Kumpulan Puisi Galau karena Cinta yang Sangat Menyentuh Hati

Puisi Galau – Salah satu cara seseorang dalam mengekspresikan emosinya ialah melalui puisi. Sebenarnya ada banyak cara untuk mengekspresikan sebuah emosi. Yaitu bisa melalui syair, seni rupa, cerita pendek, kata kata bijak, puisi dan lain lain. Namun mengekspresikan sebuah emosi melalui puisi akan lebih dramatical. Puisi akan meluapkan segala emosi kita yang nantinya para penikmat puisi akan mengetahui maksud dan tujuan puisi itu dibuat.
Kumpulan Puisi Galau karena Cinta yang Sangat Menyentuh Hati

Kita tahu bahwasannya puisi selalu mengalami kemajuan dan perkembangan. Ada banyak sekali genre puisi yang bisa kita temui dalam karya sastra. Genre puisi yang bisa anda temui diantaranya ialah pemandangan alam, seorang yang dicintai, galau dan lain sebagainnya. Nah pada kesempatan kali ini, saya akan beberapa memberikan contoh puisi galau yang diambil dari buku karya sastra dan beberapa sumber lainnya.

Kumpulan Puisi Galau

Puisi Galau karena Cemburu

Aku cemburu
Aku memang pecemburu
Aku cemburu pada apa saja
Bahkan pada hembusan angin
yang menyejukanmu
Pada hujan
yang bebas menyentuh kulitmu
Pada baju
yang selalu menghangatkanmu
Kenapa?
Karena itu bukan aku!
Harus jadi apa aku ini supaya dekat denganmu?
Jadi angin?
percuma tak bisa kamu lihat
Jadi air?
percuma tak bisa kamu genggam
Menjadi sosok nyata
Cukup membatasiku untuk mencintaimu
Dan kini aku hanya bisa diam
Ditemani rindu yang murung di relung hati
Menumpahkannya lewat syair
Untukmu

Puisi Galau karena Ditinggal Pergi 

Menanti kepulangan
Aku lihat bulir rindu pada hujan
yang menjebakku di gigil kenangan, basah
Bahkan detik waktu yang kurasa lambat tak mampu membuat kita lupa
beribu langkah tak menarik restu perpisahan
Bahkan tawa di sekelilingku
tak mampu membalut lebam hati dalam sepi
Aku setia, menunggu kepulanganmu
segala asal puisiku
Kepergianmu
Riska Diah Mawarni
Ketika nafasku telah terhenti
ku berharap tak ada rasa dengki di antara kita
Dan jika langkahku tlah terhenti mengembara
Aku ingin melihat kau tersenyum padaku kembali
Seperti kau tersenyum pada bidadarimu
Yang kau kagumi selama ini
Dikau adalah permata yang tersimpan di hati
Yang selalu bersinar terang
Menerangi setiap hariku
Serta langkahmu yang begitu berarti untukku
Aku tak tau jika takkan melihat langkahmu kembali?
Mungkin ku telah terjebak dalam kegelapan yang tak kusadari
Jika kau menganggap ku berarti
ku ingin kau laksana langit
Meski sempat gelap terangnya dapat di hitung dalam keheningan malam
Jika ku melihat samudera
Ku selalu ingat begitu luasnya cintaku untukmu
Serta begitu sucinya sesuci tetesan air hujan
Yang selalu membuatku bahagia karena karunianya
Tapi apakah ku berarti untukmu?
Tak taulah terlihat bagai mimpi
Mimpi yang menyedihkan.
Tapi mengapa sampai saat ini tak kau tunjukkan senyumu padaku?
Padahal dulu ku mengira hanya aku yang bisa membutmu tersenyum
Tapi itu salah,salah besar sebesar lukaku di hati
Tapi mengapa kau datang dan pergi begitu saja
Tidak kau lihatkah lubang di dadaku
Lubang yang hampir menembus seluruh hidupku
Yang akan hancur lebur bagai perasaanku
Tak taukah kau?

Puisi Galau karena Rindu 

3 Detik
Hanya 3 detik
Retinaku dan retinamu bertemu
3 detik yang penuh kekesalan,
kerinduan
dan beberapa rasa yang sulit dijelaskan
Sesakit apapun aku karena tatapan itu
doa terus kususun untuk kamu bahagia
Dan detik deti ku terus dikepung rindu
5 Detik ke lorong kenangan
5 detik tak sengaja menatap mata itu lagi
Menarikku pada lorong waktu, masa lalu
Saat pertama retina kita saling bertemu
Tidak menyalahkan kamu sama sekali
aku benci akan diriku
keadaan dan rasa rindu yang terus hidup
Aku memilih diam
Gibran
Biarkanlah aku memenjarakan semua ini.
Mengisahkannya lewat sebuah pena.
Memang pahit.
Bahkan sakit.
Memendam sebuah rasa.
Rasa yang ku sebut itu cinta.
Aku memilih diam seribu bahasa.
Karena aku tidak tahu harus berbuat apa.
Cinta . . .
Aku tidak ingin mengungkapkannya.
Aku tahu itu menyedihkan.
Tetapi . . .
Lebih menyedihkan jika engkau mengetahuinya.
Dan perlahan kau menjauhiku.
Karena sebuah rasa cinta.
Yang tak seharusnya ada.

Puisi Galau Karena Putus Cinta


 Cinta Semu

Selayaknya cinta nan berpagut
Tidak pantas kau terus terperangkap di dalam bimbang yang bergelayut

Perjuanganku telah usai
Saat kau anggap semuanya selesai

Untuk hatimu
Untuk cinta semu
Yang dulu pernah aku yakini bahwa semua itu
Akan berakhir indah tanpa pilu

Demikianlah beberapa contoh puisi galau yang dapat saya bagikan kepada Anda, puisi tersebut cocok bagi Anda yang ingin menungkapkan perasaannya yang mungkin anda bingung harus mengungkapkan dengan kata kata anda sendiri. Semoga contoh puisi di atas dapat mewakilkan perasaan Anda. 
Dan jangan lupa untuk membagikan artikel ini ke media sosial anda ataupun lainnya agar teman – teman atau saudara kita yang lainnya bisa mengekspresikan perasaannya seperti Anda. Semoga artikel diatas bisa bermanfaat bagi Anda .Terima kasih

Penelusuran yang terkait dengan puisi galau

  • puisi galau sendiri
  • puisi galau menyentuh hati
  • puisi galau karena rindu
  • puisi galau patah hati
  • puisi galau tentang kehidupan
  • puisi galau islami
  • puisi galau lucu
  • download puisi galau

Leave a Comment