12+ Puisi buat Istri Tersayang paling Romantis

puisi buat istri

Puisi buat istri adalah puisi dari suami yang menggambarkan seorang istri tersayang yang di susun dalam kata-katanya yang indah.

Di dalam puisi untuk istri ini mengungkapkan sebuah makna seorang istri yang sudah berperan penting dalam kehidupan rumah tangga.

Istri merupakan ibu dari anak-anak kita, yang mana dia tanpa lelah mengasuh anak-anak dirumah dan merapihkan rumah yg terlah berantakan.

Untuk mengapreaiasi jasanya selama ini, kamu bisa mempersembahkan beberapa Puisi buat Istri tercinta di bawah ini.

Kumpulan Puisi buat Istri Terlengkap

puisi untuk istri tersayang
puisi untuk istri tersayang

Puisi untuk Istri Tercinta

Wahai Istri Tercinta

Kurebahkan raga ini..
Setelah seharian mengais rejeki..
Untuk menafkahi anak dan istri..
Agar mereka tak terzalimi..

Wahai engkau istri tercinta..
Ingin sekali kini ku berkata..
Besarkan dan didik lah buah cinta kita..
Dengan ketegasan berbalut cinta..

Wahai engkau istri tercinta..
Engkau lah bidadari ku di dunia..
Sudah seharusnya selalu ku jaga..
Telah zalim lah aku jika engkau teraniaya..

Wahai engkau istri tercinta..
Aku bersumpah kan selalu setia..
Engkau lah anugerah terindah di dunia..
Semoga bersama sama kita bisa meraih ridho Allah Subhanahu Wa Ta’alla…

***

Titipan Terindah

Syukur tak henti terucap,
Akan terwujudnya satu harap,
Hidup denganmu di satu atap,
Dalam terang maupun gelap…

Tuhan titipkan seorang wanita,
Darinya diselimuti suka dan cita,
Hatinya penuh kasih dan cinta,
Hingga tak sanggup terita…

Kaulah, wanita titipan terindah,
Seorang istri yang amat Sholehah,
Pelengkap bahagiaku di dunia,
Pelindungku dari api neraka…

Untukmu wahai wanita Titipan,
Tetap tegar tetaplah bertahan,
Denganku jalani nikmat kehidupan,
Hingga nanti kembali pada Tuhan…

Pada-Nya kupanjatkan do’a,
Lewat kedua tangan ternganga,
Semoga hidup selalu bahagia,
Hingga akhir masanya tiba…

***

Ketika Fajar Tiba

Ketika fajar kembali tiba,
Engkau bangun lalu terjaga,
Melanjutkan kehidupan di dunia,
Sebagai istri yang setia…

Mukamu kusut kembali berseri,
Siapkan makanan di subuh hari,
Untuk anak dan sang suami,
Tanpa pernah mengeluh di hati…

Sang surya perlahan menerpa,
Terdengar sayup suara menyapa,
Bangunkan anak dan suaminya,
Kau sambut dengan senyum gembira…

Kasih indah senantiasa tercurah,
Pagi disambut senyum sumringah,
Terbangunlah sebuah keluarga megah,
Dari tangan sang istri di rumah…

Inilah kebahagiaan yang nyata,
Materi seadanya kaya cinta,
Untukmu istriku yang kucinta,
Akan abadi selama-lamanya…

Tetaplah Tegar Istriku Sayang

Maafkan aku atas perpisahan ini
Harus meninggalkanmu untuk mencari rizki
Demi memenuhi tuntutan materi
Yang kan menunjang hidup kita nanti

Istriku, kuharap kau kan mengerti
Bahwa aku selalu menjaga cinta ini
Cinta kita yang telah terikat tali suci
Saling berjanji dan setia sampai mati

Istriku, doa’kan saja aku disini
Agar selalu istiqomah menjalani hidup ini
Memenuhi kewajiban padamu dan buah hati
Menuju kebahagiaan rumah tangga yang hakiki

***

Puisi Romantis untuk Istri

puisi untuk istri paling romantis
puisi untuk istri paling romantis

Kekasih Halal

Telah datang Pemberi Kabar,
Dari balik dinginnya fajar,
Bahtera cinta mulai berkibar,
Akan datangnya anugerah yang besar…

Kulihat, kutatap, kuamati mukamu,
Berseri indah menyapu haru,
Kujabat salam tangan ayahmu,
Kuutarakan sumpah dan janji suci itu…

Hari itu, tak ada kata berpaling,
Kau bukan lagi wanita asing,
Kini hidup baru telah riba,
Satu atap bersamamu hingga menua…

Kaulah kekasih halalku,
Kekasih hidup dan matiku,
Dari siang hingga malam berlalu,
Temanilah aku wujudkan rindu…

Amanah besar kan ku emban,
Bawamu menuju indah kehidupan,
Merangkai peristiwa penuh kesan,
Dengan kasih tanpa rasa bosan…

***

Puisi Islami untuk Istri

Yaa Allah…
15 tahun sudah kami bersama.
Banyak suka dan duka yang telah kami lalui berdua
Banyak tawa dan airmata yang telah kami bagi berdua.
Banyak juga penderitaan yang telah kami jalani bersama.

Saat dia terbaring lelap disisiku..
Kulihat seluruh kelelahan tergambar diwajahnya.
Kulihat jua sejuta keletihan tergurat diwajahnya…
Namun tak terdengar keluh kesahnya akan semua itu.

Saat aku berbaring disisinya …
Aku berharap malam tidak bertemu fajar.
Gelap tak berganti terang ..
Sehingga aku dapat memeluknya..
Erat selamanya …

Yaa Allah…
Betapa bersyukurnya hamba kepadaMu…
Engkau telah berikan hamba istri yang luar biasa…
Yang tak tergantikan oleh dunia dan seisinya…
Yang memberikan kesejukan dihati hamba selamanya…

Yaa Allah…
Hanya doa padaMu yang kupunya untuk dia Istriku tersayang…
Agar kami bersama hingga Engkau jemput kami berpulang padaMu.

Yaa Allah…
Hamba bukanlah pria sempurna, yang selalu ada dalam setiap mimpinya. Mungkin…
Hamba juga bukanlah harapannya,
tapi…
Hamba adalah pria yang mencintainya menyayanginya Engkaupun tau itu…

Yaa Allah….
Sering juga hamba dzolim kepadanya…
Kumohonkan berjuta maaf dan ampun kepadaMu dan juga kepadanya….
Izinkan hamba kembali memperbaiki diri…
Untuk menjadi hamba yang lebih baik…

Yaa Allah….
Hamba sungguh-sungguh memohon kepadaMu…
Berikan kekuatan pada istriku.
Agar selalu sabar menjadi pendamping hamba….
Kala hamba menjadi nahkoda dalam bahtera rumah tangga hamba…
Aamiin…

Kau Bidadariku
Dikala Mentari Menyongsong diufuk timur Tak mengalahkan indahnya melihatmu saat aku terbangun dari tidur Seperti ujung kuku yang selalu tumbuh meski selalu dipotong
Begitulah rasa rinduku meski hanya sedetik berpisah denganmu, namun tumbuh seribu rindu lagi didadaku

Hanya kamu yang bisa melengkapi hidupku Hanya kamu yang mampu menghadapi dan menerima keegoisanku Kamu itu indah, kamu itu sabar, dan kamu begitu Anggun
kamu obat didalam sakitku.

Diammu lukaku Senyummu Bahagiaku Tawamu merupakan suatu angerah terindah dalam hidupku.
Karena semua hidupku kugantungkan padamu.

Seumpama malaikat
Kaulah Malaikatku Seumpama disurga Kaulah Bidadariku

Penghibur dan Pelengkap disaat sedih dan kesendirianku.
Karena kau bidadariku

***

Bersama Menuju Surga-Nya

Dimulai semenjak hari itu,
Tekatku bulat asaku menyatu,
Memberi arti dalam hidupmu,
Sebagai teman pelepas rindu….

Wanita terindah anugerah Tuhan,
Bersamamu wujudkan sejuta angan,
Ciptakan momen penuh kesan,
Ceritakan hari hilangkan ratapan….

Untukmu wahai Istriku tersayang,
Tak perlu ragu pun bimbang,
Cinta yang ada takkan hilang,
Sampai ajal pasti kukenang….

Seluruh cinta kupersembahkan,
Darimu ialah semua harapan,
Tak ada jenuh maupun bosan,
Dari hari ini hingga di kemudian….

Temani aku menuju Surga-Nya,
Kubimbing engkau dengan setia,
Bilamana nyawa lepas dari raga,
Bahagia denganmu sepanjang masa…

Puisi untuk Istri yang Menyentuh

puisi islami buat istri

Kehadiranmu

Istriku,
Amanah taklah kecil bagimu,
Yang Tuhan Titipkan kepadamu,
Di sepenggalan sisa usiaku…

Dia hadirkan engkau untukku,
Yang haus akan kasih sayangmu,
Secercah cinta terbit dimatamu,
Meski segumpah gundah jua menjamu…

Kaulah istriku,
Penghibur sedih dan laraku,
Pelarai cemas dan gelisahku,
Pengusir gundah dan dukaku…

Wahai istriku tercinta,
Kubimbing engkau menuju Surga-Nya,
Begitu besar harapan tercurah,
Disetiap kali kedua tangan mengadah…

Hai istriku tersayang,
Kehadiranmu membuatku tenang,
Semula haru berubah girang,
Untuk jalani hidup yang panjang…

***

Ibu dari Anak-Anakku

Tak banyak kata yang bisa terucap,
Kala wajah letihmu kutatap,
Terlihat penuh asa dan harap,
Namun tak pernah lelah mendekap…

Untukmu wahai sang istriku,
Untukmu ibu dari anak-anakku,
Terima kasih yang besar kuutarakan selalu,
Atas kasih sayang dan cintamu…

Tiada kata letih dalam menjaga,
Mendekap erat segenap jiwa raga,
Meski kadang terluka oleh kata,
Ikhlas dan tabah selalu kau jaga…

Tetaplah jadi ibu dari anak-anakku,
Tetaplah jadi satu istriku,
Tiada rasa bosan pun jemu,
Aku mencintai dirimu selalu…

***

Ketulusan Cintamu

Telah datang kabar gembira,
Dari Sang Maha Pencipta,
Atas terjawabnya sebuah do’a,
Terwujudnya sebuah asa…

Hadirmu, memberi warna baru,
Memberi cahaya di dalam kalbu,
Di bawah awan dan langit biru,
Kaulah hadir yang selalu ku tunggu…

Ketulusan cintamu tak pernah ku ragu,
Kelembutan kasihmu kuharap selalu,
Semoga kita tetap bersatu,
Hingga terpisahkan oleh waktu…

Kau lebur semua gundah di dada,
Kau sirami panasnya hati membawa,
Lewat ikhlas cinta yang kau bawa,
Membuat namamu selalu terselip dalam do’a…

Terima kasih Tuhan atas Anugerah-Mu,
Kau titipkan seorang wanita pemalu,
Malu jika mengingkari-Mu,
Malu saat matanya menatapku…

***

Pelipur Lara

Ketika tubuh diterpa lelah,
Rasa jenuh mulai menjarah,
Aku pulang menuju rumah,
Disertai hati resah dan gundah…

Kau bukakan pintu rumah,
Kau sambut dengan senyum sumringah,
Terpampang raut wajah yang indah,
Darimu wahai, istri sholehah.

Ketika senja mulai menjamu,
Malam gelap gantikan langit biru,
Kaulah pelipur segenap laraku,
Pelebur letih dan penatku…

Engkaulah satu dalam hati,
Cinta kasihku yang abadi,
Semoga Tuhan memberkati,
Curahan kasih yang suci.

Terima kasih istriku sayang,
Semua darimu akan kukenang,
Sampai nanti masanya datang,
Kaulah pelipur lara sepanjang zaman…

***

Cinta Terbesar

Bagaimana aku tidak bersyukur,
Mendapat cinta yang amat bercucur,
Semua gundah menjadi lebur,
Segala lara perlahan hancur…

Darimu si wanita penyabar,
Kudapatkan cinta yang amat besar,
Untuk tempuh kerikil hidup nan kasar,
Bangkitkan semangat hingga berkobar…

Tak henti terima kasih kuhaturkan,
Tak bosan cinta kau berikan,
Atas cinta yang amat besar,
Yang kau curahkan dengan sadar…

Istriku, percayalah padaku,
Cinta yang ada takkan membuntu,
Selamanya kupersembahkan padamu,
Selama hidup dan matiku…

***

Kau Milikku

Kau bukan Kartini, kau istriku,
Menemani siang dan malamku,
Dalam suka dan dukaku,
Dalam gelak dan tangisku..

Kau bukan Siti Aisyah, kau istriku,
Ibu dari anak-anakku,
Pembangun di subuhku,
Perestu menuju surgaku..

Kau hanya manusia biasa,
Namun cintaku padamu luar biasa,
Kesabaran dan kelembutan kata,
Membawaku menuju bahagia..

Tetaplah disini, aku butuh akanmu,
Cinta, kasih sayang dan pengorbananmu,
Semua yang ada pada dirimu,
Bersama menuju surga yang dirindu..

***

Do’a Untuk Istri

Ketika mantari di ufuk barat,
Aku berdiri menghadap kiblat,
Kuutarakan dengan khidmat,
Hingga aku dengan-Nya terasa dekat…

Kutadahkan kedua tangan,
Mengharap Dia mendengarkan,
Atas apa yang aku sampaikan,
Atas semua asa dan harapan…

Air mata mengalir membasahi pipi,
Bagai terhanyut dalam mimpi,
Segumpal do’a di penghujung hari,
Untukmulah, wahai sang istri…

Kupanjatkan harapan dan asa,
Menghadap Tuhan Yang Maha Kuasa,
Semoga engkau mendapat berkah,
Wahai istriku yang sholehah…

Oh istriku,
Betapa aku mencintaimu,
Do’aku tak henti mengalir untukmu,
Semoga kebaikan selalu padamu…

Penutup

Demikianlah, ulasan singkat kali ini mengenai Puisi buat Istri tercinta dan tersayang serta romantis paling menyentuh hati. Semoga dengan adanya koleksi di atas, bisa kamu persembahkan untuk sang istri, dan semoga bisa menambah keharmonisan dalam rumah tangga kamu. Terima kasih. (Ref).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *