Universitas Tanjungpura Membangun Ekosistem Digital melalui Ajang Turnamen e-Sport

Membangun Ekosistem Digital melalui Ajang Turnamen e-Sport

Membangun ekosistem digital – Di era masa kini, di mana perkembangan teknologi begitu pesat, yang harus dilakukan seluruh insan tanah air adalah turut mendukung perkembangan ini dengan berbagai penyesuaian.

Sebab, tanpa penyesuaian, tentu saja negara ini akan tertinggal jauh dari negara-negara tetangga yang sudah lebih dulu maju bidang teknologinya. Penyesuaian tersebut dilakukan dengan membangun ekosistem digital yang baik. Hal ini bahkan sudah menjadi pembahasan besar di tingkat nasional hingga internasional.

Membangun Ekosistem Digital melalui Ajang Turnamen e-Sport

Dalam salah satu sesi pada perhelatan World Conference of Creative Economy (WCCE) di Nusa Dua Bali waktu lalu, ada pembahasan mengenai pentingnya pengembangan ekosistem digital di Indonesia melalui esport. Mengapa esport? Tentu saja, semua ini sudah melalui pengamatan panjang dan analisis data yang dilakukan secara matang.

Menurut Chief Marketing Officer (CMO) GDP Ventures, Danny OEI Wirianto, Indonesia merupakan pasar yang potensial bagi pertumbuhan esport. Pasalnya, di Indonesia ada sekitar 34 juta gamers dan esport sendiri sudah menjamur di tanah air. Audiensnya pun bisa dikatakan banyak. Bisa dilihat pula dari banyaknya viewers maupun subscriber pada kanal Youtube para Youtuber esport, seperti Jess No Limit yang telah mengantongi pendapatan milyaran dari Youtube gaming dan Reza “Arap” Oktavian yang juga memiliki tim esport serta pernah meraih juara AoV National Championship season 2. Oleh karenanya, Indonesia sangat berpeluang menciptakan ekosistem digital melalui esport.

Apalagi, nilai bisnis esport di Indonesia mencapai $1,1 miliar pada 2018, ada perkiraan naik menjadi $1,3 miliar pada 2019, dan diperkirakan akan terus meningkat seiring berkembangnya teknologi di Indonesia dan meleknya generasi masa kini terhadap dunia teknologi digital. Nilai ini belum termasuk industri game secara menyeluruh. Apabila Indonesia mampu menggarap ini secara serius, maka ekosistem digital, salah satunya melalui esport, akan tercipta dengan baik. Sebab, ada perputaran bsinis di sini, mulai dari game publisher, brand, player, hingga audiens yang semakin lama semakin bertambah peminatnya.

Turnamen PUBG Mobile sebagai Wujud Dukungan Terhadap Ekosistem Digital

Saat ini, UNTAN Membangun Ekosistem Digital Menuju Cyber University. Untuk itu, guna mendukung Indonesia dalam menciptakan ekosistem digital yang baik, Universitas Tanjungpura Pontianak sebagai salah satu PTN terbaik di Indonesia mengadakan lomba PUBG Mobile di lingkungan kampus. Bertajuk PUBG Mobile UNTAN Championship 2020, turnamen ini nantinya akan diikuti oleh mahasiswa UNTAN yang memiliki kemampuan terbaik dalam bermain game mobile, PUBG. Target pesertanya diambil dari berbagai fakultas dan prodi yang ada di Universitas Tanjungpura. Kegiatan ini akan dilaksanakan di UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPT-TIK) Universitas Tanjungpura, Pontianak.

Turnamen PUBG Mobile ini dikhususkan untuk para mahasiswa/i yang masih aktif sebagai mahasiswa Universitas Tanjungpura dan registrasinya pun tidak dipungut biaya alias gratis. Untuk memicu semangat seluruh peserta, UNTAN juga sudah mempersiapkan hadiah yang cukup besar pada turnamen kali ini, yaitu sebesar Rp. 6.500.000. Dengan begitu, para peserta lebih semangat untuk berprestasi secara sportif pada ajang turnamen esport ini.

Selain mempererat hubungan antar mahasiswa se-universitas, perlombaan esport PUBG Mobile ini juga memiliki tujuan untuk memfasilitasi para mahasiswa yang gemar bermain PUBG Mobile agar mengembangkan level bermainnya, serta mengarahkannya menjadi kegiatan yang lebih positif dan menghasilkan. Diadakannya perlombaan ini sekaligus menjadi kesempatan besar bagi para peserta potensial untuk melanjutkan karirnya di dunia e-sport profesional yang kini begitu menjanjikan. Harapannya, melalui UNTAN, akan terlahir atlet-atlet e-sport baru yang mendukung kemajuan masa depan e-sport di Indonesia.


Membangun Ekosistem Digital

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *