Pantun Selamat Malam

pantun selamat malam

Pantun Selamat Malam – Banyak sekali cara yang bisa kita dilakukan untuk menunjukkan ungkapan rasa sayang kepada orang-orang terdekat. Entah itu melalui barang pemberian seperti bunga, coklat atau bahkan melalui kata-kata yang diungkapkan dalam tulisan berbentuk pantun.

Salah satu contoh ungkapan sayang yang paling sederhana yaitu ucapan selamat malam seperti yang sudah pernah kami sajikan pada postingan terdahulu. Namun kali ini kita akan menyajikan dalam sebuah karya sastra berbentuk pantun selamat malam.

Setelah beraktivitas seharian tentunya mendapatkan ucapan selamat malam dari orang yang dikasihi sangatlah bermakna.

Selain membahagiakan, ucapan tersebut menunjukkan kasih dan kepedulian di dalamnya. Berikut merupakan contoh pantun selamat malam yang ditujukan bagi orang tua, teman, dan kekasih.

Pantun Selamat Malam Romantis

Contoh pantun selamat malam yang pertama adalah pantun yang isinya memuat suasana romantis. Contoh pantunyanya bisa anda simak di bawah ini!

Jalan-jalan ke Kota Kedah,
Pakai baju warnanya merah.
Untukmu yang begitu indah,
Kuucap selamat istirah.

Kalau sudah ke kota Kedah,
Jangan lupa ke negeri Campa.
Hari ini begitu indah,
Saat kita saling berjumpa.

Pergi jauh bawa minuman,
Dalam botol genggam di tangan.
Pergi tidur dengan senyuman,
Hati bahagia terasa ringan.

Dari ladang bawa tekukur,
Beri makan agar tak mati.
Saatnya kita bersyukur,
Satu hari telah kita lewati.

Untuk apa emas permata,
Kalau hatinya merasa suram
Untukmu yang berwajah jelita,
Kuucapkan selamat malam.

Danau Asahan dekat gua,
Ada kolam tempatnya ikan.
Kepada Tuhan kita berdoa,
Segala beban kita serahkan.

Sudah dekat Tanjung Meranti,
Tempat tumbuh pohon kweni.
Esok hari telah menanti,
Tidurlah nyenyak di malam ini.

Jaga tubuh jangan meriang,
Jangan lupa teratur makan.
Untuk seseorang yang kusayang,
Selamat malam aku ucapkan.

Alangkah hijau hamparan lembah,
Tempat hewan bergurau senda.
Cinta ini semakin bertambah,
Untuk dirimu wahai kakanda.

Nyaring suara kepak kumbang,
Lari dari kejaran pelikan.
Rindu datang bagai gelombang,
Bertemu dalam mimpi kuharapkan.

Pantun Selamat Malam Cinta

Suara teriak amat lantang,
semua benda ikut bergoyang.
Gelap malam telah datang,
selamat tidur wahai sayang.

Lucu nian si Naga Bonar,
punya istri cantik jelita.
Rembulan bintang tlah bersinar,
saatnya untuk pejamkan mata.

Tari serimpi anggun megah,
tarian dari pulau Jawa.
Moga mimpi yang indah,
nyenyak tidur amat lena.

Lihat kolam jatuh permata,
cicin emas juga terbawa.
Selamat malam duhai cinta,
sebelum tidur marilah berdoa.

Dalam peti asam jawa.
mawar merah obat mata.
Tenangkan hati tentramkan jiwa,
mari istirah di malam gelita.

Langit kelam semut melata,
mencari tempat yang cukup bersih.
Sunyi malam menyelimuti,
teringat diri padamu kekasih.

Saat putih warna awan,
sangat indah dalam pandangan.
Saat jauh di perantauan,
namamu indah dalam impian.

Mawar berduri jatuh di papan,
dipetik oleh para dayang.
Kututup hari dengan ucapan,
selamat malam kasihku sayang.

Pantun Selamat Malam Lucu

Bukan karena minum jamu,
Tapi makan jambu klutuk.
Bukan karena memikirkan dirimu,
Tak bisa tidur karena nyamuk.

Santan kental putih warnanya,
Dicampur dengan air pala.
Kupeluk bantal kusangka dia,
Aku mirip orang gila.

Tuan putri di kerajaan,
Banyak orang melupakan.
Orang lain mesra-mesraan,
Hati merana ingat sang pujaan.

Telah berbuah pohon petai,
Dimasak dengan saus tiram.
Kusangka duduk berdua di pantai,
rupanya emak yang menyiram.

Anak-anak di taman bacaan,
Tentang alam pulau Lombok.
Nasib jomblo kurang kerjaan,
malam ngobrol dengan tembok.

Hinggap pipit di ujung dahan,
Anak angsa belajar menyelam.
Apa kamu tidak kasihan,
Sendirian diriku setiap malam.

Kalau dulu zaman kerajaan,
Perlu upeti untuk dikirimkan.
Kalau kamu tidak ada kerjaan,
Boleh dong kita facebookan.

Pantun Selamat Malam untuk Kekasih

Hari hujan tanam selasih,
tumbuh pula bunga melati.
Kuukir namamu kekasih,
di lubuk jiwa di relung hati.

Laksamana Melayu sungguh berani,
tergurat luka pada pipi.
Biar kubawa kenangan hari ini,
biarlah tumbuh menjadi mimpi.

Kembang setaman aneka rupa,
anak kecil senyum tertawa.
Dalam mimpi ingin berjumpa,
dengan kekasih penawan jiwa.

Sapu halaman sampai bersih,
Karena besok hari raya,
Selamat malam wahai kekasih,
Semoga selalu dalam lindungan-Nya.

Makan roti si roti kacang,
Beli di warung pak Bayan,
Untukmu orang yang aku sayang,
Selamat malam aku sampaikan.

Ambil kayu jadikan papan,
Untuk meja tempat makan,
Semoga cinta tetap bertahan,
Disetiap malam penuh kegelapan.

Kalau tuan ke Jakarta,
Jangan lupa ke Kota Tua,
Dingin cuaca mulai terasa,
Selamat malam untuk yang dicinta.

Awan putih diterpa mentari,
Saat mendung jadi kelabu,
Hai kekasih pujaan hati,
Kuucapkan selamat malam buatmu.

Bangun pandi langsung mandi,
Untuk pergi bertamasya,
Di malam yang dingin dan gelap ini,
Ada rindu untukmu di sana.

Makan nasi dan gulai cipir,
Dicampur dengan rebus kentang,
Ketika mentari mulai tergelincir,
Semoga malammu selalu berbintang.

Pagi hari adek sarapan,
Kasih makan ikan di kolam,
Asa cinta dan harapan,
Untukmu disana setiap malam.

Ibu memasak dalam kuali,
Adek mengambil daun salam,
Good night pujaan hati,
Jangan lupa makan malam.

Pergi berburu ke tengah hutan,
Bertemu rusa kakinya belang,
Malam ini aku kirimkan,
Do’a dan pujian untukmu sayang.

Penat pikir disingkapkan,
sore hari mencari makan.
Dalam pantun aku ungkapkan,
rasa cinta tak tertahankan.

Keras nian suara guntur,
berlindung di balik rumah jati.
Mata terpejam tak bisa tidur,
terkenang gadis idaman hati.

Ikan emas di dalam kolam,
kolam luas amatlah dalam.
Dari lubuk hati paling dalam,
kuucapkan selamat malam.

Benih di tabur benih disemai,
banyak pula dimakan tupai.
Tidurlah dengan rasa damai,
moga esok cita-cita tergapai.

Naik kereta ditarik kuda,
sapi ternak sedang diperah.
Pejamkan mata kumpulkan tenaga,
untuk esok yang lebih cerah.

Jarum emas di dalam peti,
beras putih di dalam goni.
Kecup hangat dari hati,
sebagai pelepas rindu ini.

Walau badan terguyur basah,
karena hujan semua suka.
Walau jauh badan terpisah,
hati kita tetap satu jua.

Pantun Selamat Malam Untuk Sahabat

Masak mie dalam wajan,
Wajan berwarna merah muda,
Selamat malam aku ucapkan,
Untuk sahabat baikku disana.

Ikan Mujair dalam kolam,
Dia pintar pandai melompat,
Siang telah berganti malam,
Semoga sahabat selalu sehat.

Angin bertiup lilin padam,
Segeralah untuk dinyalakan,
Kala mentari mulai terbenam,
Kuucapkan selamat malam hai kawan.

Ke hutan rimba bertemu rusa,
Kakinya pincang sebelah kanan,
Jingga merah mulai menyapa,
Semoga malammu indah, kawan.

Ambil mesin pergi membabat,
Engkol mesin talinya ditarik,
Selamat malam dan beristirahat,
Semoga esokmu lebih baik.

Ke sekolah pakai sepeda,
Dalam tas ada sarapan,
Untuk sahabat yang jauh di sana,
Selamat malam aku kirimkan.

Tebing tinggi bentuknya curam,
Jika lewat pakailah sepatu,
Magrib tiba menjelang malam,
Semoga kawan sehat selalu.

Ikat kursi dengan rotan,
Karena kayunya sudah tua,
Selamat bertemu malam, kawan,
Semoga selalu dalam lindungan-Nya.

Ibu menjahit baju busana,
Simpan jarum dalam leci,
Kini malam telah tiba,
Besok kita ukir kisah lagi.

Pagi hari hujan lebat,
Tidak jadi berangkat ke sawah,
Good Night untukmu sobat,
Semoga malammu kian indah.

Pantun Lucu Selamat Malam Untuk Suami

Naik ke gunung jalan berliku,
Bagaimana bermain gundu.
Selamat malam wahai suamiku,
Sebut namaku kalau rindu.

Bagaimana bermain gundu,
Gundu dilempar lewati garis.
Bagaimana kamu tidak rindu,
Istrimu lebih seksi dari artis.

Jangan suka bermain mata,
Nanti bisa kelilipan.
Jangan lama-lama ke luar kota,
Istrimu sendiri kesepian.

Duduk sendiri di tepian,
Lihat ikan sebesar tangan.
Mending hanya kesepian,
Ini ditambah kedinginan.

Menancap kuat sebuah paku,
Menancap pada pohon randu.
Cepat pulang suamiku,
Aku ga tahan beratnya rindu.

Jangan suka menyelam,
Kalau badan tidak tahan.
Jangan ucapkan selamat malam,
Mending kecup dari kejauhan.

Api membara dalam tungku,
Tungku padam tinggalah debu.
Peluk hangat dari diriku,
Hangatnya terasa hingga jauh.

Beli udang ikan pari,
Sedap dimakan tiada duri.
Duit boleh engkau dicari,
Tapi jangan lupakan istri.

Membuat kue tambah margarin,
Kue dari tepung ketan.
Punya istri jangan dianggurin,
Lama-lama bisa karatan.

Pantun Selamat Malam Untuk Istri

Satu duri menusuk kuku,
Sakit kaki tubuh ditandu.
Wahai bidadari terindahku,
Adakah di hatimu rasa rindu?

Sungguh indah bentuk awan,
Terpantul lewat air kolam.
Sebelum pergi ke peraduan,
Ingin kuucapkan selamat malam.

Pergi ke toko membeli pakan,
Pakan untuk burung perkutut.
Betapa banyak ingin kuucapkan,
Namun malam semakin larut.

Kereta raja kereta kencana,
Keluar dari dalam kota.
Kamu membuat hidupku berwarna,
Semarak penuh kasih cinta.

Dari utara semilir angin,
Terdengar pula suara camar.
Malam ini semakin dingin,
Meringkuk sendiri di sudut kamar.

Tumbuh tinggi pohon randu,
Tempat berteduh para tamu.
Aku hanya sakit rindu,
Obatnya bertemu kamu.

Petang hari duduk di bangku,
Asal jangan pada ngerumpi.
Selamat malam wahai kekasihku,
Sampai jumpa di alam mimpi.

Pantun Selamat Malam Cantik

Burung nuri burung gelatik,
bulunya indah bermotif lurik.
Saat hujan rintik-rintik,
kuucapkan met malam cantik.

Kain batik hadiah Ibu,
jalan-jalan ke kebun tebu.
Si cantik bikin rindu,
dalam dada menggebu-gebu.

Perut lapar ingin makan,
hanya ada kue talam.
Menjelang tidur kuucapkan,
hai cantik selamat malam.

Jalan ke pasar berduaan,
lihat ikan di tepi kolam.
Sebelum pergi ke peraduan,
izinkan kuucapkan selamat malam.

Tekad bulat teguh pendirian,
semangat diri tidak melayang.
Malam minggu sendirian,
orang tersayang jauh di seberang.

Pantun Selamat Malam Gokil

Siang hari makan rambutan,
Setelah itu minum es,
Lelah diketawain teman-teman,
Tiap malming selalu ngenes.

Bersihkan halaman di pagi hari,
Menyapu dengan sapu lidi,
Malam tiba jangkrik berbunyi,
Bikin pusing karena sakit gigi.

Di meja ada rengginang,
Dimakan sambil nonton televisi,
Malming terlalu cepat datang,
Mending molor sampe pagi.

Hujan lebat di hari Minggu,
Ambil daun pisang untuk berteduh,
Selamat malam untuk kamu,
Meskipun kini sudah subuh.

Naik motor ke Pekanbaru,
Ditengah jalan terkantuk-kantuk,
Bukan karena memikirkan dirimu,
Tak bisa tidur karena nyamuk.

Minum air kelapa muda,
Segar airnya lepaskan dahaga,
Kupeluk bantal kusangka dia,
Aku mirip orang gila.

Anak kecil memanjat manggis,
Masukkan ia ke dalam kardus,
Hujan lebat kuota habis,
Mati lampu akupun mampus.

Sungguh besar pohon beringin,
Menjulang tinggi mengangkasa,
Malam tiba begitu dingin,
Udah dingin jomblo pula.

Ada pelangi setelah hujan,
Balas-membalas suara kodok,
Nasib jomblo kurang kerjaan,
Malming ngobrol dengan tembok.

Malam hari main petasan,
Listrik mati jadi kelam,
Apa kamu tidak kasihan,
Sendirian diriku setiap malam.

Pantun Selamat Malam Singkat 2 Baris

Di dalam kolam ada teri,
Selamat malam kekasih hati.

Langit biru di siang hari,
Ada rindu di malam ini.

Kue talam kue loyang.
Met malam sayang.

Baju batik pasar rebo.
Hai cantik met bobo.

Para dayang tabur benih.
Hai sayang, kangen nih.

Pasar Rebo banyak minyak.
Moga bobo dengan nyenyak.

Minum dulu baru kumur.
Senyum dulu baru tidur.

Ada lem ada sabuk,
Hari dah malem, telfonan yuk.

Listrik padam gelap gulita,
Met malam buat semua.

Wajah muram digigit nyamuk,
Selamat malam teman Facebook.

Bulan sabit di tengah malam,
Good Night warga Instagram.

Ayam merem di atas atap,
Met malem sahabat WhatsApp.

Pedang panjang dipegang patih,
Malam sayang, kangen nihh..

Tanah subur kena bajak,
Selamat tidur dengan nyenyak.

Bersepeda ke sekolah,
Semoga mimpi indah..

Ada anggur di atas meja,
Sebelum tidur bacalah do’a.

Pantun Malam yang Indah

Aku memang kutu buku
Tapi tidak suka minum jamu
Met malam duhai sayangku
Jangan lupa mimpikan aku

Sayur sawi sayur bayam
Seikat cuma seribu
Ku ucap selamat malam
Buat sahabat di hatiku

Malam malam beli kupat
Belinya sambil naik kayak
Selamat malam duhai sahabat
Semoga tidur dengan nyenyak

Penutup

Demikianlah artikel kali ini yang menyajikan tentang contoh pantun ucapan selamat malam. Semoga bisa bermanfaat untuk kamu semuanya. Sekian dan terima kasih. (ref)


Pantun Selamat Malam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *