25+ Pengertian Kewirausahaan, Ciri-Ciri, Sifat, Tahap dan Tujuannya

Pengertian Kewirausahaan menurut para ahli

Daftar Isi

Pengertian Kewirausahaan Adalah

Pada kesempatan yang baik ini izinkan saya untuk berbagi ilmu yang saya miliki mengenai Kewirausahaan. Nah sebelum melangkah lebih jauh, apakah yang dimaksud dengan kewirausahaan? Jadi secara umum, pengertian kewirausahaan adalah suatu proses dalam melakukan, mengembangkan, mengidentifikasi ataupun menciptakan sesuatu yang baru dengan cara yang kreatif dan penuh inovatif yang bisa memberikan manfaat bagi orang lain dan memiliki nilai tambah.
Ada juga pendapat yang menjelaskan arti dari kewirausahaan yaitu suatu sikap mental seseorang yang mempunyai kreativitas tinggi, aktif, bercipta daya untuk membuat sesuatu yang baru dan unik serta bisa bermanfaat bagi orang lain.  Kewirausahaan mempunyai sebuah proses yang dinamis untuk menciptakan sesuatu yang disertai modal, tenggang waktu, sumber daya dan juga mempunyai risiko.
Menurut Wikipedia secara bahasa, definisi kewirausahaan adalah sebuah proses untuk mengembangkan,melakukan ,mengindentifikasi, dan mewujudkan visi dan misi dalam kehidupan. 
Kata “Kewirausahaan” sendiri berasal dari 2 kata yaitu wira dan usaha. Menurut Kamus Bahasa Indonesia, kata wira mempunyai arti; pejuang, berani dan berwatak agung, berbudi luhur. Sedangkan kata Usaha memiliki arti; bekerja, berbuat amal, berbuat sesuatu. Menurut pendapat Joseph Schumpeter seorang wirausahawan merupakan seorang inovator yang dapat melakukan berbagai perubahan didalam pasar melalui penggabungan beberapa hal atau sesuatu yang baru.
Adapun sesuatu yang baru tersebut bisa dalam bentuk:
  • Ada produk baru yang dikenalkan
  • Ada metode produksi baru yang dikenalkan
  • Dibukanya pasar yang baru (new market)
  • Diperolehnya sumber pasokan baru dari komponen yang baru
  • Dijalankannya suatu organisasi baru pada sebuah perusahaan.

25 Pengertian Kewirausahaan Menurut Para Ahli

Agar lebih memahami apa definisi dari kewirausahaan, maka kita bisa melihat dan menyimak pada pendapat para ahli di bawah ini:

1. Pengertian Kewirausahaan Menurut Drs. Joko Untoro 

Menurut Drs. Joko Untoro, pengertian kewirausahaan merupakan suatu keberanian untuk melakukan berbagai upaya untuk memenuhi kebutuhan hidup yang dilakukan oleh seseorang, berdasarkan kemampuan dengan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.

2.  Pengertian Kewirausahaan Menurut Richard Cantillon

Menurut Richard Cantillon (1775),  Mendefinisikan Kewirausahaan Sebagai Pekerjaan Itu Sendiri (Wirausaha). Seorang Pengusaha Membeli Barang Saat Ini Pada Harga Tertentu Dan Menjualnya Pada Masa Yang Akan Datang Dengan Harga Tidak Menentu. Jadi Definisi Ini Lebih Menekankan Pada Bagaimana Seseorang Beresiko Atau Ketidakpastian.

4. Pengertian Kewirausahaan Menurut Eddy Soeryanto Soegoto

Menurut Eddy Soeryanto Soegoto, pengertian kewirausahaan adalah usaha kreatif yang dilakukan berdasarkan inovasi untuk menghasilkan sesuatu yang baru, memiliki nilai tambah, memberikan manfaat, menciptakan lapangan kerja dan hasilnya berguna bagi orang lain.

5. Pengertian Kewirausahaan Menurut Penrose (1963)

Menurut Penrose (1963) Kegiatan Kewirausahaan Indentfikasi Termasuk Peluang Dalam Sistem Ekonomi.

6. Pengertian Kewirausahaan Menurut Ahmad Sanusi

Menurut Ahmad Sanusi, definisi kewirausahaan  ialah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan sumber daya, tenaga penggerak, siasat, tujuan, kiat, proses, dan hasil bisnis.

7. Pengertian Kewirausahaan Menurut Harvey Leibenstein

Menurut Harvey Leibenstein (1968, 1979) Kegiatan Kewirausahaan Meliputi Diperlukan Untuk Membuat Atau Melaksanakan Perusahaan Ketika Semua Pasar Belum Teridentifikasi Dengan Jelas, Atau Komponen Fungsi Produksi Tidak Sepenuhnya Diketahui.

8. Pengertian Kewirausahaan Menurut Soeharto Prawiro

Menurut Soeharto Prawiro, pengertian kewirausahaan adalah suatu nilai yang dibutuhkan untuk memulai usaha dan mengembangkan usaha.

9. Pengertian Kewirausahaan Menurut Arif F. Hadipranata

Menurut Arif F. Hadipranata Pengertian Wirausaha Adalah Orang-Orang Yang Mengambil Risiko Yang Diperlukan Untuk Mengelola Dan Mengatur Semua Urusan, Dan Menerima Sejumlah Manfaat Finansial Dan Non-Keuangan.

10. Pengertian Kewirausahaan Menurut Thomas W Zimmerer

Menurut Thom Kewirausahaan ialah penerapan keinovasian & kreativitas untuk pemecahan masalah & memanfaatkan berbagai peluang yang dihadapi orang lain setiap hari.

11. Pengertian Kewirausahaan Menurut Peter Drucker 

Menurut Peter Drucker, pengertian kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda dari yang lain.

12. Pengertian Kewirausahaan Menurut Andrew J Dubrin

Menurut Andrew J Dubrin Pengertian kewirausahaan adalah Seseorang yang menjalankan dan mendirikan suatu usaha yang inovatif.

13. Pengertian Kewirausahaan Menurut Siswanto Sudomo

Menurut Siswanto Sudomo, pengertian kewirausahaan adalah segala sesuatu yang penting mengenai seorang wirausaha, yakni orang yang memiliki sifat pekerja keras dan mau berkorban, memusatkan segala daya dan berani mengambil risiko untuk mewujudkan gagasannya.

14. Pengertian Kewirausahaan Menurut Penrose

menurut Penrose, Kegiatan kewirausahaan mencakup berbagai peluang yang teridentifikasi didalam suatu sistem ekonomi. Kemampuan atau kapasitas kewirausahaan berbeda dengan kapasitas manajerial.

15. Pengertian Kewirausahaan Menurut Raymond

Menurut Raymond, Wirausaha ialah seseorang yang inovatif, kreatif dan mampu mewujudkanya kreatifitasnya agar meningkatnya kesejahteraan diri di lingkungan dan masyarakat.

16. Pengertian Kewirausahaan Menurut Peter F Drucker

Kemampuan Untuk Membuat Atau Menciptakan Sesuatu Yang Baru Dan Berbeda.

17. Pengertian Kewirausahaan Menurut Kathleen

Menurut Kathleen Pengusaha Adalah Orang-Orang Yang Menjalankan, Mengatur, Dan Mengambil Risiko Untuk Pekerjaan Yang Dilakukan Selama Dunia Bisnis.

18. Pengertian Kewirausahaan Menurut Acmad Sanusi

Kewirausahaan Adalah Suatu Nilai Yang Diwujudkan Dalam Perilaku Dasar Tujuan, Trik, Taktik, Propulsi, Proses Dan Hasil Bisnis.

19. Pengertian Kewirausahaan Menurut Frank Knight

Seorang Pengusaha Mencoba Untuk Memecahkan Dan Memprediksi Perubahan Di Pasar. Penjelasan Ini Menekankan Peran Pengusaha Dalam Menghadapi Ketidakstabilan Di Dinamika Pasar. Seorang Majikan Diwajibkan Untuk Melakukan Semua Fungsi Manajerial Dasar Seperti Pengawasan Dan Bimbingan.

20. Pengertian Kewirausahaan Menurut Mas’ud Machfoedz & Mahmud Machfoedz

Inovasi Kewirausahaan Adalah Salah Satu Yang mempunyai Kesempatan Untuk Berubah Menjadi Sebuah Ide Yang Bisa Dijual, Dapat Memberikan Nilai Tambah Melalui Usaya, Biaya, Waktu Dan Keterampilan Yang mempunyai tujuan Untuk Membuat Keuntungan.

21. Pengertian Kewirausahaan Menurut Syamsudin Suryana

Wirausaha adalah seseorang yang memiliki karakteristik percaya diri, berorientasi pada tugas dan hasil, pengambil resiko yang wajar, kepemimpinan yang lugas, kreatif menghasilkan inovasi, serta berorientasi pada masa depan.

22. Pengertian Kewirausahaan Menurut Prawirokusumo

Menurut Prawirokusumo Wirausaha adalah mereka yang melakukan upaya-upaya kreatif dan inovatif dengan jalan mengembangkan ide dan meramu sumber daya untuk menemukan peluang dan perbaikan hidup.

23. Pengertian Kewirausahaan Menurut Keputusan Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusaha Kecil Nomor. 961/KEP/M/XI/1995

Wirausaha adalah orang yang mempunyai semangat, sikap, perilaku dan kemampuan kewirausahaan.
Kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan sesorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan serta menerapkan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar.

24. Pengertian Kewirausahaan Menurut Wikipedia

Kewirausahaan adalah proses mengidentifikasi, mengembangkan, dan membawa visi ke dalam kehidupan.

25. Pengertian Kewirausahaan Menurut Stein Dan Jhon F.Burgess

Kewirausahaan Adalah Salah Satu Yang Mengatur, Mengelola Dan Berani Mengambil Risiko Untuk Menciptakan Peluang Bisnis Dan Bisnis Baru.

Ciri-Ciri Orang yang Punya Jiwa Kewirausahaan

Ciri-Ciri Orang yang Punya Jiwa Kewirausahaan

Seseorang yang akan memulai bisnisnya tentu harus mempunyai jiwa kewirausahaan. Jika seseorang tidak mempunyai jiwa kewirausahaan maka bisa jadi bisnis yang sedang dirintis berhenti di tengah jalan karena penyebab yang sederhana. Misalnya ketidakmampuan mengatasi kepercayaan diri untuk menjalankan bisnis.

Bagaimana seorang pebisnis dapat dikatakan mempunyai jiwa kewirausahaan? Mengacu pada pengertian kewirausahaan di atas, terdapat beberapa ciri – ciri kewirausahaan antara lain:

1. Mempunyai Keberanian dan Daya Kreasi yang Tinggi

Seorang pebisnis yang sukses adalah seseorang yang mempunyai keberanian yang tinggi untuk berkreasi. Mengapa ? Karena mempunyai kreativitas saja tidaklah cukup untuk menuju kesuksesan berbisnis.
Orang yang mempunyai keberanian untuk memulai tidak akan takut dengan resiko atau kegagalan yang bisa saja terjadi di kemudian hari. Tapi bukan berarti harus berani saja, tanpa adanya pertimbangan dan perencanaan yang mumpuni. Jiwa kewirausahaan dapat tercipta karena timbulnya kepercayaan diri untuk mewujudkan mimpi dan keinginan seseorang tersebut untuk hidup lebih baik dan lebih besar dari sebelumnya.

2. Mempunyai Semangat Tinggi dan Kemauan Keras

Tidak hanya daya kreativitas saja yang harus dimiliki seorang wirausahawan, tapi seorang wirausahawan yang ingin membangun bisnis juga harus mempunyai semangat tinggi dan kemauan keras. Hal ini mempunyai tujuan untuk menumbuhkan rasa percaya diri bahwa apa yang akan dikerjakan akan membawa pada keberhasilan di kemudian hari.
Karena adanya kemauan yang keras bisa membuat seseorang bertekad kuat untuk dapat mewujudkan apa yang diinginkan dan diimpikannya.

3. Mempunyai Daya Analisis yang Baik

Seorang wirausahawan harus mempunyai kemampuan daya analisis yang baik terhadap apa yang sedang dikerjakannya. Misalnya saja memperhitungkan untung rugi, persaingan, nilai jual barang ataupun jasa serta kemampuan analisis pasar lainnya.
Hal ini penting untuk dimiliki dalam diri seorang wirausahawan yang sedang menggeluti bisnis, karena mempunyai tujuan untuk meminimalisir kerugian.

4. Berjiwa Pemimpin dan Tidak Berperilaku Konsumtif

Seorang pebisnis harus mempunyai jiwa kepemimpinan, baik untuk dirinya sendiri, stafnya ataupun bawahan lainnya. Dalam artian seorang pebisnis harus mampu memimpin atau mengendalikan dirinya sendiri serta anggotanya dalam pengambilan keputusan.
Seorang pemimpin tidak seharusnya mempunyai sifat dan perilaku konsumtif, karena pengeluaran harus lebih kecil daripada pemasukan. atau dalam pribahasa jangan sampai seseorang pebisnis “lebih besar pasak daripada tiang“. Dengan jiwa yang tidak konsumtif, bisnis yang sedang Anda bangun dengan penuh keyakinan akan semakin berkembang dengan terus memanfaatkan keuntungan sebagai modal untuk bisnis yang lebih besar.

5. Membuat Keputusan dan Melaksanakannya

Seorang pebisnis yang hebat ialah dia yang mampu membuat suatu keputusan dengan cepat dan tepat untuk menghasilkan sesuatu. Pebisnis yang mempunyai jiwa kewirausahaan adalah dia yang mempunyai perhitungan dalam setiap keputusannya, dimana dalam melaksanakan keputusan tersebut sesuai yang sudah disepakati bersama timnya. Melaksanakan keputusan dengan cepat dan tepat dapat meminimalisir hilangnya peluang.

6. Memiliki Pengabdian yang Besar Terhadap Bisnisnya

Jiwa wirausaha yang dimiliki oleh seseorang pebisnis yang dapat mengabdikan diriya terhadap pekerjaannya. Pebisnis yang sedang memulai bisnisnya harus bisa mengesampingkan kepentingan-kepentingan yang dapat ditunda demi pekerjaan atau bisnisnya.
Meskipun banyak orang yang mengatakan bahwa bisnis itu sebenarnya tidak mempunyai waktu yang mengikat, namun perlu diketahui bahwa untuk menekuni suatu bisnis justru membutuhkan waktu lebih untuk belajar, memahami dan menjalankan bisnis dengan baik dan benar.
Tidak hanya mementingkan dirinya sendiri, pebisnis harus menerapkan jiwa wirausahanya terhadap semua pelanggan dan calon pelanggan. Untuk menjadi seorang wirausaha yang bisa dikatakan handal dan profesional jika ia melakukan beberapa hal di bawah ini:

  1. Sangat mengenal dan meyakini produknya
  2. Mampu menerima kritik dan saran yang baik dengan cara tidak berdebat terhadap pelanggan maupun calon pelanggan
  3. Mempunyai kemampuan komunikasi yang baik dengan anggota atau tim maupun pelanggannya
  4. mempunyai sikap yang santun, jujur dan berani mengambil keputusan
  5. Memiliki jiwa yang bertanggung jawab jika saja terjadi sesuatu terhadap produk atau jasa dalam bisnisnya yang dapat merugikan pelanggan.

Sifat – sifat Orang yang Punya Jiwa Kewirausahaan

Sifat-Sifat Seorang Wirausaha Adalah:

  1. Mempunyai kepercayaan diri, kemandirian, individualitas, optimisme.
  2. Selalu berusaha untuk mencapai, berorientasi pada keuntungan, mempunyai ketekunan dan ketabahan, memiliki tekad yang kuat, pekerja keras, energik dan mempunyai inisiatif.
  3. Mempunyai kemampuan untuk mengambil suatu risiko dan menyukai tantangan.
  4. Bertindak sebagai pemimpin, mampu bergaul dengan orang lain dan saran cinta dan kritik yang membangun.
  5. Mempunyai inovasi tinggi dan kreativitas, fleksibel, serbaguna dan memiliki jaringan bisnis yang luas.
  6. Persepsi dan perspektif tentang masa depan berorientasi.
  7. Mempunyai keyakinan bahwa hidup adalah sama dengan kerja keras.

Tujuan Seseorang Berwirausaha

Seorang yang berwirausaha pasti memiliki suatu tujuan tertentu yang ingin dicapai di suatu saat nanti. Selain melakukannya untuk diri sendiri, seorang wirausahawan juga dapat melakukan kegiatan wirausaha untuk kepentingan orang lain.
Dibawah ini merupakan beberapa tujuan seseorang berwirausaha:
  1. Membuka lapangan pekerjaan baru bagi orang lain dan membantu mereka untuk menjadi pengusaha mandiri yang pastinya bisa menemukan cara mengatasi pengangguran di sekeliling Anda.
  2. Menciptakan jaringan bisnis yang baru yang bisa menyerap banyak tenaga kerja di sekitarnya.
  3. Meningkatkan kesejahteraan hidupnya dan juga masyarakat di sekitar usaha yang Anda jalankan dengan cara membuka lapangan kerja.
  4. Menularkan dan mengembangkan semangat berwirausaha kepada orang lain di sekitar Anda.
  5. Membantu para pengusaha – pengusaha muda untuk berkreasi dan berinovatif.
  6. Membangun bisnis yang besar berawal dari bisnis yang kecil. Bisnis tidak melulu harus dengan modal materi yang besar tetapi juga harus disertai dengan modal moril yang tinggi.

Tahap-Tahap Kewirausahaan

A. Tahap Memulai

Tahap di mana seseorang yang mempunyai niat untuk melakukan usaha dan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, mulai dengan melihat peluang bisnis baru. Melihat  peluang bisnis yang baru yang mungkin apakah bisa membuka usaha baru, melakukan akuisisi, atau melakukan “franchising”. Dalam tahap ini juga memilih jenis usaha yang akan dilakukan jika dalam pertanian, industri ataupun jasa.
Dalam fase ini seorang pengusaha untuk mengelola berbagai aspek yang terkait dengan usahanya.Termasuk didalamnya terdapat aspek: keuangan, sumber daya manusia, kepemilikan, organisasi, kepemimpinan yang meliputi bagaimana mengambil risiko dan membuat suatu keputusan, pemasaran, dan evaluasi.

B. Tahap mempertahankan usaha

Pada tahap ini di mana pengusaha berdasarkan hasil yang sudah dicapai untuk menganalisis kemajuan dibuat untuk tindak lanjut sesuai dengan kondisi yang dihadapi.

C. Sikap wirausaha

Dari daftar karakteristik dan sifat pengusaha, kita bisa mengidentifikasi sikap pengusaha yang sekiranya dapat dihapus dari kegiatan sehari-hari, sebagai berikut:

  • Disiplin
  • Komitmen tinggi
  • Jujur
  • Kreatif dan inovatif
  • Mandiri
  • Realistis

Faktor Kegagalan dalam Wirausaha

Menurut zimmerer (dalam suryana, 2003: 44-45) ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab kegagalan kewirausahaan dalam menjalankan usaha barunya:

1. Tidak kompeten dalam manajerial.

Tidak kompeten atau tidak mempunyai kemampuan dan pengetahuan untuk mengelola bisnis adalah faktor utama yang dapat membuat perusahaan kurang berhasil.

  • Kurang berpengalaman dalam mengkoordinasikan kemampuan, keterampilan untuk mengelola sumber daya manusia, serta kemampuan untuk mengintegrasikan operasi perusahaan.
  • Kurangnya kontrol keuangan. Sehingga perusahaan dapat bekerja dengan baik, faktor yang paling penting di bidang keuangan adalah untuk mempertahankan arus kas. Menyesuaikan pengeluaran dan penerimaan dengan hati-hati. Kekeliruan mempertahankan arus kas operasi menyebabkan perusahaan dan mengakibatkan perusahaan tidak lancar.
  • Gagal dalam perencanaan.

Perencanaan merupakan titik awal dari suatu kegiatan, kegagalan dalam perencanaan akan mengalami kesulitan dalam pelaksanaan.

2. Lokasi yang kurang memadai

Lokasi usaha yang strategis adalah salah satu faktor yang menentukan keberhasilan usaha. Lokasi yang kurang strategis bisa mengakibatkan perusahaan sulit untuk beroperasi karena kurang efisien.

3. Kurangnya pengawasan peralatan

Pengawasan erat kaitannya dengan efisiensi dan efektivitas. Kurangnya pengawasan adalah salah satu faktor menyebabkan penggunaan yang tidak efisien dan tidak efektif.

4. Sikap yang kurang sungguh-sungguh dalam berusaha

Sikap yang setengah – setengah dalam melakukan bisnis akan menghasilkan upaya untuk menjadi tidak stabil dan suatu kegagalan. Dengan sikap setengah hati, kemungkinan gagal menjadi lebih besar.

5. Ketidakmampuan untuk melakukan transisi kewirausahaan / transisi

Seorang pengusaha yang kurang siap menghadapi dan melakukan perubahan, tidak akan ada pengusaha yang sukses. Sukses dalam bisnis hanya bisa dicapai jika perubahan berani dan mampu membuat transisi setiap kali.
Demikianlah penjelasan singkat mengenai pengertian kewirausahaan, ciri-ciri, sifat, tahap – tahap dan tujuan berwirausaha serta faktor yang bisa mejadi kegagalan dalam dunia bisnis bagi pemula. Semoga bermanfaat bagi Anda yang ingin membangun bisnis dari sekarang. Sekian dan Terima Kasih.

Leave a Comment