Sel Tumbuhan [ Pengertian, Struktur, Gambar, Jenis dan Fungsi ]

Sel Tumbuhan Adalah

Sel Tumbuhan Adalah
Apa yang dimaksud sel tumbuhan? Sel tumbuhan adalah salah satu bagian yang ada di dalam tumbuhan. Ada beberapa fungsi dari sel pada tumbuhan sendiri. Baik menggerakan tanaman, bertumbuh besar, dan lain sebagainya. Sel pada tumbuhan ini biasanya akan berbeda dengan beberapa sel organisme pada eukariotik yang lainnya.

Pengertian Sel Tumbuhan Menurut Para Ahli 

Sebenarnya terdapat sejumlah pengertian dari sel pada tumbuhan bahkan menurut beberapa ahli. Beberapa pengertian sel menurut para ahli bisa Anda lihat di bawah ini:

  • Max Schultze dan Thomas Huxley. Mereka menyatakan setiap aktivitas yang dilakukan sel menggambarkan aktivitas yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup. Berdasarkan hal tersebut, Max Schultze dan Thomas Huxley berpendapat bahwa sel merupakan satu kesatuan fungsional kehidupan.
  • Mathias Schleiden dan Theodor Schwann mereka mengatakan bahwa sel adalah kesatuan struktural kehidupan.
  • Walther Flemming dan Eduard Strasburger. Mereka berdua menemukan bahwa sel berkembang biak dengan cara membelah diri. Kemudian akhirnya dikatakan bahwa sel adalah kesatuan reproduksi dari makhluk hidup.
  • Rudolf Virchow menyatakan bahwa sel merupakan kesatuan pertumbuhan. Akan tetapi pernyataan tersebut berubah setelah ditemukannya gen di dalam inti sel. Berkat penemuantersebut muncul teori yang menyatakan bahwa sel adalah kesatuan heriditas dari makhluk hidup.

Jadi, dapat dirangkum bahwa sel tumbuhan adalah bagian terkecil dari sebuah makhluk hidup khususnya tumbuhan. Di dalam sel ini, bahkan tersedia beberapa struktur yang berbeda-beda fungsinya. Untuk mengetahui lebih lengkapnya, simaklah penjelasan singkatnya di bawah ini.

Mengenal Struktur Sel Tumbuhan 

Pada umumnya, sebuah sel di dalam tumbuhan ini terbagi atas 3 bagian. Bagian pertama adalah sel, kemudian bagian kedua adalah sitoplasma, dan bagian terakhir adalah membran sel. Masing-masing struktur dari tumbuhan ini memiliki fungsi yang berbeda-beda. 

– Inti Sel Tumbuhan (Nukleus)

- Inti Sel Tumbuhan (Nukleus)
Struktur pertama adalah inti sel atau yang disebut juga dengan nama lain sel eukariotik. Di dalam inti sel, akan ada beberapa materi genetik yang berbentuk DNA. Di dalam DNA, akan disediakan sejumlah informasi genetik yang memiliki bentuk yaitu polinukleotida. 
Fungsi dari inti sel ini adalah mengontrol seluruh aktivitas di dalam sel yang berhubungan dengan informasi genetik dari DNA. Kemudian, informasi ini akan dibawa pada generasi yang selanjutnya. Di dalam inti sel, Anda juga akan menemukan beberapa membran seperti nukleus, nukleoplasma, kromosom, dan nucleolus.

– Sitoplasma 

- Sitoplasma

Sitoplasma merupakan sebuah cairan kental yang bentuknya adalah gel. Gel inilah yang akan mengisi seluruh rongga yang ada di dalam sel. Kandungan air yang terdapat di dalam sitoplasma pun cukup banyak berkisar mencapai 80%.
kloroplas
Untuk fungsi dari sitoplasma ini sendiri digunakan untuk media suspensi bagi semua partikel kecil beserta dengan seluruh organ yang ada di dalam sel. Di dalam sel sitoplasma ini juga digunakan untuk mengatur posisi bagian kloroplas. Sitoplasma juga akan membantu kloroplas untuk berpindah ke bagian yang terkena oleh sinar matahari. Bagian dari sitoplasma ini sendiri adalah sitosol, organel sel dan juga inklusi sitoplasma.

– Ribosom 

- Ribosom

Ribosom adalah salah satu organ sel yang gambar sel tumbuhan ini berbentuk butiran kecil nukleoprotein. Ada 2 jenis ribosom yang ada pada tanaman seperti ribosom terikat dan juga ribosom bebas. Untuk fungsi dari ribosom ini digunakan untuk memproduksi zat-zat protein yang tersedia di dalam sel.

– Mitokondria 

- Mitokondria
Mitokondria ini adalah salah satu organel besar yang berbentuk bulat. Untuk letak dari Mitokondria ini ada pada sitoplasma sel tumbuhan. Fungsi dari Mitokondria ini adalah memecah karbohidrat kompleks dan juga adanya gula yang dimanfaatkan. 
Bahkan di dalam Mitokondria ini juga terkandung beberapa enzim yang memiliki fungsi cukup penting yaitu digunakan sebagai cadangan energi ke sel inti tumbuhan. Bahkan Mitokondria ini juga terkenal sebagai salah satu pembangkit tenaga listrik pada sel di dalam tumbuhan.
Di atas adalah sejumlah penjelasan dari sejumlah struktur sel yang ada pada tumbuhan dan juga fungsi sel tumbuhan. Masih terdapat cukup banyak bagian atau struktur-struktur lain yang ada dalam sel pada tumbuhan seperti retikulum Retikulum Endoplasma, Vakuola, dan juga Peroksisom. 

– Badan Golgi (Aparatus Golgi)

- Badan Golgi (Aparatus Golgi)


Badan golgi (aparatus golgi) terdiri dari kumpulan vesikel pipih yang memiliki bentuk sisternae (berkelok-kelok) atau berbentuk kantong pipih. Badan golgi yang terletak di dalam sel tumbuhan disebut diktiosom, keberadaannya kebanyakan ditemui di dekat membran sel.
Fungsi utama badan golgi yaitu untuk mengangkat zat kimia di dalam dan keluar dari sel, setelah RE (Retikulum Endoplasma)  mensisntesis protein dan lemak. Badan golgi merubah dan mempersiakannya untuk mengekspor keluar sel.

– Retikulum Endoplasma (RE)

- Retikulum Endoplasma (RE)

Retikulum Endoplasma merupakan organel penghubung antara inti (nukleus) dengan sitoplasma di dalam sel tumbuhan. Pada dasarnya itu merupakan jaringan interkoneksi, RE mempunyai kantong yang berbelit-belit. Ada 2 macam Retikulum Endoplasma yaitu RE Kasar dan RE Halus.
Struktur Retikulum Endoplasma hanya bisa dilihat dengan mikroskop elektron. Fungsi retikulum endoplasma yaitu sebagai pengangkut sintetis lemak dan steroit, tempat menyimpan fospolipid, steroid, glikolipid, menjalankan detoksifikasi drug dan racun.

– Vakuola

- Vakuola

Vakuola merupakan membran, sebagai tempat penyimpanan yang membantu dalam mengatur tekanan tugor dari sel tumbuhan. Di dalam sel tumbuhan umumnya ditemui lebih dari satu vakuola. Tetapi vakuola menghabiskan ruang lebih besar daripada yang lain, yang menyimpan berbagai macam senyawa kimia. Vakuola berfungsi juga sebagai ekskreasi produk produk-produk limbah dan pencernaan instraselullar molekul kompleks.

– Peroksisom (Badan Mikro)

- Peroksisom (Badan Mikro)

Peroksisom merupakan organel sitoplasma dari sel tumbuhan yang mempunyai kandungan enzim oksidatif tertentu. Enzim itu digunakan dalam pemecahan metabolisme asam lemak menjadi gula sederhana. 

Fungsi peroksisom di antaranya :

  • Memecahkan asam lemak menjadi gula.
  • Mengubah racun menjadi air.
  • Membantu kloropas dalam proses fotorespirasi.

Jenis-Jenis Sel Tumbuhan

1. Sel Parenkim

Sel parenkim merupakan sel yang berfungsi menyokong berdirinya tumbuhan. Sel ini juga merupakan dasar bagi semua struktur dan fungsi tumbuhan. Selain itu sel ini berperan sebagai penyimpanan, dukungan terhadap fotosintesis, tempat berikatnya floem. Sel parenkim memiliki dinding primer yang tipis serta sitoplasma yang sangat fungsional. Sel ini hidup saat dewasa dan bertanggung jawab terhadap fungsi biokimia.
Sel parenkim bisa tumbuh menjadi duri yang mencegah hewan herbivora memakannya. Sel klorenkim adalah sel parenkim yang mengandung banyak kloroplas dan berperan penting dalam proses fotosintesis. Sebagian besar sel parenkim memiliki fungsi penyimpanan di umbi kentang dan kotiledon dari biji kacang-kacangan. (Silahkan baca: Manfaat Energi Matahari bagi Tumbuhan)

2. Sel Kolenkim

Kolenkim merupakan jaringan hidup dan erat kaitannya dengan parenkim serta terspesialisasi sebagai penyokong dalam organ yang muda. Sel-sel kolenkim memiliki dinding primer lebih tebal dibandingkan sel-sel parenkim. Sel kolenkim hidup saat sudah dewasa serta memiliki sebuah dinding primer. Dinding tidak menebal secara merata dan hal tersebut merupakan ciri khasnya. Sel kolenkim tersusun atas berkas atau silinder dekat permukaan korteks pada batang dan tangkai daun serta sepanjang tulang daun besar pada helai daun. Kolenkim jarang ditemukan pada akar. Sel-sel parenkim tidak memiliki dinding sekunder dan lignin. Sel kolenkim biasanya cukup memanjang dan melintang. Tujuannya agar memberikan fleksibilitas.

3. Sel Sklerenkim

Sel sklerenkim merupakan sel yang keras dan tangguh yang memberikan kekuatan pada tumbuhan. Sklerenkim berkembang dalam tubuh tumbuhan primer ataupun sekunder. Dindingnya tebal, sekunder dan sering berlignin, serta saat dewasa protoplasnya bisa hilang. Jaringan sklerenkim merupakan tipe jaringan permanen sederhana. Tipe sel pada jaringan ada dua, yaitu serabut dan sklereida.

Kedua macam sel tersebut mengandung selulosa dan lignin yang disekresikan oleh protoplas sel-sel tersebut dan sel-sel itu berdinding sangat tebal. Sel-sel tersebut tidak dapat bertahan lama karena tidak mampu melakukan pertukaran zat untuk melakukan metabolisme. Sel sklerenkim biasanya akan mati pada waktu tertentu, sitoplasma akan hilang, dan meninggalkan rongga kosong.

4. Sel xilem

Sel xilem berfungsi mengangkut air dan zat hara dari tanah atau akar menuju daun untuk melakukan fotosintesis. Sel xilem merupakan sel yang mengalami lignifikasi dinding sel.

5. Sel Floem

Sel floem adalah sel yang menyusun jaringan khusus yang berperan dalam pengangkutan di dalam tubuh tumbuhan. Lumut tidak memiliki floem. Sel floem terdiri atas dua jenis sel yaitu tabung saringan dan sel pendamping. Pada tabung saringan tidak terdapat inti sel dan ribosom serta metabolismenya diatur oleh sel pendamping. Sedangkan sel pendamping terhubung ke tabung saringan melalui plasmodesmata.

6. Sel epidermis

Sel epidermis merupakan sel parenkim khusus yang terdapat di seluruh permukaan daun, batang, dan akar.

Karakteristik Sel Tanaman

Karakteristik Sel Tanaman
Sel tumbuhan memiliki bagian khusus yang membedakannya dari sel hewan atau sel eukariotik lainnya. Berikut adalah organel yang ditemukan hanya di sel tumbuhan:
  • Sebuah vakuola besar yang volumenya diisi air dan dilapisi oleh membran yang disebut tonoplas. Fungsi tonoplast adalah mempertahankan sel turgor, mengendalikan pergerakan molekul antara sitosol dan getah tanaman, menyimpan zat-zat bermanfaat, dan mencerna protein dan organel limbah.
  • Dinding sel terdiri dari selulosa, hemiselulosa, pektin, dan beberapa mengandung lignin. Diproduksi oleh protoplas di luar membran sel. Hal ini berbeda dengan dinding sel jamur yang terbuat dari kitin dan bakteri yang terbuat dari peptidoglikan.
  • Jalur komunikasi interselular khusus dikenal sebagai plasmodesmata dalam bentuk pori-pori di dinding sel yang menghubungkan plasmalema dalam satu sel ke retikulum endoplasma di sel lain.
  • Plastida terdiri dari kloroplas, kromoplas, dan leukoplast. Kloroplas mengandung klorofil yang berguna untuk menyerap sinar matahari dan memungkinkan tanaman membuat makanan sendiri dalam proses yang dikenal sebagai fotosintesis. Chromoplast untuk mensintesis dan menyimpan pigmen. Leukoplast adalah bagian dari plastida tak berwarna dan berguna untuk menyimpan cadangan makanan.
  • Pembelahan sel dilakukan dengan formasi fragmoplast sebagai dasar.
  • Sel kelamin pria lumut dan pteridophyta, siklar, dan ginkgo memiliki flagella yang mirip dengan sel pada hewan. Tapi di tanaman yang lebih kompleks (seperti gymnosperma dan tanaman berbunga) tidak ada flagela dan sentriol yang umum ada pada sel hewan.

Video Sel Tumbuhan

Demikianlah penjelasan ringkas mengenai sel tumbuhan dilihat dari pengertian, struktur, gambar , jenis , ciri – ciri , karakteristik dan fungsi dari sel tumbuhan serta kami lengkapi dengan materi berupa video. Semoga artikel diatas dapat bermanfaat bagi Anda semuanya. Sekian dan Terima Kasih.


Penelusuran yang terkait dengan Sel Tumbuhan :

  • sel tumbuhan dan sel hewan
  • 15 fungsi sel tumbuhan
  • bagian bagian yang menyusun sel tumbuhan
  • gambar bagian-bagian yang menyusun sel tumbuhan
  • rangkuman sel tumbuhan
  • cara membuat sel tumbuhan
  • ciri khas sel tumbuhan
  • proses pada sel tumbuhan

Leave a Comment