Radikalisme [Arti, Penyebab dan Contoh di Indonesia]

Radikalisme adalah

Radikalisme adalah

Apa pengertian dari arti kata radikalisme? Radikalisme adalah suatu ide/gagasan dan paham dari segelintir orang yang ingin melakukan suatu perubahan pada sistem sosial dan politik, namun dengan cara kekerasan. Pada prinsipnya perlakukan radikalisme pada seseorang merupakan tindakan yang tidka baik.

Jadi pada intinya, tindakan radikalisme merupakan tindakan yang disertai dengan sikap seseorang atau kelompok tertentu yang menggunakan salah satu cara kekerasan dalam menciptakan perubahan yang diinginkan sebagian orang. Keinginan dari para kelompok radikal yaitu tercapainya suatu perubahan dengan waktu singkat dan drastis. Kelompok radikal juga menganut sistem yang bertentangan dengan sistem sosial yang telah berlaku.

Mengapa banyak orang yang menganggap kelompok radikal sering dikaitkan dengan tindakan terorisme? Alasannya adalah karena kebanyakan kelompok radikal telah dapat melakukan cara agar keinginnya tercapai atau terpenuhi. Meskipun harus meneror atau memberikan ancaman bagi orang yang tidak memiliki sepemahaman dengan kelompok tersebut.

Mengenal Ciri-ciri Radikalisme


Untuk bisa memahami suatu kelompok radikal tentunya Anda harus paham dengan keinginan yang mereka cita-citakan. Tidak sedikit kelompok radikal menginginkan suatu tindakan yang tidak seharusnya dilakukan, namun mereka tetap saja melakukan. Asalkan keinginan yang mereka dambakan tercapai.

Radikalisme dapat dengan mudah dikenal. Sebab, sudah bukan rahasia lagi bahwa penganut kelompok radikal ingin dikenal banyak orang. Selain itu mereka juga menginginkan dukungan yang jauh lebih banyak dari orang lain. Dengan begitu kelompok radikal atau ideologi yang dianutnya menjadi terkenal dengan menggunakan cara yang ekstrim.

Nah, bagi Anda yang ingin mengetahui sebenarnya ciri-ciri kelompok radikal itu seperti apa. Maka simak informasi berikut ini agar Anda lebih paham. Dan berikut ini beberapa ciri-ciri radikalisme, diantaranya yaitu seperti:

  1. Radikalisme adalah suatu tanggapan yang diberikan saat terjadi suatu kondisi apapun. Dan untuk hasil dari tanggapan tersebut diwujudkan dengan bentuk penolakan, perlawanan, kekerasan, sampai dengan evaluasi.
  2. Kebanyakan dari orang-orang yang menganut kelompok radikal biasanya memiliki paham yang seutuhnya benar. Sebab, kelompok radikal meyakini segala rencana atau program mereka harus berjalan.
  3. Bagi pihak yang tidak mendukung atau memiliki perbedaan pandangan dengan kelompok radikal, maka dianggap bersalah.
  4. Kelompok radikal akan menggunakan segala cara kekerasan apabila ingin mewujudkan semua keinginan kelompok.
  5. Memiliki upaya yang kuat untuk memberikan penolakan secara terus menerus. Dan juga selalu menuntut untuk perubahan drastis yang dikehendaki.


Apakah Faktor Penyebab Radikalisme?


Di bawah ini akan dijelaskan beberapa penyebab terjadinya adanya radikalisme. Beberapa diantaranya yaitu speerti:

Faktor Utama Pemikiran


Tidak sedikit orang yang mengatakan bahwa radikalisme bisa berkembang karena adanya suatu pemikiran, baik perseorangan maupun kelompok. Pemikiran yang mengharuskan semua aturan harus dikembalikan ke agama meskipun dengan cara yang kaku hingga menggunakan cara kekerasan.

Faktor Politik yang Dijalankan


Seperti halnya radikalisme di Indonesia terdapat beberapa pemikiran dari masyarakat yang menganggap bahwa seorang pemimpin bangsa akan berpihak pada pihak tertentu. Sehingga, membuat banyak orang yang memiliki pemikiran bahwa mereka harus mendirikan suatu keadilan. Dengan tujuan awal ingin menegakkan keadilan namun justru akan memperparah keadaan.

Faktor Perekonomian dan Sosial


Penyebab adanya radikalisme tentunya dari faktor ekonomi yang lemah. Keinginan masyarakat untuk bisa bertahan hidup, menjadikan mereka harus melakukan hal tidak seharusnya misalnya meneror orang lain. Dan bagi masyarakat yang memiliki ekonomi kelas rendah, biasanya mereka memiliki pemikiran yang sempit. Sehingga mudah dipengaruhi oleh kelompok radikal.

Faktor Psikologis


Faktor penyebab adanya radikalisme tentunya bisa berasal dari peristiwa pahit dalam hidup seseorang. Misalnya saja masalah ekonomi, masalah keluarga, masalah percintaan, rasa benci dan dendam, semua masalh ini bisa berpotensi membuat seseorang menjadi radikalis.

Faktor Pendidikan


Faktor penyebab munculnya radikalis yang lain di berbagai tempat adalah faktor dari pendidikan yang salah, khususnya pendidikan agama. Tenaga pendidik yang memberikan ajaran dengan cara yang salah bisa menimbulkan radikalisme di dalam hati dan diri seseorang.

Radikalisme di Indonesia


Banyak sekali radikalisme yang terjadi di Indonesia khususnya. Berdasarkan sumber dari merdeka.com berikut merupakan kelompok radikal Indonesia yang disumpah oleh pemimpin ISIS :
  1. Mujahideen Indonesia Barat
  2. Mujahideen Indonesia Timur
  3. Jamaah Tawhid Wal Jihad
  4. Forum Aktivis Syariah Islam
  5. Pendukung dan Pembela Daulah
  6. Gerakan Reformasi Islam
  7. Asybal Tawhid Indonesia
  8. Kongres Umat Islam Bekasi
  9. Umat Islam Nusantara
  10. Ikhwan Muwahid Indunisy Fie
  11. Jazirah Al-Muluk Ambon
  12. Ansharul Kilafah Jawa Timur
  13. Gerakan Tawhid Lamongan
  14. Khilafatul Muslimin
  15. Laskar Jundullah
  16. DKM Masjid Al Fataa

Jadi, itulah informasi yang menggambarkan tindakan radikalisme di Indonesia, sehingga Anda harus berhati-hati dengan kelompok radikal yang mengupayakan segala cara untuk bisa menjatuhkan pihak lain.

Penelusuran yang terkait dengan radikalisme

  • radikalisme di indonesia
  • penyebab radikalisme
  • radikalisme pdf
  • artikel radikalisme
  • pertanyaan mahasiswa tentang radikalisme
  • makalah radikalisme
  • teori radikalisme
  • contoh gerakan radikalisme di indonesia
  • makalah radikalisme di kampus
  • data radikalisme di indonesia
  • pertanyaan mahasiswa tentang radikalisme
  • bentuk radikalisme di indonesia
  • makalah radikalisme terhadap generasi muda
  • nama gerakan radikalisme di indonesia
  • makalah pancasila sebagai penangkal radikalisme

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel