Manajemen Sumber Daya Manusia: Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Model SDM

Manajemen Sumber Daya Manusia - Diantara berbagai ilmu yang berguna dan dapat diterapkan di dunia kerja ada sebuah cabang ilmu yang pastinya dibutuhkan oleh setiap perusahaan, institusi maupun lembaga lain yang memiliki banyak orang yang bekerja di dalamnya. Ilmu tersebut merupakan manajemen sumber daya manusia. Ilmu manajemen ini sangat berperan penting dalam mengelola sumber daya manusia yang ada pada suatu lembaga, organisasi, institusi maupun lainnya agar dapat sama-sama bekerja mencapai tujuan bersama.

Apa Itu Manajeman Sumber Daya Manusia?

Manajeman Sumber Daya Manusia

Jika dilihat dari segi pengertian, manajemen sumber daya manusia merupakan ilmu untuk mengatur dan mengelola sumber daya manusia mulai dari proses perekrutan, pengembangan, pelatihan, peningkatan dan pembangunan motivasi kerja hingga mengevaluasi hasil kerja supaya tujuan perusahaan dapat tercapai dengan sempurna.

Pada ilmu manajemen sumber daya manusia ini bisa ditemukan perpaduan antara beberapa cabang ilmu lain diantaranya ilmu sosiologi, psikologi dan berbagai cabang ilmu lainnya yang relevan. Gabungan dari ilmu-ilmu ini pada akhirnya digunakan untuk membuat berbagai langkah pengelolaan sumber daya manusia mulai dari perencanaan, pembuatan susunan karyawan, pengembangan dan pelatihan keterampilan tenaga kerja dan berbagai hal lain yang terkait dengan hubungan antar tenaga kerja dengan perusahaan.

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia Menurut Para Ahli


Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia menurut Straub dan Attner (1985:136)

People are the most important resource of an organization. They supply the talent, skills, knowledge, and experience to achieve the organization’s objective (Manusia merupakan sumber daya yang paling penting dari sebuah organisasi. Manusia memberikan bakat, keahlian, pengetahuan, dan pengalaman untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi).

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia menurut Anwar Prabu Mangkunegara

Manajemen sumber daya manusia adalah suatu perencanaan pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, terhadap pengadaan, pengembangan, pemberian remunerasi (baca: Pengertian Remunerasi), pengintegrasian, pemeliharaan, dan pemisahan tenaga kerja dalam rangka mencapai tujuan organisasi.

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia menurut Schermerhorn

Human resource are the people, individuals, and groups that help organizations produce goods or services (Sumber daya manusia adalah orang, individu-individu, dan kelompok-kelompok yang membantu organisasi menghasilkan barang-barang atau jasa-jasa).

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia menurut Handoko

Pengertian manajemen sumber daya manusia adalah kegiatan seleksi, perekrutan, pengembangan, pemeliharaan, dan penggunaan sumber daya manusia dalam rangka untuk mencapai tujuan individu maupun organisasi

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia menurut Nawawi

Sumber daya manusia adalah orang-orang yang bekerja dan berfungsi sebagai aset organisasi atau perusahaan yang dapat dihitung jumlahnya (kuantitatif). SDM adalah potensi yang menjadi motor penggerak organisasi yang berbeda dengan sumber daya yang lainnya. Nilai-nilai kemanusiaan yag dimilikinya mengharuskan sumber daya manusia diperlukan secara bersamaan dengan sumber daya manusia lainnya.

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia menurut  Henry Simamora

Definisi manajemen sumber daya manusia adalah pendayagunaan, pengembangan, penilaian, pemberian remunerasi, serta pengelolaan individu anggota kelompok pekerja.

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia menurut  Melayu SP Hasibuan

Pengertian manajemen sumber daya manusia adalah ilmu dan seni mengatur peran hubungan kerja agar dapat secara efektif dan efisien dalam rangka untuk mencapai tujuan perusahaan, pekerja, dan masyarakat.

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia menurut  Mutiara S. Panggabean

Pengertian manajemen SDM adalah suatu proses manajemen yang terdiri dari pengorganisasian, perencanaan, kepemimpinan dan pengendalian kegiatan yang berhubungan dengan analisis pekerjaan, pengadaan, evaluasi pekerjaan, pengembangan, promosi, kompensasi dan pemutusan hubungan kerja dalam rangka mencapai tujuan perusahaan yang telah ditetapkan.

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia menurut  Achmad S. Ruky

Pengertian manajemen sumber daya manusia adalah aplikasi yang lebih tepat pada efisiensi yang sama dalam pemanfaatan, akuisisi, pengembangan dan pemeliharaan sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi secara efektif untuk mencapai tingkat optimal dari pemanfaatan sumber daya manusia oleh organisasi dalam mencapai tujuannya.

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia menurut  Mary Parker Follett

Pengertian manajemen sumber daya manusia adalah seni dalam mencapai tujuan-tujuan organisasi melalui pengaturan orang-orang lain untuk melaksanakan berbagai tugas yang diperlukan.

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia menurut Edwin B. Filippo 

Manajemen sumber daya manusia adalah proses merencanakan, mengorganisir atau mengorganisasikan, mengarahkan, dan mengendalikan pengadaan, pengembangan, kompensasi, penyatuan, perawatan atau pemeliharaan, dan pemisahan atau pelepasan sumber daya manusia kepada tujuan-tujuan akhir individu organisasi dan masyarakat yang telah dicapai. 

Tujuan dari Manajemen Sumber Daya Manusia Menurut Cushway


Manajeman sumber daya manusia ini merupakan ilmu yang penting mengingat tujuan-tujuannya yang harus ada agar suatu perusahaan bisa berjalan dengan lancar. Berikut ini 5 tujuan MSDM menurut Cushway:

1. Membuat berbagai kebijakan serta pertimbangan


Mengatur tenaga kerja tentunya membutuhkan sebuah aturan yang dibuat untuk dipatuhi oleh semua. Pembuatan aturan dan kebijakan ini menjadi salah satu tujuan utama dari MSDM. Tidak hanya kebijakan dan aturan tapi pihak MSDM juga memiliki tujuan untuk membut pertimbangan tertentu tekait berbagai kebijakan tersebut agar bisa dierima dan diterapkan semua pihak.

2. Mendukung tujuan utama perusahaan


MSDM merupakan salah satu bagian dari perusahaan yang tentunya punya fungsi utama untuk membantu dan mendukung perusahaan mencapai tujuan utamanaya melalui tindakan pengelolaan sumber daya manusia.

3. Selalu melakukan langkah yang mendukung perusahaan secara umum


Selain mendukung perusahaan untuk mencapai tujuan utama bagian MSDM juga memiliki tujuan untuk selalu mendukung perusahaan dengan melaksanakan tugasnya dengan baik. Proses perekrutan hingga pengelolaan SDM yang baik tentunya akan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan membuat perusahaan lebih maju.

4. Menyelesaikan berbagai masalah yang terjadi di perusahaan


Sebagian dari permasalahan yang terjadi di suatu perusahaan berasal dari hubungan antar pegawai ataupun hubungan pegawai dengan perusahaan yang kurang harmonis sehingga muncul konflik. Bagian MSDM mempunyai peran penting dalam membantu menyelesaikan masalah yang terjadi dan bersumber dari hubungan antar manusia di dalam perusahaan tersebut.

5. Menjadi mediator untuk berkomunikasi dari tingkat bawah ke jajaran atas


Di suatu perusahaan tentunya ada tingkatan-tingkatan mulai dari pekerja, manajer hingga atasan-atasan perusahaan. Terkadang komunikasi antara tingkatan tersebut tidak bisa dilakukan secara langsung. Di sinilah peran MSDM untuk menjembatani komunikasi dari berbagai tingkatan sumber daya manusia di suatu perusahaan.

Setelah mengetahui uraian tersebut semakin disadari bahwa fungsi manajemen sumber daya manusia di suatu perusahaan sangatlah besar. Sumber daya lain yang terbatas dapat termanfaatkan dengan maksimal jika dikelola oleh sumber daya manusia yang unggul. Tanpa adanya sistem manajemen yang baik maka perusahaan bisa mudah goyah karena kurang terkelolanya sumber daya manusia di dalamnya.

Sasaran dari Manajemen Sumber Daya Manusia


Manajemen Sumber Daya Manusia tentunya mempunyai suatu sasaran / obyek yang telah tetapkan sesuai bidang pekerjaannya. Di bawah ini adalah beberapa obyek yang menjadi sasaran MSDM :
  • Perusahaan / Korporasi : Manajemen Sumber Daya Manusia sengaja dibuat untuk membantu para pimpinan atau manajer dalam mencapai tujuan perusahaan contohnya : perencanaan Sumber Daya Manusia, seleksi, pelatihan, pengembangan SDM dsb.
  • Fungsional : Ini lebih tinggi dari sasaran yang pertama, sebab sasaran fungsional ini untuk mempertahankan konstribusi dari HRD pada level yang lebih cocok bagi kebutuhan perusahaan, seperti pengangkatan jabatan, penempatan serta penilaian pegawai dalam perusahaan tersebut.
  • Sosial : Yang berada dalam lingkup sasaran ini antara lain menjaga hubungan baik antara manajamen perusahaan dengan syarikat kerja tetapi tetap memprioritaskan keuntungan perusahaan dan karyawan. Contoh lainnya adalah menjaga hubungan perusahaan dengan masyarakat sekitar dll.
  • Pribadi Karyawan : Berbeda dengan beberapa yang sebutkan di atas, depertemen ini juga bisa membantu para karyawan untuk mencapai tujuan-tujuan dan menyelesaikan permasalahan pribadi mereka. Jika memang dirasa karyawan tersebut sudah bekerja dengan baik di perusahaan. Contohnya membantu karyawan yang ingin melakukan kredit rumah / kendaraan.

Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia


Mengacu pada pengertian manajemen SDM diatas, hal tersebut berkaitan erat dengan pengaturan tenaga kerja perusahaan dan interaksinya antar anggota. Dengan menerapkan manajemen sumber daya manusia yang lebih baik dalam suatu perusahaan atau bisnis maka mempunyai beberapa kegunaan berikut ini:

1. Staffing/ Employment

Dengan adanya manajemen sumber daya manusia maka akan terbentuk perencanaan yang baik terkait seleksi tenaga kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Manajer berperan untuk menyaring tenaga kerja yang sesuai dengan keahlian dan komposisi yang dibutuhkan perusahaan. Tujuannya agar tidak terjadi kelebihan dan kekurangan tenaga kerja.

2. Perfomance Evaluation

Seorang manajer akan bertanggung jawab untuk melakukan evaluasi terhadap tenaga kerja. Dengan adanya manajemen sumber daya manusia maka dapat memberikan penilaian terhadap kinerja anggota dan memastikan masing-masing tenaga kerja melakukan tanggung jawab pekerjaannya.

3. Compensation

Manajemen sumber daya manusia juga berkaitan dengan koordinasi pemberian kompensasi atau reward untuk tenaga kerja. Manajer memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan struktur penggajian yang baik. Hal ini berkaitan dengan kesesuaian antara pembayaran dengan manfaat yang diberikan dari tenaga kerja.

4. Training and Development

Seperti yang dijelaskan dalam pengertian manajemen sumber daya manusia yang mengatur hubungan tenaga kerja, hal tersebut berperan untuk memberikan pelatihan dan pengarahan yang baik terhadap anggota perusahaan.

Manajer juga bertanggung jawab terhadap masalah pemutusan hubungan kerja jika ada anggota yang tidak memenuhi kriteria kualitas tenaga kerja yang dibutuhkan perusahaan atau terjadi kelebihan tenaga kerja.

5. Personnel Research

Seorang manajer akan berusaha untuk meningkatkan efektifitas jalannya perusahaan melalui analisis terhadap permasalahan individu pekerja. Misalnya saja yang berkaitan dengan keterlambatan kerja, ketidakhadiran secara berulang dan permasalahan lainnya yang bisa saja timbul karena ketidaknyamanan pekerja terhadap sistem perusahaan.

Dengan adanya analisis perilaku tersebut yang menyangkut pribadi pekerja dapat menghindari karyawan yang mengundurkan diri secara mendadak. Karena hal tersebut bisa berpengaruh terhadap kegiatan perusahaan.

6. Employe Relations

Suatu bisnis atau perusahaan yang menerapkan manajemen sumber daya manusia dengan baik maka dapat menghindari adanya permasalahan yang berkaitan dengan serikat pekerja.

Keteraturan dalam hubungan antara pemimpin perusahaan dan anggota perusahaan dapat mencegah adanya serikat pekerja seperti aksi mogok kerja, demonstrasi dan permasalahan lainnya yang berkaitan dengan tenaga kerja.

7. Safety and Health

Meskipun pengertian manajemen sumber daya manusia mengarah pada kepentingan untuk mengatur interaksi dengan tenaga kerja, namun dalam peranannya juga harus mementingkan tentang keselamatan kerja karyawan.

Keselamatan kerja karyawan harus menjadi prioritas seorang manajer karena akan berpengaruh terhadap kredibilitas perusahaan. Sehingga manajer akan membuat serangkain standar operasional prosedur kerja pada beberapa perusahaan yang berkaitan dengan produksi.


Jenis Model dari Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)

Sebenarnya pelaksanaan Manajemen Sumber Daya Manusia mempunyai banyak sekali model. Tetapi tujuannya sama, yaitu mempelajari permasalahan-permasalahan yang ada kemudian mencari solusinya. Tentunya Anda tidak bisa menerapkan manajemen perusahaan besar ke perusahaan kecil, begitu juga sebaliknya. Dalam manajemen itu ada keindahan dan seni, ada keteraturan bersifat fleksibel tergantung siapa yang melihat dan obyek apa yang di atur.

Ada beberapa model MSDM yang selayaknya kita ketahui, diantaranya :
  • Model klerikal : fungsi dari HRD merupakan mendapatkan laporan berupa data, catatan atau apapun secara rutin. Perannya untuk menangani kertas kerja yang dibutuhkan, membuat peraturan dan mengerjakan apapun yang berhubungan dengan tugas kepegawaian secara rutin.
  • Model hukum : berbicara hukum maka juga berbicara soal legalitas. Pelaksanaan dari SDM harus berlandaskan kekuatan hukum, contohnya hubungan perburuhan, negoisasi kontrak kerja dan lain-lain.
  • Model finansial : model ini semakin berkembang seiring berkembangnya waktu, karena para manajer sadar bahwa dari segi Sumber Daya Manusia juga mempengaruhi arus keuangan yang meliputi beban asuransi, pensiuan, liburan, dsb.
  • Model manajerial : terdapat dua versi, yang pertama merupakan manajer HRD memahami kerangka acuan kerja dalam lini manajemen dan mementingkan tingkat produktivitas, dan kedua merupakan manajer menjalankan fungsi dari manejemen SDM.
  • Model Humanistis : departemen SDM dibentuk untuk membantu mengeluarkan potensi terbaik karyawan yang dinaunginya sehingga dapat memaksimalkan karir dalam perusahaan. Dan efeknya akan memberikan kontribusi maksimal untuk perusahaan. Jenis model ini menggambarkan hubungan kemanusiaan antara perusahaan dengan pegawainya.
  • Model keperilakuan : berasumsi bahwa ilmu yang berhubungan dengan perilaku contohnya psikologi adalah dasar kegiatan SDM. Untuk prinsip utamanya merupakan pendekatan ilmu pengetahuan terhadap perilaku manusia didalamnya sehingga dapat membantu permasalahan yang ada dalam perusahaan.

Penutup

Berdasarkan dari pembahasan di atas maka dapat di simpulkan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya berdasarkan kepada besarnya permodalan atau kecanggihan teknologi perusahaan.

Salah satu hal penting yang harus di perhatikan adalah keberadaan Sumber Daya Manusia. Hal ini di karenakan semua sistem yang ada di dalam sebuah perusahaan seluruhnya tergantung kepada kemampuan SDM yang di miliki perusahaan tersebut.

Demikanlah sedikit pembahasan tentang Definsi Manajemen SDM dan fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia.

Pencarian yang terkait dengan Manajemen Sumber Daya Manusia
  • materi manajemen sumber daya manusia
  • tujuan manajemen sumber daya manusia
  • fungsi manajemen sumber daya manusia
  • pengertian manajemen sumber daya manusia menurut para ahli
  • contoh manajemen sumber daya manusia
  • manajemen sumber daya manusia pdf
  • makalah manajemen sumber daya manusia
  • buku manajemen sumber daya manusia

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel