Pantun Teka Teki

pantun teka teki

Pantun Teka Teki – Para pecinta maupun penikmat karya sastra mungkin sudah tidak asing mendengar kata pantun teka teki. Pantun teka teki merupakan salah satu dari beragam jenis pantun yang ada.

Makna pantun teka-teki adalah pantun yang isinya berupa teka-teki dan bisa digolongkan sebagai salah jenis permainan dalam karya sastra.

Sebenarnya ada banyak sekali macam-macam pantun, misalnya pantun nasehat berisi tentang kata-kata bijak, pantun cinta, pantun agama, pantun jenaka pantun pendidikan. Serta yang akan dibahas di artikel kali ini yaitu pantun teka-teki.

Jenis pantun ini sering dicari oleh banyak orang, entah untuk tugas atau sekedar mengisi waktu luang. Berikut akan infastpedia sajikan kumpulan contoh pantun teka teki dan jawabannya.

Pantun Teka Teki Lucu

Pergi bertemu si pandai besi,
Ia membuat pedang biasa,
Dicari-cari sulit sekali,
Bila ketemu dibuang ia?

Jawabannya: Upil

Mencari ikan di tengah kali,
Memakai umpan berupa cacing,
Badannya sangat luas sekali,
Banyak bulunya tidak berdaging?

Jawabannya: Karpet

Bersama-sama belajar yoga,
Agar badan sehat selalu,
Matanya empat kakinya tiga,
Jalan membungkuk kulitnya layu?

Jawabannya: Kakek-kakek

Anganlah kamu suka mengolok,
Bisa-bisa rugi akhirnya,
Ada daun tak punya pokok,
Setiap bangunan memilikinya?

Jawabannya: Pintu

Ialah Figa sang Pemberani,
Rumahnya ada di Goa Batu,
Mataku tiga berwarna-warni,
Tak punya tangan kaki pun satu?

Jawabannya: Lampu Lalu Lintas

Punya tubuh dan juga tangan,
Hilang kepala pun juga kaki,
Suka menolong di kala hujan,
Coba tebak apakah ini?

Jawabannya: Jas Hujan

Tuan puteri belajar menari,
Tari diajar oleh Pak Harun,
Kalau tuan bijak bestari,
Apa yang naik tak pernah turun?

Jawabannya: Umur

Siapa pun ingin jadi orang senang,
Kecuali yang mau selalu hidup susah,
Semua pasti basah jika ikut berenang,
Orang apa yang rambutnya tidak basah?

Jawabannya: Orang Botak

Cobalah mengerti wahai teman,
Nanti malam aku tidak bisa pergi,
Cobalah tebak wahai kawan,
Tangga apa yang tidak dinaiki?

Jawabannya: Tangga Nada

Meski dibungkus bukan paketan,
Memang takdir Tuhan Yang Satu,
Walau ditanam bukan tanaman,
Coba tebak apakah itu?

Jawabannya: Jenazah

Baca juga: Pantun Cinta

Pantun Teka Teki Binatang

Alpukat enak buahnya,
kalau makan tak lupa kasih gula.
Jika engkau tahu jawabannya,
Binatang apa yang ekornya di Kepala?

Jawabannya adalah binatang Gajah.

Bunga mawar indah bunganya,
tapi awas terkena duri.
Jika kamu tahu jawabannya,
Binatang apa yang tanduknya di kaki?

Jawabannya adalah Ayam Jantan.

Jalan-jalan ke rumah teman,
pulangnya bertemu luwak.
Lebih lebar kepala dibanding bandan,
hewan apa itu coba tebak?

Jawabannya adalah Ikan Pari.

Jalan-jalan bertemu ketam,
karena takut ku lempar batu.
Hewan apa yang darahnya hitam?
kakinya banyak badannya satu?

Jawabannya adalah cumi-cumi.

Ke goa mencari batu bertuah,
ketemunya malah kunang-kunang.
Memiliki belalai tapi bukan gajah,
hobi berdengung tapi bukan kumbang.

Jawabannya adalah Lebah.

Ingin hati bermain kayak,
tapi apa daya langit sedang mendung.
Jika kamu mampu menebak,
Binatang apa yang tanduknya di hidung?

Jawabannya adalah Badak.

Awas jatuh nanti luka,
ibu bisa marah pula.
Kalau kamu dapat menerka,
binatang apa yang tak memiliki kepala?

Jawabannya adalah kepiting atau yuyu atau bisa juga ketam.

Pergi bermain ke rumah surti,
malah ketakutan melihat kilat.
Jika kamu mampu mengerti,
binatang apa yang berjenggot lebat?

Jawabannya adalah Singa.

Kalau bertemu ular berbisa,
lebih baik jika kamu mundur.
Coba ayo terka kalau bisa
bergigi tajam berjalan sambil tidur.

Jawabannya adalah buaya.

Alpukat enak buahnya,
tapi hati-hati dimakan semut.
Jika kamu tahu jawabnya,
hewan apa yang bertanduk di mulut?

Jawabannya adalah Nyamuk.

Tertawa mengusir duka,
bahkan sedih pun akan berbalik.
Jika kamu mampu menerka,
binatang apa tidur terbalik?

Jawabannya adalah Kelelawar.

Jangan kamu menyimpan dendam,
karena justru menjadi luka.
Hewan apa bergigi tajam,
jika berjemur mulut terbuka.

Jawabannya adalah Buaya.

Ke Batu membeli ketan,
paling enak yang warna hitam.
Kalau siang mata tak kelihatan,
kalau malam matanya tajam.

Jawabannya adalah Burung Hantu.

Ke kebun bertemu katak,
tak lama ketemu burung dara.
Binatang apa coba tebak,
yang lehernya panjang tak terkira.

Jawabannya adalah Jerapah.

Baca juga: Pantun Jenaka

Pantun Teka Teki Jarjit

Dua tiga bunga raya
Kamu bukan kawan saya

Dua tiga burung kenari
Apa hajat tuan hamba kemari?

Dua tiga burung kenari
Saya tidak mengerti

Dua tiga kucing berlari
Dua singgit mana nak cari

Dua tiga bulu tangkis
Kalau kalah jangan menangis

Panda tempang pergi berlayar
Pandai hutnag tak pandai membayar

Dua tiga kapal terbang
Lanun mana yang paling garang?

Pantun Teka Teki Sulit

Ke kebun panen kentang
Pulangnya membeli putu
Punya daun, tak punya batang
coba tebak apakah itu?

Jawaban: Pintu

Perut ini lapar sekali
Ingin ke pantai makan kerang
Menemukan ia sulit sekali
Sekali bertemu malah dibuang

Jawaban: Upil

Ke kebun bertemu katak
Jalan lagi bertemu ular
Jika kamu mampu menebak
Buah apa yang bijinya di luar?

Jawaban: Jambu mente

Pergi melancong ke pesta dansa
Dansa sampai pagi jika kuat
Coba tebak jika bisa
Beca apa yang tak dapat dicat?

Jawaban: Becak yang hilang

Pagi-pagi ke tempat gadai
niatnya ingin menggadai cincin
Jika kamu mengaku pantai
Apa kesamaan KTP dan telur asin?

Jawaban: Sama-sama memakai stampel

Ke rumah Hendi malam-malam
Sampai sana bertemu Shela
Berisi putih berkulit hitam
Rasanya manis serupa gula

Jawaban: Mangggis

Buah melon buang nangka
Dijual dipasar buah-buahan
Coba jawab wahai saudara
Makin diisi semakin ringan?

Jawaban: Balon

Main bola sama teman-teman
Baru selesai saat malam hari
Kalau panas tidak digunakan
Kalau hujan dicari-cari, apakah itu?

Jawaban: Payung

Ke sekolah naiks epeda
Kayuh kencang di jalanan
Bantuk kotak keluar suara
Benda apakah itu gerangan?

Jawaban: Radio

Jalan-jalan ke pasar malam
Naik wahana sampai lelah
Saat kecil berbaju hitam
Sudah besar bajunya merah

Jawaban: Cabai merah

Pantun Teka Teki Jawabannya Pantun

Kalau pergi ke Siantar,
Itulah tanda dekat dengan Malaka.
Kalau kamu memang pintar,
Hewan apa ekornya di kepala?

Jawabannya:
Sungguh enak makan kebab,
Minum air gelasnya pecah.
Sudah tentu aku jawab,
itulah namanya hewan gajah.

Memang enak makan kebab,
Lebih enak ikan betutu.
Orang pandai bisa menjawab,
Hewan apa tulangnya satu?

Jawabannya:
Beli ragi beli rengginang,
Belinya jauh di pasar pagi.
Sungguh mudah sungguh gampang,
Hewan itu nomonya cumi.

Dayung-dayung naik perahu,
Anak manis pakai kerudung.
Kalau kamu memang tahu,
Hewan apa tanduknya di hidung?

Jawabannya:
Kue lemang kue ketan,
Kalau manis ditambah gula.
Hewan itu jauh di hutan,
Dia bernama badak bercula.

Lidi terikat menjadi sapu,
Pohon kelapa tumbuh di sawah.
Hilang terlihat duduk tersipu,
Merayap-rayap sepanjang rawa.

Jawaban:
Pisau diasah tajam ujungnya,
Kembang jatuh karena layu.
Memang susah cari jawabannya,
Mungkin namanya hewan penyu.

Pergi ke pasar di kota Medan,
Membeli kue janganlah lupa.
Kepala besar dari badan,
Cobalah terka binatang apa?

Jawabannya:
Hari lebaran baju baru,
Hati senang berhari-hari.
Saya tahu teka teki itu,
Jawabannya pasti ikan pari.

Lereng bukit mulai landai,
Air hangat di atas baki.
Jikalau kamu anak pandai,
Binatang apa tanduknya di kaki?

Jawabannya:
Istana raja memang megah,
Datang putri dari kelantan.
Binatangnya cantik juga gagah,
Itulah dia si ayam jantan.

Jikalau ingin menangkap laba,
Cobalah pasang dengan pulut.
Jikalau kamu bisa menerka
Apa namanya bertanduk di mulut?

Jawabannya:
Jangan basah jangan pecah,
Buah karet tak kan remuk.
Jangan resah jangan gelisah,
Jawabannya adalah nyamuk.

Mentari terbit ketika pagi,
Orang tidur mulai terjaga.
Hilang muncul, datang lagi,
Terbang dia ke bunga-bunga.

Jawabannya:
Ada buaya terbujuk kancil,
Domba bermain jauh ke lembah.
Itulah binatang bertubuh kecil,
Orang-orang memanggilnya lebah.

Datang senja cahaya redup,
Minum teh manis dengan emping.
Tidak berkepala tetapi hidup,
Kalau berjalan miring ke samping.

Jawabannya:
Jangan suka membaca koran,
Koran itu tidak penting.
Jangan aneh jangan heran,
Itulah binatang bernama kepiting.

Ada minyak tumpah ke batu,
Batu hancur pohon belukar.
Anaknya banyak ibunya satu,
Bila meleset kepala terbakar?

Jawabannya:
Air tertampung dalam tangki,
Datang malam suasana sepi.
Ini memang teka teki,
Jawabannya adalah korek api.

Negeri Arab banyak gurun,
Hutan jawa tumbuh jati.
Terus naik tak pernah turun,
Kalau hilang tak bisa diganti.

Jawabannya:
Memang Arab negeri gurun,
Sangat berharga adanya sumur.
Memang naik tak pernah turun,
Itulah yang disebut dengan umur.

Ada kodok lompat ke sawah,
Burung datang petani melempar.
Duduk berderet atas bawah,
Pagar di dalam tebing di luar?

Jawabannya:
Tali terikat bagai membelit,
Buah nangka bersisa pulut.
Baik kujawab teki teki sulit,
Itulah gigi dalam mulut.

Mari ke kebun memetik kelapa,
Kalau dipetik dibuang jangan.
Cobalah tebak benda apa,
Makin berisi makin ringan?

Jawabannya:
Turun hujan bumipun basah,
Hari panas makan melon.
Biar kujawab teka teki susah,
Jawabannya adalah balon.

Kalau kamu beli semangka,
Tanya dulu berapa harganya.
Kalau kamu bisa menerka,
Bijinya di luar apa buahnya?

Jawabannya:
Beli lobak di pasar raya,
Kota Gede Yogyakarta.
Biar kutebak biar kuterka,
Jambu mede itulah jawabanya.

Adik kecil memakan bayam,
Makan sedikit ikan teri.
Kalau diikat dia terdiam,
Dipegang mati, dilempar menari.

Jawabannya:
Memang enak makan bayam,
Badan sehat tiada pusing.
Diikat memang dia terdiam,
Itulah dia mainan gasing.

Kalau ikan sedang dipanggang,
Ramai orang banyak datang.
Ular apa membelit pinggang,
Kepala di perut ekor ke belakang.

Jawabannya:
Bintik-bintik merah di badan,
Sate kambing ikan panggang.
Asyik asyik tahu jawaban,
Itulah namanya Tali pinggang

Amat cantik wajah sang ratu,
Leher putih juga lenjang.
Badan kurus bermata satu,
Kalau berjalan ekornya panjang.

Jawabannya:
Badan rebah mata terpejam,
Kamar wangi diberi pengharum.
Badannya kurus kakinya tajam,
Itu dia namanya jarum.

Gadis dahulu suka dipingit,
Gadis manis dari Malaka.
Datang cepat di atas langit,
Terdengar jeritan, hilang seketika.

Jawabannya:
Kalau lebaran makan ketupat,
Tutupi kue jangan terkena lalat.
Dia datang sangat cepat,
Orang menamakannya sbagai Kilat

Baca juga: Pantun Nasehat

Bonus Contoh Pantun Teka Teki Lainnnya

Jalan-jalan ke Ciracas
Jangan lupa membeli padi
Jika engkau memang cerdas
Binatang apa tanduk di kaki?
Jawaban : ayam

Buah melon buah nangka
Dijual di pasar buah-buahan
Coba jawab wahai saudara
Makin diisi semakin ringan?
Jawaban : balon

Pergi ke kota naik angkutan
Tidak lupa berkunjung ke balai kota
Punya sisik tapi bukan ikan
Punya mahkota tapi bukan raja
Jawaban : nanas

Main bola sama teman-teman
Baru selesai saat malam hari
Kalau panas tidak digunakan
Kalau hujan dicari-cari
Jawaban : payung

Ke sekolah naik sepeda
Kayuh kencang di jalanan
Bentuk kotak keluar suara
Benda apakah itu gerangan?
(Jawaban : radio)

Kalau tuan bawa keladi
Bawakan juga si pucuk rebung
Kalau tuan bijak bestari
Binatang apa tanduk di hidung?
Jawaban : badak

Jalan-jalan ke pasar malam
Naik wahana sampai lelah
Saat kecil berbaju hitam
Sudah besar bajunya merah
Jawaban : cabai merah

Anak-anak bermain batu
Batu dilempar satu per satu
Badannya lurus bermata satu
Ekornya tajam apakah itu?
Jawaban : jarum

Menolong orang tanpa pamrih
Itulah kebaikan yang sesungguhnya
Loreng-loreng hitam putih
Punya empat kaki mirip kuda
Jawaban : zebra

Pohonnya bulat berdaun rindang
Asam dan hijau ketika muda
Bentuknya ia seperti bintang
Jikapun masak, kuninglah ia?
Jawaban : belimbing

Kalau tuan muda teruna
Pakai seluar dengan gayanya
Kalau tuan bijak laksana
Biji di luar apa buahnya
Jawaban : jambu mete

Pergi ke pasar membeli nanas
Tidak lupa membeli semangka
Bentuknya bulat bikin panas
Benda apakah namanya?
Jawaban : matahari

Pergi ke kota naik taksi
Sambil jalan-jalan keliling kota
Punya dua sayap terbuat dari besi
Benda apakah namanya?
Jawaban : pesawat

Jalan-jalan ke kota Palembang
Tidak lupa membeli duku
Punya tiga kaki untuk dua orang
Coba tebak wahai kawanku
Jawaban : becak

Jalan-jalan ke kota Medan
Jangan lupa membawa baju
Kakiku empat tak punya badan
Coba tebak siapakah aku?
Jawaban : meja

Melihat bintang di langit kelam
Adapun bulan tertutup abu
Apa binatang darahnya hitam
Janggut delapan tulangnya satu?
Jawaban : cumi-cumi

Janganlah kamu suka mengolok
Bisa-bisa rugi akhirnya
Ada daun tak punya pokok
Setiap bangunan memilikinya?
Jawaban : pintu

Naik delman minggu pagi
Keliling kota di jalanan
Kota metropolitan ibukota provinsi
Banyak yang bilang kota pahlawan
Jawaban : kota Surabaya

Pergi ke pasar bareng bibi
Tidak lupa membeli makanan
Cuma punya satu kaki
Tiga warna berganti-gantian
Jawaban : lampu lalu lintas

Lihat adik berwajah muram
Baru jatuh dari sepeda
Berbentuk kotak berwarna hitam
Bisa melihat apa saja
Jawaban : televisi

Menanam pohon di taman luas
Taman pun indah berwarna-warni
Ia termasuk binatang buas
Janggutnya lebat dan pemberani?
Jawaban : singa

Jalan-jalan ke kota Kediri
Tidak lupa membawa sisir
Bentuknya besar terbuat dari besi
Bisa berjalan di atas air
Jawaban : kapal

Pergi ke pasar membeli garam
Tidak lupa membeli martabak
Bajunya loreng hijau hitam
Badannya tegap bawa tembak
Jawaban : tentara

Tempat duduknya sangatlah tinggi
Namun ia bernasib malang
Bila malam ia berseri
Jika siang ia menghilang?
Jawaban : bintang

Sore-sore lagi main bola
Tidak lupa ajak teman-teman
Ditusuk-tusuk tapi banyak yang suka
Kira-kira apakah gerangan?
Jawaban : sate

Belayar kapal dari lautan
Menuju arah Selat Malaka
Lebar kepala daripada badan
Apakah itu cobalah terka?
Jawaban : ikan pari

Cobalah mengerti wahai teman
Nanti malam aku tidak bisa pergi
Cobalah tebak wahan kawan
Tangga apa yang tidak dinaiki
Jawaban : tangga nada

Pergi ke sawah menanam benih
Tidak lupa cangkul dibawa
Wajah hitam isinya putih
Manis rasanya seperti gula?
Jawaban : manggis

Habis olahraga, tubuh jadi lelah
Capek badan seperti mau remuk
Jika kau pintar maka jawablah
Semakin berisi semakin menunduk?
Jawaban : padi

Hidup tenang di dalam desa
Punya pemimpin jumlahnya satu
Buruh-buruh rajin bekerja
Askar bertugas setiap waktu?
Jawaban : semut

Tuan puteri belajar menari
Tari diajar oleh Pak Harun
Kalau tuan bijak bestari
Apa yang naik tak pernah turun?
Jawaban : umur

Penutup

Itulah beberapa contoh pantun teka teki yang bisa dijadikan referensi dari infastpedia. Selain pantun jenis ini sebenarnya masih ada banyak jenis pantun lainnya. Mulai dari pantun jenaka, sampai pantun nasehat. Semoga bisa bermanfaat ya, sekian dan terima kasih. (ref)


Pantun Teka Teki


Dikutip dari : romadecade.org | yuksinau.id | seruni.id | zonareferensi.com | pantuncinta2000.blogspot.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *