Daftar Pustaka [Format Penulisan dan jenisnya]

Daftar pustaka – Saat Anda membaca buku, jurnal, makalah dan sejenisnya baik yang berbentuk buku maupun e-book pasti Anda akan menemukan daftar pustaka pada bagian akhir. 
Daftar Pustaka [Format Penulisan dan jenisnya]

Daftar pustaka adalah kumpulan dari referensi baik berupa jurnal, buku, website, makalah maupun berbagai macam sumber lainnya yang digunakan untuk research pada saat pembuatan buku maupun pembuatan karya-karya berupa tulisan lainnya. 
Adanya referensi pada akhir section buku atau jurnal yaitu berfungsi untuk menghindari adanya penjiplakan atau plagiasi. Cara penulisa referensi ini juga berbeda-beda tergantung dari sumber yang dipilih. Berikut ini adalah cara penulisan referensi yang perlu diketahui bagi Anda yang sedang menyusun jurnal, buku maupun literature lainnya.

Cara Penulisan Daftar Pustaka

cara atau format penulisan referensi maupun daftar pustaka dibedakan berdasarkan sumber yang digunakan. Saat membuat karya literature non fiksi penting untuk mengetahui cara menuliskan referensi. Anda bisa menggunakan cara menuliskan referensi berdasarkan sumber-sumber berikut ini.

1. Cara Penulisan Dapus dari Buku

Buku merupakan salah satu sumber yang banyak dijadikan sebagai salah satu sumber referensi atau inspirasi. Cara penulisan referensi yang bersumber dari buku juga memiliki formatnya tersendiri. 
Format penulisan ini dimulai dari penulisan nama kemudian diikuti tahun terbit, judul buku yang digunakan sebagai sumber, kota diterbitkan buku dan nama dari penerbit buku tersebut. 
Contoh penulisan referensi daftar pustaka buku bisa ditulisakan seperti ini. Al-ghazali, Muhammad. 2009. Change Your Life! Charge Yourself!. Yogyakarta: DIVA Press. Pada penulisan judul buku harus dicetak italic jika judul buku menggunakan bahasa asing.

2. Cara Penulisan Daftar Pustaka Jurnal

Selain menggunakan sumber referensi dair buku, Anda juga bisa menggunakan sumber dari jurnal. Format penulisan yang bersumber dari buku juga berbeda dengan jurnal. Setiap jenis sumber referensi memiliki format atau urutan penulisan tersendiri. 
Cara penulisan daftar pustaka yang diambil dari jurnal yaitu dengan menuliskan nama pengarang terlebih dahulu kemudian diikuti tahun penerbitan, judul jurnal serta yang terakhir dicantumkan kota dan nama penerbit dari jurnal tersebut.
Penulisan referensi dari jurnal yang diakses secara online atau daftar pustakadari internet juga harus dicantumkan tanggal akses beserta urlnya. Selain menggunakan buku dan jurnal, makalah juga bisa menjadi salah satu sumber referensi yang banyak digunakan. 
Penulisan daftar pustaka makalah juga hampir sama dengan penulisan daftar pustaka dari jurnal.Contoh penulisan referensi berdasarkan jurnal yaitu  Azmi, A. (2012). The Construction of reality on sharia bylaws in the English newspaper The Jakarta Post. University of Padang. Diakses pada tanggal 07 maret, 2018. https: www.universityofpadang.com. 

3. Cara Penulisan Daftar Pustaka Majalah

Selain menggunakan buku dan jurnal, majalah juga bisa menjadi salah satu sumber referensi yang banyak digunakan. Penulisan referensidari majalah cukup berbeda dengan beberapa sumber diatas. 
Penulisan referensi dari majalah harus dituliskan secara spesifik berdasarkan artikel atau section mana yang Anda kutip. Contoh penulisan sumber referensi dari majalah yaitu dengan menuliskan nama penulis artikel terlebih dulu kemudian diikuti dengan judul artikel yang Anda jadikan referensi. 
Setelah itu, Anda juga bisa menulisakan nama majalah dan memberikan keterangan nomor halaman yang Anda kutip. Penulisan setiap sumber daftar pustaka akan berbeda-beda berdasarkan jenis sumber referensinya. 
Itulah beberapa cara atau format penulisan dari referensi yang bisa Anda gunakan untuk buku, jurnal maupun karya literature Anda yang lainnya. 

1 thought on “Daftar Pustaka [Format Penulisan dan jenisnya]”

Leave a Comment