Doa Qunut Shubuh dan Qunut Nazilah Beserta Penjelasannya


Doa qunut – Doa Qunut Subuh, Nazilah dan Witir lengkap dalam bahasa Arab, latin dan artinya. Kata Qunut sendiri pengertian paling sederhananya adalah tunduk dan merendahkan diri kepada Allah SWT. Kemudian dalam perkembangannya saat ini digunakan sebagai salah satu doa tertentu dalam sholat.
Doa Qunut
Menurut para Ulama’ dari kalangan Syafi’i antara Imam Ghazali, Imam Ibnu Hajar Al-Haitami, imam Nawawi, dan lain – lain, menerangkan bahwa hukum membaca doa qunut sholat subuh adalah sunnah muakkadah alasannya karena termasuk dalam sunnah ab’adl.
Pendapat ini didasarkan pada Sabda Nabi SAW :

“Dari Sahabat Anas bin Malik r.a, sesungguhnya Nabi SAW membaca qunut selama satu bulan penuh untuk mendoakan orang-orang, kemudian beliau meninggalkannya. Adapun di waktu subuh beliau tidak pernah meninggalkan qunut sampai beliau meninggal dunia.”(HR. Imam Baihaqi dan Daruqutni)

Doa Qunut Subuh untuk Sendiri

Doa Qunut Subuh untuk Sendiri

Allaahummah Dinii Fiiman Hadaiyt, Wa ‘aafinii Fiiman ‘Aafaiyt, Wa Tawallanii Fiiman Tawallaiyt, Wa Baarikliy Fiimaa a’toiyt, Wa qinii Syarromaa Qodloiyt, Fainnaka Taqdlii walaa yuqdloo ‘alaiyk, Wa innahu laa yadzillu maw waalayt, Walaa ya’izzuman ‘aadaiyt, Tabaarokta robbanaa wata’aalaiyt, Falakal hamdu ‘alaa maa qodloiyt, wa astaghfiruka wa atuubu ilaiyk, wa shallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadinnabiyyil ummiyyi wa’alaa aalihi wasahbihi wasallam.

Doa Qunut untuk Imam

Doa Qunut untuk Imam

“Allaahummah Dinaa Fiiman Hadaiyt, Wa ‘aafinaa Fiiman ‘Aafaiyt, Wa Tawallanaa Fiiman Tawallaiyt, Wa Baariklanaa Fiimaa a’toiyt, Wa qinaa Syarromaa Qodloiyt, Fainnaka Taqdlii walaa yuqdloo ‘alaiyk, Wa innahu laa yadzillu maw waalayt, Walaa ya’izzuman ‘aadaiyt, Tabaarokta robbanaa wata’aalaiyt, Falakal hamdu ‘alaa maa qodloiyt, wa astaghfiruka wa atuubu ilaiyk, wa shallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadinnabiyyil ummiyyi wa’alaa aalihi wasahbihi wasallam.”

Terjemahan Arti Bacaan Doa Qunut dalam Sholat Subuh

 

  1. Ya Allah tunjukkanlah akan daku sebagaimana mereka yang telah Engkau tunjukkan.
  2. Dan berilah kesihatan kepadaku sebagaimana mereka yang Engkau telah berikan kesihatan.
  3. Dan peliharalah daku sebagaimana orang yang telah Engkau peliharakan.
  4. Dan berilah keberkatan bagiku pada apa-apa yang telah Engkau kurniakan.
  5. Dan selamatkan aku dari bahaya kejahatan yang Engkau telah tentukan.
  6. Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan kena hukum.
  7. Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin.
  8. Dan tidak mulia orang yang Engkau memusuhinya.
  9. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha tinggi Engkau.
  10. Maha bagi Engkau segala pujian di atas yang Engkau hukumkan.
  11. Ku memohon ampun dari Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau.
  12. (Dan semoga Allah) mencurahkan rahmat dan sejahtera ke atas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

 

Doa Qunut Nazilah

Doa Qunut Nazilah merupakan qunut yang biasanya dibaca dengan tujuan meminta perlindungan kepada Allah SW dari bala musibah, kekejaman, ujian,  serta ancaman musuh. Doa Qunut Nazilah ini bisa dibaca dalam sholat 5 waktu.
Qunut Nazilah disyariatkan membaca ketika terjadi suatu musibah, bala atau suatu cobaan. Sedangkan secara prakteknya dibaca pada 5 waktu sholat, seperti halnya yang dilakukan oleh Rasulullah SAW, dan dibaca pada saat rokaat terakhir sebelum sujud.
Qunut Nazilah tidak tertentu dan terbatas seperti di atas, karena qunut nazilah ini lafadz doanya disesuaikan dengan musibah/keadaan yang sedang terjadi.

Doa Qunut Witir

Masalah lainnya yang masih banyak dan sering dipertanyakan oleh sebagian kalangan ialah doa qunut witir yang waktunya dimulai pada pertengahan bulan Ramadhan. Ulama’ Syafi’iyyah sudah merumuskan dalam beberapa kitab fiqihnya bahwa, disunnahkan dalam melakukan qunut witir pada akhir rokaat sholat witir dan dilakukan di separuh bulan Ramadhan akhir.
Seab dalam suatu riwaybat Imam Abu Dawud menceritakan bahwa seorang sahabat Nabi yang bernama Ubay bin Ka’ab sudah melakukan Qunut semasa khalifah Umar bin Khattab. Ketika itu beliau mengumpulkan orang – orang untuk melakukan sholat tarawih.
Bahkan di dalam riwayat lain, Nabi SAW sudah mengajarkan qunut pada cucunya yaitu Sayyid Hasan bin Ali Karromallahu Wajhah.
Kemudian dasar yang digunakan oleh generasi Ulama- ulama berikutnya ialah kitab – kitab rujukan yang ada seperti dalam Al-Adzkar hal: 57:
Menurut pendapat (Imam Nawawi), disunnahkan melakukan bacaan Qunut dalam separuh bulan Ramadhan yang akhir tepatnya pada rakaat akhirnya sholat witir.
Masalah khilafiyah ini tak menutup kemungkinan bisa menimbulkan konflik dan memicu perpecahan. Oleh karena itu sebagai Ahlus Sunnah Wal Jama’ah alangkah baiknya menyikapi perbedaan ini dengan bijak dan dewasa.
Karena bagaimana pun hal tersebut, keutuhan dan persatuan umat agama Islam tetaplah yang terpenting saat ini daripada hanya mengurusi khilafiyah ini. Bukankah Nabi SAW pernah bersabda: “Perbedaan diantara umatku adalah Rahmat”.

Pembahasan Singkat Doa Qunut Subuh

Seperti yang sudah dibahas diawal tadi, bahwa hukum dari membaca doa qunut subuh sendiri ialah sunnah muakkad, artinya sunnah yang sangat ditekankan. Namun begitu, masih ada juga dari saudara – saudara kita yang menganggap bahwa qunut subuh bukanlah salah satu bagian dari sunnah.
Sedangkan mengenai hadist yang menerangkan bahwa Nabi SAW tidak melakukan qunut, sebagian Ulama’ menanggapainya. Bahwa hadits tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk menghilangkan ke-sunnah-an dari qunut subuh itu sendiri, Bahkan jika sampai melarangnya.
Sebagaimana kaidah ushul fiqih:

“Dalil yang menjelaskan tentang adanya suatu perkara itu didahulukan dari dalil yang menyatakan tidak adanya perkara itu. Sebab adanya penjelasan pada suatu dalil menunjukkan bahwa adanya pemberitahuan yang lebih pada dalil tersebut.”

Di sebagian daerah di Indonesia khusunya, masih ada beberapa orang yang menggunakan qunut pada setiap waktu sholat, sementara membaca qunut pada sholat 5 waktu selain sholat subuh menurut ulama’ syafi’iyah terdapat 3 pendapat:
  1. Tetap disunnahkan, yakni menurut Qoul Al-Ashoh Al-Masyhur apabila keadaan kaum Muslim sedang mendapat musibah besar misalnya penyakit yang mewabah, dan tidak disunnahkan jika tidak demikian. Qunut jenis ini ini dinamakan Qunut Nazilah.
  2. Tetap Mutlaq disunnahkan.
  3. Mutlaq tidak disunnahkan.

Keterangan diambil dari kitab Al-Adzkar hal: 57

Solusi Doa Qunut Saat Berjamaah

Sebagai solusi apabila shalat berjamaah dengan orang yang tidak menggunakan qunut dalam sholatnya, baik itu saat menjadi makmum ataupun Imam. Sebisa mungkin tetap menghargai mereka, yaitu dengan cara yang sudah diajarkan oleh Ulama Syafi’iyyah sebagai berikut:
  1. Apabila Anda menjadi Imam, maka tetap disunnahkan membaca qunut, yakni dengan cara mengganti bacaan i’tidal dengan bacaan doa qunut. Sebab, qunut lebih diutamakan karena hukumnya sunnah ab’adl dibanding bacaan i’tidal yang sunnah hai’at.
  2. Apabila Anda menjadi makmum, maka alternatifnya sebagai berikut:
    1) Doa Qunut boleh dibaca secara ringkas setelah membaca bacaan i’tidal, dengan doa yang mencakup unsur pujian dan istighfar. Walaupun dari ayat – ayat Al Qur’an dengan alasan tidak ada ketentuan tentang sighot qunut misalnya Robbanaghfirlana dzunubanaa. .dst.
    2) Qunut dengan sujud sahwi.
    3) Boleh mufaroqoh.

Manfaat dan Keutamaan Doa Qunut

Banyak sekali keutamaan – keutamaan melakukan sholat Subuh berjamaah di masjid, karena di sholat Subuh ada tambahan bacaan doa qunut yang mempunyai beberapa manfaat. Doa qunut bukan hanya sekadar doa yang dibaca cuma untuk memohon kepada Allah SWT. Membaca doa qunut mempunyai banyak manfaat bagi yang membacanya dengan hati yang tulus dan ikhlas.
Berikut manfaat membaca doa qunut:

1. Memberikan Petunjuk

Pada bacaan doa qunut ayat pertama ada doa yang bunyinya “Allahummahdinii fii man hadaiit” yang mempunyai arti permintaan seorang hamba kepada Allah SWT supaya diberikan petunjuk.
Kalimat atau lafadz tersebut dapat dianggap sebagai kata-kata tawasul, yakni kata-kata yang mempunyai maksud adanya suatu nikmat hidayah sama halnya Allah SWT mengasihkan hidayahnya untuk para hamba-Nya.

2. Mendapatkan Perlindungan

Ada kalimat ayat kedua yang ada di dalam doa qunut “Wa’aafinii fii man ‘afaiit” yang memiliki arti bahasa indoneisanya “Kasihkanlah hamba keselamatan sebagaimana hamba-Mu yang lain yang telah diberi keselamatan”.
Kata kata itu memperkuat sebuah pengertian bahwa Allah SWT memberi perlindungan kepada hambanya dengan memberi keselamatan untuk hamba-Nya yang memohon.
Perlindungan yang diberikan oleh Allah SWT untuk hamba-Nya tak hanya perlindungan dan keselamatan di dunia saja, akan tetapi juga keselamatan untuk di akhirat kelak.

3. Menghindarkan Dari Berbagai Penyakit

Didalam doa qunut ada terdapat kalimat yang berbunyi “wa’aafini fii man hadaiit” yang diyakini memberi perlindungan berbentuk keselamatan. Kalimat tersebut yang dapat memberikan keselamatan contohnya mencegah hamba-Nya dari setiap jenis penyakit, baik itu penyakit hati atau penyakit rohani atau bisa saja mencegah penyakit jasmani yang ada pada hamba-Nya.
Dengan rajin membaca doa qunut dapat menjadikan umat manusia terhindar dari hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT, baik dari segi hawa nafsu maupun dari harta dan tahta.

4. Memberikan Berkah Terhadap Nikmat yang Telah Diberikan

Dalam bacaan doa qunut juga ada terdapat kalimat  yang berbunyi “wabaariklii fiimaa a’thoiit” yang mempunyai makna berkahilah kepada aku apa yang telah Engkau kasih.
Kalimat itu bisa menunjukkan dan menjelaskan bahwasanya Allah SWT senantiasa menganugerahkan kebaikan berbentuk berkah untuk setiap hamba-Nya. Sedikit atau banyaknya jumlah nikmat yang diberikan oleh Allah SWT untuk setiap hamba-Nya akan menjadi keberkahan tersendiri bagi hamba-Nya tersebut.

Bagaimana Kalau Lupa Doa Qunut

Pertanyaannya bagaimana kalau seandainya kita melakukan shalat subuh dan tidak membaca doa qunut? Kita manusia sebagai hamba Allah SWT mempunyai banyak sekali kekurangan dan kelemahan. Salah satunya ialah sifat lupa yang memang sering terjadi dan dialami oleh manusia. Apabila kita lupa dengan hitungan rakaat yang kita lakukan dalam sholat fardhu ataupun lupa membaca doa qunut setelah rukuk di iqtidal terakhir dalam sholat subuh, Maka kita dapat melakukan sujud syahwi untuk menutupi kekurangan dan kesalahan tersebut.
Penutup
Bagaimana pembahasan mengenai doa qunut ? Apakah sampai disini Anda sudah bisa memahami ? Semoga saja Anda bisa memahami tentang doa qunut ya. Amin. Demikianlah pembahasan singkat yang membahas mengenai doa qunut ini. Semoga bisa memberikan bermanfaat kepada Anda semua. Sekian dan Terima Kasih.

Pencarian yang terkait dengan doa qunut :
  • doa qunut pendek
  • doa qunut mp3
  • doa qunut untuk imam
  • doa qunut bahasa indonesia
  • doa qunut nazilah
  • ringkasan doa qunut
  • doa qunut latin indonesia
  • tidak hafal doa qunut

Rating

Leave a Comment