Sifat Wajib dan Mustahil Allah yang Wajib Diimani

Sifat Wajib dan Mustahil Allah yang Wajib DiimaniSifat wajib dan mustahil Allah yang wajib diimani oleh semua umat Islam terdiri dari 20 sifat wajib dan 20 sifat mustahil Allah. Pondasi agama bagi muslim adalah beriman kepada Allah sesuai dengan rukun iman yang pertama. Beriman dan meyakini Allah SWT yang memiliki sifat wajib dan mustahil-Nya.


Pengertian dari iman kepada Allah sendiri menurut istilah yaitu mengucapkan dengan lisan dan juga mengamalkannya dalam bentuk tindakan. Sedangkan iman secara bahasa memiliki arti percaya.

Seseorang bisa dikatakan sebagai mukmin apabila mengimani sifat-sifat Allah, baik sifat wajib maupun sifat mustahil Allah. Meyakini sifat-sifat tersebut menjadi pembeda bagi golongan orang-orang yang beriman kepada Allah. Untuk menyempurnakan iman, maka seorang muslim perlu untuk mempelajari sifat wajib dan mustahil bagi Allah berikut. 

A. Sifat-Sifat Wajib Allah


Sifat-Sifat Wajib Allah

Iman kepada nama dan sifat Allah berarti percaya pada sifat-sifat Allah yang sudah dijelaskan dalam Al-quran dan hadist. Ada 20 sifat-sifat wajib Allah yang wajib diimani oleh umat muslim dan berikut ulasannya.

1. Sifat Wujud (ada)


Allah SWT itu wujud atau ada, artinya Allah sebagai dzat yang pasti ada. Umat muslim wajib meyakini bahwa Allah itu ada dan Dialah satu-satunya Tuhan alam semesta.  Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Allah-lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudia ia bersemayam di atas ‘Arsy. Tidak ada bagi kamu selain daripada-Nya seorang penolongpun dan tidak (pula) seorang pemberi Syafa’at 1190. Maka kamu tidak memperhatikan?” (QS. As – Sajadah : 4)
“Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan selain Aku, maka sembahlah aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku”. (QS. Thaha : 14)

2. Sifat Qidam (Terdahulu/Awal)


Qidam memiliki arti yang terdahulu, umat Islam wajib percaya bahwa Allah adalah dzat yang paling terdahulu dan tidak ada pendahulunya. Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Dialah yang awal dan yang akhir. Yang zhahir dan yang bathin, dan Dia maha mengetahui segala sesuatu”. (QS. Al – Hadid : 3)

3. Sifat Baqa (Kekal)


Allah memiliki sifat wajib Baqa atau kekal, artinya Allah adalah dzat yang Maha Kekal dan tidak akan mati, punah, atau binasa. Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
"Tiap – tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah. BagiNya-lah segala penentuan, dan hanya kepadaNya-lah kamu dikembalikan". (QS. Al – Qasas : 88)
"Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal wajah Rabb mu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan". (QS. Ar – Rahman : 26-27)

4. Sifat Muhkoolafatul lil hawaadist (Berbeda dengan makhluk ciptaanya)


Allah itu berbeda dengan mahluk ciptaan-Nya. Tidak ada satupun mahluk ciptaan Allah yang menyamainya. 

5. Sifat Qiyamuhu Binafsih (Berdiri sendiri)


Artinya Allah itu berdiri sendiri dan tidak bergantung pada apapun. Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
"Sesungguhnya Allah benar – benar Maha kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari alam semesta". (QS. Al – Ankabut : 6)

6. Sifat Wahdaniyah (Tunggal/Esa)


Allah maha esa atau tunggal. Maksudnya, tidak ada sekutu bagiNya. Dialah satu – satunya Tuhan pencipta alam semesta.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Seandainya di langit dan di bumi ada tuhan – tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu akan binasa”. (QS Al – Anbiya : 22)

7. Sifat Qudrat (Berkuasa)


Maksudnya, Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada yang bisa menandingi kekuasaan Allah SWT.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al – Baqarah : 20)

8. Sifat Iradat (Berkehendak)


Maksudnya, apabila ALlah berkehendak maka jadilah hal itu dan tidak ada seorangpun yang mampu mencegahNya.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki”. (QS. Hud : 107)

9. Sifat ‘ilmun (Mengetahui)


Maksudnya, Allah SWT Maha Mengetahui atas segala sesuatu. Baik yang tampak maupun yang tidak tampak.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Dan sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya”. (QS. Qaf : 16)

10. Sifat Hayat (Hidup)


Allah SWt adalah Maha Hidup, tidak akan pernah mati, binasa, ataupun musnah. Dia kekal selamanya.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Dan bertakwalah kepada Allah yang hidup (kekal) yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memujiNya”. (QS. Al – Furqon : 58)

11. Sifat Sama’ (Mendengar)


Maksudnya, Allah Maha Mendengar baik yang diucapkan maupun yang disembunyikan dalam hati.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Dan Allah-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. (QS. Al – Maidah : 76)

12. Sifat Basar (Melihat)


Maksudnya, Allah melihat segala sesuatu. Pengelihatan Allah tidak terbatas. Dia mengetahui apapun yang terjadi di dunia ini.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Dan Allah melihat atas apa yang kamu kerjakan”. (QS. Al – Hujurat : 18)
“Dan perumpamaan orang – orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buah dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat”. (QS Al – Baqarah : 265)

13. Sifat Qalam (Berfirman)


Allah itu berfirman. Dia bisa berbicara atau berkata secara sempurna tanpa bantuan dari apapun. Terbukti dari adanya firmanNya dari kitab – kitab yang diturunkan lewat para Nabi.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan kami) pada waktu yang telah kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya”. (QS. Al – A’raf : 143)

14. Sifat Qadiran (Berkuasa)


Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu yang ada di alam semesta.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Hampir kilat itu menyambar pengelihatan mereka. Setiap kali sinar itu menyinari mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu, dan bila gelap menimpa mereka, mereka berhenti. jika Allah menghendaki, niscaya dia melenyapkan pendengaran dan pengelihatan mereka. Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al – Baqarah : 20)

15. Sifat Muridan (Berkehendak)


Maksudnya, bila Allah sudah menakdirkan suatu perkara maka tidak ada yang bisa menolak kehendakNya.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksanya terhadap apa yang Dia kehendaki”. (QS. Hud : 107)

16. Sifat ‘Aliman (Mengetahui)


Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. Baik yang ditampakan maupun disembunyikan. Tidak ada yang bisa menandingi pengetahuan Allah Yang Maha Esa.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Dan Allah Maha Mengetahui sesuatu” … (QS. An – Nisa : 176)

17. Sifat Hayyan (hidup)


Allah adalah dzat yang hidup. Allah tidak akan mati, tidak akan tidur ataupun lengah.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
"Dan bertakwalah kepada Allah yang hidup, yang tidak mati, dan bertasbihlah denga memuji-Nya. Dan cukuplah dia Maha Mengetahui dosa – dosa hambaNya". (QS. Al – Furqon : 58)

18. Sifat Sami’an (Mendengar)


Maksudnya, Allah selalu mendengar pembicaraan manusia, permintaan, ataupun doa hambaNya.

19. Sifat Bashiran (Melihat)


Keadaan Allah yang melihat tiap – tiap yang maujudat (benda yang ada). Allah selalu melihat gerak gerik kita. Oleh arena itu, hendaknya kita selalu berbuat baik.

20. Sifat Mutakalliman (Berfirman atau berkata – kata)


Sama dengan Qalam, Mutakalliman juga berarti berfirman. Firman Allah terwujud lewat kitab – kitab suci yang diturunkan lewat para nabi.

Beriman kepada Allah ta’ala termasuk sifat-sifat wajib-Nya memberikan faedah bagi umat Islam seperti beberapa faedah berikut. 
  1. Meningkatkan iman dan tauhid kepada Allah, tidak berharap atau bergantung selain kepada Allah SWT. 
  2. Membuktikan kecintaan pada Allah yang Maha Sempurna dengan mengagungkan nama dan sifat-sifat-Nya. 
  3. Menguatkan iman untuk selalu melaksanakan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-larangan-Nya. 

Keutamaan beriman kepada Allah dan sifat-sifat wajib Allah sudah semestinya menjadi semangat bagi muslim untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Selain sifat wajib, umat muslim juga wajib mengimani dan mempelajari sifat mustahil Allah. 

B. Sifat-Sifat Mustahil Allah


Sifat-Sifat Mustahil Allah
Terdapat 20 sifat mustahil Allah diantaranya adalah sebagai berikut: 
  1. 'Adam  = Tiada (bisa mati)
  2. Huduth  = Baharu (bisa di perbaharui)
  3. Fana’ = Binasa (tidak kekal/mati)
  4. Mumatsalatu lil hawaditsi = Menyerupai makhluknya
  5. Qiyamuhu Bighayrihi = Berdiri dengan yang lain
  6. Ta’addud = Berbilang – bilang (lebih dari satu)
  7. Ajzun = Lemah
  8. Karahah = Terpaksa
  9. Jahlun = Bodoh
  10. Mautun = Mati
  11. Shamamun = Tuli
  12. 'Umyun = Buta
  13. Bukmun = Bisu
  14. Kaunuhu ‘Ajizan = Zat yang lemah
  15. Kaunuhu Karihan = Zat yang terpaksa
  16. Kaunuhu Jahilan = Zat yang bodoh
  17. Kaunuhu Mayyitan = Zat yang mati
  18. Kaunuhu Asshama = Zat yang tuli
  19. Kaunuhu ‘Ama = Zat yang buta
  20. Kaunuhu Abkama = Zat yang bisu


Jangan menjadi golongan al-Mu’aththilah yang mengingkari nama-nama dan sifat Allah. Umat muslim juga tidak boleh menyamakan Allah dengan sifat-sifat manusia. Menyamakan sifat Allah dengan manusia merupakan perkara batil.

Selain sifat wajib dan mustahil, umat Islam juga dituntut untuk mengimani sifat Jaiz Allah SWT. Berbeda dengan sifat wajib atau mustahil, sifat jaiz Allah hanya satu yaitu Allah adalah dzat yang berwenang menciptakan sesuatu dan menetapkan segalanya. 

Tuntunan untuk mengimani nama dan sifat-sifat yang dimiliki Allah dijelaskan dalam banyak ayat di kitab suci Al-quran dan termasuk di dalam beberapa hadist. 

Itulah beberapa ulasan mengenai sifat wajib dan sifat mustahil Allah. Sifat wajib Allah berarti sifat-sifat yang pasti Allah miliki dan umat muslim harus mengimaninya. Sifat mustahil adalah sifat-sifat yang tidak mungkin atau mustahil bagi Allah.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel