen atau tidak dibagikan.  Pendapatan tersebut berasal dari dalam perusahaan dan disebut defisit apabila saldo berada di posisi debit.

Jenis modal ini sewaktu-waktu dapat diminta sebagai dividen oleh pemegang saham, maka dari itu perusahaan memasukannya ke laba di tahan sebagai cadangan apabila nanti ada pemegang saham yang meminta dividen. 

3. Modal Sumbangan


Adakalanya pihak ketiga atau pihak luar memberikan sumbangan pada suatu perusahaan. Sumbangan yang diperoleh perusahaan tersebut akan dimasukkan sebagai modal sumbangan pada laporan neraca.

4. Modal Penilaian Kembali


Pada setiap periode akuntansi, perusahaan akan melakukan penilaian terhadap seluruh aset atau aktiva yang ada. Apabila ada selisih dari catatan pada periode lama dengan catatan pada periode yang bersangkutan, maka jumlahnya akan masuk sebagai modal penilaian kembali.

5. Modal lain-lain


Perusahaan bisa mendapatkan tambahan modal dari cadangan pelunasan obligasi, cadangan penurunan harga persediaan, cadangan untuk ekspansi, dan lain sebagainya. Tambahan modal tersebut masuk sebagai modal lain-lain yang menambah aset perusahaan.

Pada paparan diatas telah dijelaskan menegenai pengertian ekuitas dan elemen ekuitas, berikut akan dijelaskan mengenai ekuitas merek, komponen ekuitas dan laporan perubahan ekuitas, sebagai brikut:

Rumus Modal = Aktiva (Harta) – Passiva (Utang)

Ekuitas Merek


Ekuitas merek adalah seperangkat aset yang menjadikan kepercayaan merek ysng terkit dengan merek tertentu, nama, simbol, yang mampu menambah atau mengurangi nilai diberikan oleh produk atau jasa baik  bagi pemasar maupun pelanggan.

Komponen Ekuitas


Dalam ekuitas terdapat dua komponen yaitu modal setoran dan laba ditahan. Modal setoran dipecah menjadi modal saham sebagai modal yuridis dan modal setoran tambahan dan komponen lain yang merefleksi tranksi pemilik. Jika modal laba ditahan komponennya yakni laba atau rugi, dividen, defisit, rekapitilisasi, koreksi dan perubahan akuntansi.

Laporan Perubahan Ekuitas


Laporan perubahan ekuitas adalah laporan keuangan yang melaporkan perubahan modal pada perusahaan akibat dari kegiatan pokok operasi perusahaan pada suatu periode akuntansi tertentu. Laporan perubahan ekuitas erat kaitannya dengan laporan rugi atau laba karena laba bersih yang diperoleh perusahaan akan menambah akun modal. Atau sebaliknya, jika perusahaan mengalami rugi bersih otomatis akan mengurangi akun modal, sehingga laporan perubahan ekuitas dapat disusun setelah adanya laporan laba atau rugi.

Jenis Jenis Ekuitas


Mengacu pada pengertian ekuitas, adapun jenis-jenis ekuitas adalah sebagai berikut:

1. Akun Penambah Ekuitas


Akun penambah ekuitas dapat dibagi 2 macam, yaitu Laba Ditahan dan Modal Disetor. Kedua akun ini nantinya akan dijelaskan pada laporan perubahan ekuitas dan merupakan unsur penambah ekuitas.

2. Modal Disetor


Modal disetor adalah besarnya uang yang disetorkan oleh pemegang saham. Modal disetor dapat kelompokkan menjadi dua, yaitu:
  • Modal Saham, yaitu jumlah nominal saham yang beredar.
  • Agio/ Disagio Saham, yaitu selisih antara setoran pemegang saham dengan jumlah nominal saham. Agio merupakan selisih di atas nominal, sedangkan Disagio merupakan selisih di bawah nominal.

3. Pendapatan


Pendapat (revenues) adalah laba suatu entitas yang memberikan penambahan nilai perusahaan pada periode pencatatan. Dalam hal ini pendapatan adalah laba ditahan yang dipakai untuk melakukan ekspansi entitas sehingga dapat memperbesar aset entitas tersebut.

4. Akun Pengurang Ekuitas


Ini adalah kebalikan dari akun penambah ekuitas. Terdapat dua akun pengurang ekuitas, yaitu pengambilan pribadi dan biaya. Kedua akun pengurang ini akan dinyatakan sebagai pengurang ekuitas dengan saldo nominal di bagian debit pada laporan.

5. Pengambilan Pribadi


Ini adalah pengambilan modal yang dilakukan oleh pemilik. Jika perusahaan sudah berbentuk perseroan, maka pengambilan pribadi (prive) hanya dapat dilakukan bila disetujui oleh dewan komisaris.

6. Beban/ Pengeluaran


Beban/ pengeluaran adalah semua biaya yang dikeluarkan oleh entitas untuk kegiatan operasionalnya dalam menghasilkan barang atau jasa. Pada laporan ekuitas beban dan pendapatan tidak tercantumkan secara langsung, namun dalam bentuk laba atau rugi.

Rumus Ekuitas


Ekuitas = Aset - Kewajiban
Aset= Kewajiban + Ekuitas
Aktiva=Kewajiban+ekuitas
Aktiva+Biaya=Kewajiban+Ekuitas+Pendapatan
Ekuitas=Aktiva-Kewajiban 
Ekuitas=Aktiva +Biaya - Kewajiban - Pendapatan

Contoh Ekuitas pada Perusahaan Perseroan


Perseroan terbatas memiliki beberapa modal yang menjadi hak para pemegang saham. Equity pada perusahaan sejenis perseroan terbatas contohnya adalah sebagai berikut.

  1. Modal PT yang terdiri atas jumlah saham yang beredar. 
  2. Saham pada PT terdiri dari saham biasa, saham preferen, dan modal disetor.
  3. Modal sumbangan atau donated capital dilaporkan sebagai tambahan modal disetor.
  4. Premium atau agio dan discount atau diagio dari saham yang dijual.
  5. Selisih penilaian aktiva tetap.
  6. Laba ditahan atau retained earnings.

Demikian penjelasan ringkas mengenai Ekuitas adalah Elemen, Jenis, dan Contoh Ekuitas pada ilmu akuntansi. Equity (ekuitas) dapat bertambah dari modal dan pendapatan. Sedangkan faktor pengurangnya adalah beban dan pengambilan pribadi. Semoga penjelasan diatas dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan Anda. Sekian dan Terima Kasih.


Penelusuran yang terkait dengan ekuitas
  • ekuitas terdiri dari
  • materi ekuitas
  • rumus ekuitas
  • pengertian ekuitas menurut psak
  • pengertian ekuitas menurut para ahli
  • klasifikasi ekuitas
  • makalah ekuitas
  • perbedaan modal sendiri dan ekuitas

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel