10+ Cara Mengatasi Pengangguran Paling Efektif di Indonesia

Cara Mengatasi Pengangguran Paling Efektif

Pada kenyataannya menunjukkan tentang masalah pengangguran adalah salah satu masalah yang berdampak buruk pada aktivitas perekonomian di masyarakat, baik pada kegiatan produksi, distribusi, ataupun konsumsi. Oleh sebab itu, usaha-usaha yang dilakukan untuk mengatasi pengangguran harus dilakukan secara terus-menerus dan serius. Adapun beberapa cara untuk mengatasi pegangguran sebagai berikut:
  1. Memperluas kesempatan kerja, dengan cara membuka lapangan kerja baru, baik di bidang pertanian, bidang industri, bidang perdagangan, maupun bidang jasa.
  2. Meningkatkan kualitas pendidikan, agar para lulusan sarjana sudah siap pakai untuk menjadi tenaga ahli yang terampil.
  3. Meningkatkan kualitas dari tenaga kerja, dengan cara memberikan pendidikan keterampilan baik melalui pendidikan formal dan nonformal.
  4. Memberikan kesempatan kerja ke luar negeri, dengan cara menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
  5. Mendorong tumbuh kembangnya UKM-UKM atau industri rumah tangga.
  6. Memberikan peranan KB (keluarga berencana) untuk menekan lajunya pertumbuhan penduduk
Cara Mengatasi Pengangguran Paling Efektif
Selain cara mengatasi pengangguran yang telah saya disebutkan di atas, ada juga cara-cara lain yang digunakan untuk mengatasi pengangguran. Secara umum cara mengatasi pengangguran ialah dengan cara meningkatkan investasi, meningkatkan kualitas dari SDM (Sumber Daya Manusia), transfer teknologi dan penemuan teknologi terbaru, pembenahan perangkat-perangkat hukum yang ada di dalam bidang ketenagakerjaan, dan lain-lain. Secara teknis kebijakan atau upaya-upaya yang digunakan untuk mengatasi pengangguran dapat ditempuh dengan kebijakan-kebijakan  contonya sebagai berikut:

1. Menyelenggarakan Bursa Pasar Kerja

Bursa tenaga kerja merupakan penyampaian informasi oleh perusahaan-perusahaan maupun pihak-pihak yang membutuhkan tenaga kerja kepada masyarakat luas yang membutuhkan atau belum memiliki dan sedang mencari pekerjaan. Tujuan dari kegiatan ini ialah supaya terjadi komunikasi dan interaksi yang baik antara perusahaan dan para pencari kerja. Selama ini yang saya tahu banyak informasi pasar kerja yang tidak mampu tersosialisasikan dan tersampaikan informasiny sampai ke telinga masyarakat, sehingga mengakibatkan informasi lowongan kerja tersebut hanya bisa diakses oleh golongan tertentu.

2. Menggalakkan Kegiatan Ekonomi Informal

Kebijakan yang memihak kepada pengembangan sektor informal, yaitu dengan cara mengembangkan industri rumah tangga atau UKM-UKM sehingga tercipta lapangan pekerjaan yang mampu menyerap tenaga kerja. Dewasa ini telah banyak lembaga pemerintah yang khusus menangani kegiatan ekonomi informal yaitu Departemen Koperasi dan UKM. (Baca: Koperasi Indonesia) Selain itu juga, dalam pengembangan sektor informal ini diperlukan keterpihakan atau dukunga dari Pemerintah Daerah setempat.

3. Meningkatkan Keterampilan dan Keahlian Tenaga Kerja

Pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan cara meningkatkan keterampilan ataupun keahlian melalui pelatihan bersertifikasi nasional ataupun internasional. Berdasarkan survei tentang kualitas dari Tenaga Kerja menunjukkan bahwa ranking atau urutan Human Development Index Indonesia di Asia pada tahun 2000 berada di urutan 110. Sementara negara Asia lainnya seperti Vietnam ada diperingkat 109, Filipina (77), Malaysia (59), Thailand (69), Brunei Darussalam (32), Jepang (9), dan Singapura (25). Data ini menunjukkan rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia sehingga peningkatan keterampilan mereka menjadi sangat perlu harus dilakukan.

4. Meningkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan

Mendorong kemajuan pendidikan, dengan pendidikan yang cukup dan memadai memungkinkan seseorang untuk memperoleh kesempatan bekerja yang lebih baik. Dewasa ini sesuai dengan perintah undang-undang (UU), pemerintah diamanatkan harus dapat mengalokasikan dana APBN sebesar 20 % untuk bidang pendidikan di seluruh Indonesia.

5. Mendirikan Pusat-Pusat Pelatihan Kerja

Pusat-pusat latihan kerja sangat perlu didirikan demi melaksanakan pelatihan tenaga kerja untuk mengisi formasi yang sedag dibutuhkan.

6. Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Pemerintah pusat maupun pemerintah daerah perlu terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi, sehingga dapat memberikan peluang bagi terciptanya kesempatan kerja.

7. Mendorong Proses Investasi

Pemerintah sangat perlu untuk terus mendorong masuknya investasi baik dari dalam negeri maupun luar negeri untuk menciptakan kesempatan kerja di Indonesia.

8. Melakukan Transmigrasi

Transmigrasi adalah salah satu langkah pemerintah untuk meratakan jumlah penduduk dari pulau yang berpenduduk banyak dan padat ke pulau yang masih jarang penduduknya dan juga mengoptimalkan Sumber Daya Alam yang ada.

9. Melakukan deregulasi dan debirokrasi

Deregulasi dan debirokrasi di berbagai bidang industri untuk dapat merangsang munculnya investasi baru. Deregulasi merupakan perubahan aturan – aturan main terhadap bidang-bidang tertentu. Deregulasi biasanya mengarah ke penyederhanaan peraturan.
Debirokrasi adalah perubahan struktur dari aparat pemerintah yang menangani bidang-bidang tertentu. Debirokrasi biasanya mengarah ke penyederhanaan jumlah pegawai/lembaga pemerintah yang menangani suatu urusan tertentu.

10. Memperluas Lapangan Kerja

Memperluas kesempatan kerja dengan cara mendirikan industri-industri baru terutama industri yang bersifat padat karya. Dengan adanya era perdagangan bebas secara regional dan internasional sebenarnya sangat terbuka lapangan pekerjaan yang semakin luas tidak sahaja di dalam negeri tetapi juga ke luar negeri. Ini tergantung pada kesiapan tenaga kerja untuk dapat bersaing secara bebas di pasar tenaga kerja lingkup internasional.
Cara mengatasi pengangguran juga bisa menggunakan pendekatan dengan berdasarkan macam-macam pengangguran. Pengangguran ada bermacam-macam, antara lain:
  1. pengangguran struktural,
  2. pengangguran konjungtural (siklikal),
  3. pengangguran friksional, dan
  4. pengangguran musiman.

Berikut ini akan saya uraikan cara-cara mengatasi berbagai macam pengangguran.

1. Cara Mengatasi Pengangguran Struktural

Cara mengatasi pengangguran yang pertama kali akan kita bahas adalah pengangguran struktural. Pengangguran struktural ini terjadi karena perubahan struktur ekonomi, contohnya dari agraris ke industri. Untuk mengatasi pengangguran struktural dapat dilakukan cara-cara di bawah ini:
  • Memindahkan para pengangguran ke tempat yang lebih membutuhkan tenaga kerja.
  • Membuka pendidikan dan pelatihan bagi para pengangguran supaya bisa mengisi lowongan pekerjaan yang sedang membutuhkan tenaga kerja.
  • Mendirikan industri dan proyek-proyek padat karya untuk dapat menampung para pengangguran.
  • Meningkatkan mobilitas (perputaran) modal dan tenaga kerja supaya dapat mampu menyerap para pengangguran.
  • Menyadarkan masyarakat akan pentingnya menguasai teknologi di zaman modern ini dalam rangka menyesuaikan diri mereka dengan perubahan struktur perekonomian.

 

2. Cara Mengatasi Pengangguran Konjungtural (Siklikal)

Selain mengatasi pengangguran struktural, ada juga cara mengatasi pengangguran konjungtural. Pengangguran konjungtural ini bisa terjadi karena naik turunnya kegiatan perekonomian yang suatu saat dapat mengakibatkan turunnya daya beli masyarakat dan diikuti oleh turunnya permintaan terhadap barang dan jasa. Untuk dapat mengatasi pengangguran konjungtural, bisa dilakukan dengan cara-cara di bawah ini:
  • Meningkatkan daya beli masyarakat dengan cara membuka berbagai proyek-proyek pemerintah.
  • Mengarahkan masyarakat supaya menggunakan pendapatannya untuk membelanjakan barang dan jasa sehingga permintaan terhadap barang dan jasa akan meningkat.
  • Menciptakan teknik-teknik pemasaran dan promosi yang menarik dan modern supaya masyarakat tertarik membeli barang dan jasa.

 

3. Cara Mengatasi Pengangguran Friksional

Cara mengatasi pengangguran friksional. Pengangguran friksional ini dapat terjadi karena adanya pekerja yang berkeinginan pindah untuk mencari pekerjaan yang lebih baik dan cocok di perusahaan lain. Cara untuk dapat mengatasi pengangguran ini dapat dilakukan dengan cara menyediakan sarana informasi tentag lowongan kerja yang cepat, mudah dan murah supaya dapat tersampaikan kepada pencari kerja dengan cepat dan tepat. Misalnya, dengan membagikan menempelkan iklan-iklan lowongan kerja di tempat-tempat umum secara berkala.

4. Cara Mengatasi Pengangguran Musiman

Cara mengatasi pengangguran musiman. Pengangguran musiman ini bisa terjadi terjadi karena perubahan musim atau karena perubahan permintaan tenaga kerja secara berkala. Cara efektif yang dapat dilakukan untuk mengatasi pengangguran musiman ini dengan cara di bawah ini:
  • Memberikan pelatihan keterampilan yang lain seperti menjahit, menyablon, mengelas, dan membordir. Dengan cara demikian, mereka dapat bekerja sambil menunggu sampai datangnya musim tertentu.
  • Segera memberikan informasi yang cepat dan tepat sasaran bila ada lowongan kerja di sektor lain.
Penelusuran yang terkait dengan Cara Mengatasi Pengangguran
  • cara mengatasi pengangguran secara umum
  • cara mengatasi pengangguran di indonesia
  • cara mengatasi pengangguran melalui pemerintah
  • cara mengatasi pengangguran pdf
  • cara mengatasi pengangguran di jepang
  • cara mengatasi pengangguran natural
  • cara mengatasi pengangguran musiman
  • cara mengatasi pengangguran friksional
10+ Cara Mengatasi Pengangguran Paling Efektif di Indonesia

Cara Mengatasi Pengangguran Paling Efektif Pada kenyataannya menunjukkan tentang masalah pengangguran adalah salah satu masalah yang berdampak buruk pada a

Editor's Rating:
5

Leave a Comment