Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri yang Benar dan Terbaru

Ucapan selamat hari raya idul fitri memang sering digunakan ketika seluruh umat islam merayakan hari kemenangan setelah melakukan puasa sebulan penuh. Ucapan selamat ini biasanya ditujukan kepada keluarga, kerabat, teman – teman, sahabat dan pacar yang berada ditempatyang berbeda.
Biasanya ucapan selamat ini dikirim melalui media apapun yang bisa digunakan. Mulai dari telepon, sms, mesenger, whatsapp, Instagram, facebook, telegram dan media sosial lainnya. 
Nah di bawah ini akan dibahas  mengenai riwayat mengucapkan ucapan selamat hari raya, hukumnya dan contoh – contoh ucapan selamat idul fitri.

Ucapan Selamat Idul Fitri yang Benar dan Terbaru

Riwayat Mengucapkan Ucapan Selamat Idul Fitri

Berdasarkan riwayat dari beberapa sahabat radhiyallahu ‘anhum bahwa mereka biasa mengucapkan selamat di hari raya di antara mereka dengan ucapan :

“Taqobbalallahu minna wa minkum” (Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian).

فعن جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ قَالَ : كَانَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اِلْتَقَوْا يَوْمَ الْعِيدِ يَقُولُ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ : تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْك . قال الحافظ : إسناده حسن .

Dari Jubair bin Nufair, ia berkata bahwa jika para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berjumpa dengan hari ‘ied (Idul Fithri atau Idul Adha, pen), satu sama lain saling mengucapkan, “Taqobbalallahu minna wa minka (Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian).” Al Hafizh Ibnu Hajar mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. 

 Imam Ahmad rahimahullah juga berkata,

وَلَا بَأْسَ أَنْ يَقُولَ الرَّجُل لِلرَّجُلِ يَوْمَ الْعِيدِ : تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْك

“Tidak mengapa (artinya: boleh-boleh saja) satu sama lain di hari raya ‘ied mengucapkan: Taqobbalallahu minna wa minka”.

***

Hukum Ucapan Selamat Hari Raya

Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah ditanya, “Apa hukum mengucapkan selamat hari raya? Lalu adakah ucapan tertentu kala itu?”

Beliau rahimahullah menjawab, “Ucapan selamat ketika hari raya ‘ied dibolehkan. Tidak ada ucapan tertentu saat itu. Apa yang biasa diucapkan manusia dibolehkan selama di dalamnya tidak mengandung kesalahan (dosa).”[1]

Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah ditanya, “Apa hukum jabat tangan, saling berpelukan dan saling mengucapkann selamat setelah shalat ‘ied?”

Syaikh rahimahullah menjawab, “Perbuatan itu semua dibolehkan. Karena orang-orang tidaklah menjadikannya sebagai ibadah dan bentuk pendekatan diri pada Allah. Ini hanyalah dilakukan dalam rangka ‘adat (kebiasaan), memuliakan dan penghormatan. Selama itu hanyalah adat (kebiasaan) yang tidak ada dalil yang melarangnya, maka itu asalnya boleh. Sebagaimana para ulama katakan, ‘Hukum asal segala sesuatu adalah boleh. Sedangkan ibadah itu terlarang dilakukan kecuali jika sudah ada petunjuk dari Allah dan Rasul-Nya’[1]

Dari penjelasan di atas, berarti ucapan selamat hari raya itu bebas, bisa dengan ucapan “Selamat Hari Raya”, “Taqobbalallahu minna wa minkum” dan lainnya. Ucapan “Taqobbalallahu minna wa minkum” pun tidak dikhususkan saat Idul Fithri, ketika Idul Adha dianjurkan ucapan semacam ini sebagaimana kita dapat melihat dalam penjelasan berbagai riwayat di atas.
***

Ucapan Mohon Maaf Lahir Batin

Satu catatan pula yang mesti diperhatikan, tidak ada pengkhususan di Idul Fithri untuk saling maaf memaafkan. Semacam sering kita dengar tersebar ucapan “Mohon Maaf Lahir dan Batin” saat Idul Fithri. Seolah-olah saat Idul Fithri hanya khusus dengan ucapan semacam itu. Ini sungguh salah kaprah. Idul Fithri bukanlah waktu khusus untuk saling maaf memaafkan. Waktu untuk saling memohon maaf itu luas. Ketika berbuat salah, langsung meminta maaf, itulah yang tepat. Tidak mesti di saat Idul Fithri. Karena jika dikhususkan seperti ini harus butuh dalil dari Al Qur’an dan Al Hadits. Buktinya, tidak ada satu dalil yang menunjukkan seperti ini.[1]
***

Ucapan Minal ‘Aidin wal Faizin

Satu ucapan lagi yang keliru saat Idul Fithri, yakni ucapan “Minal ‘Aidin wal Faizin”. Ucapan ini dari segi makna kurang bagus. Arti dari ucapan tersebut adalah “Kita kembali dan meraih kemenangan”. Ini suatu kalimat yang rancu. Kita mau kembali ke mana? Apa pada ketaatan atau maksiat? Jika mengandung dua makna seperti ini hendaknya ditinggalkan. Karena bisa jadi orang memahami yang dimaksud adalah kita kembali pada maksiat. Artinya, ibadah hanya di bulan Ramadhan saja, setelah itu sah-sah saja untuk maksiat, sah-sah saja untuk tinggalkan shalat dan ibadah wajib lainnya. Akibat ucapan keliru, berujung pada amalan yang keliru.[1]
Satu hal lagi yang mesti dipahami, makna “Minal ‘Aidin wal Faizin” adalah sebagaimana yang kami sebutkan di atas. Dan bukan maknanya adalah “Mohon Maaf Lahir dan Batin”. Setiap kali ada yang ucapkan “Minal ‘Aidin wal Faizin” lantas diikuti dengan kalimat “Mohon Maaf Lahir dan Batin”. Dikira artinya adalah kalimat selanjutnya. Ini sungguh keliru. Ini pemahaman orang yang tidak paham bahasa Arab. Semestinya hal ini diluruskan. Makna kalimat “Minal ‘Aidin wal Faizin” adalah “Kita kembali dan meraih kemenangan”. Namun sebagaimana diterangkan di atas, dari sisi makna kalimat ini keliru. Sehingga sudah sepantasnya kita hindari. Ucapan yang lebih baik adalah sebagaimana telah dikemukakan di awal tulisan dan dicontohkan langsung oleh para sahabat, yakni “Taqobbalallahu minna wa minkum (Semoga Allah menerima amal kita dan amal kalian)”.[1]
***

Ucapan Selamat Idul Fitri Terbaru

Menyampaikan sebuah Ucapan Selama hari raya idul fitri dan permohonan maaf lahir bantin adalah salah satu kebiasaan yang baik baik dan yang perlu terus dipelihara.
Namun apapun bentuk dan uraian kata yang disampiakan, penyampaian selamat idul fitri melalui SMS.Twitter atau Facebook dianjurkan mencantumkan kalimat Taqaballahu minna wa minkum.
Tidak tersisa sesuatu yang buruk dalam hati
teramat banyak rasa gembira menghampiri
tak terhitung lagi rasa syukur dalam diri
kini untuk mu ku ucapkan selamat idul fitri

TAQABBALALLAAHU MINNAA WA MINKUM
‘ لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan dan datangnya Bulan Syawal 1440 H.
Perkenankanlah  kami sekeluarga menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H
Taqabbalallaahu minnaa wa minkum “
Barakallaahu Fiikum
Allaahu akbar Allaahu akbar Allaahu akbar
Laa ilaaha illallaahu
Allaahu akbar
Allaahu akbar Walillaahilhamd.

Dari dulu terus mencari, 
meski hati masih sendiri, 
jangan pernah bersusah hati, 
karena hari ini Idulfitri.
Lapar terbayar gembira
haus terbayar suka cita
lelah terbayar bahagia
setelah sebulan berpuasa
dihari yang fitri ini terbayar semua
SELAMAT IDUL FITRI
Kecubung batu dari Kalimantan;
Disanding elok dengan berlian.
Berhubung sudah masuk waktu Lebaran;
Salah dan Khilaf mohon dimaafkan.
Saat maafku tak terucap
saat salah karena sikap
saat salah karena ucap
saat salah karena khilap
dihari ini tak ragu ku ungkap
Minal Aidhin Walfaizin
Mohon Maaf Lahirdan Batin
Sifat jelek jangan ditiru
Sifat buruk segera tinggalkan
Cantiknya kamu berbaju baru
Kuucapkan selamat lebaran
Kembang melati sungguhlah indah;
Ditengah taman jadi hiasan.
Harum Lebaran tercium sudah;
Khilaf dan salah mohon dima’afkan.
Mata kadang salah memandang, mulut sering menyakiti hati yang tak salah, hati sering salah berprasangka, sepenuh hati menghanturkan maaf, mengucapkan selamat Lebaran.
Minal Aidin Walfaizin Mohon Maaf Lahir Batin.
Meski tangan tidak bisa berjabat
meski ucapan tidak bisa terdengar
karena jarak dan waktu memisahkan
dengan tulisan ini aku bisa ucapkan
selamat hari raya idul fitri
minal aidhin walfaizin mohon maaf lahir dan batin
Makan roti jangan berlari;
Kalaulah jatuh kita yang rugi.
Bersihkan hati sucikan diri;
Sambut Lebaran sebentar lagi..
Kita sucikan hati dihari ini
kita lupakan ego yang menghantui
kita lepaskan benci yang ikat diri
dan buang jauh rasa benci
kita gapai bahagia yang hakiki
selamat hari raya idul fitri
mohon maaf lahir dan batin ya….
Suara beduk mengiringi takbir yang menggema memuji kebesaran Allah, menyemarakkan hari kemenangan, saya mewakili seluruh keluarga mengucapkan Selamat Lebaran.
Air tak selalu jernih
begitu juga ucapanku
Kapas tak selalu putih
begitu juga hatiku
Langit tak selalu biru
begitu juga hidupku
Jalan tak selalu lurus
begitu juga langkahku
maka dari itu ku ingin Mohon Maaf atas Kesalahan Kekhilafan maupun 
Perbuatan yg sengaja & tidak sengaja.
yg membuat sakit hati semua..
“Taqobbalalloohu minnaa wa minkum shiyamana wa shiyamakum wa taqobbal yaa kariim..”
Sucikan hati dengan zikir, cerahkan hati dengan fikir, teruslah bersyukur dengan menebar senyuman, dengan kerendahan hati saya mengucapkan selamat Lebaran.
Sebening embun dipagi hari
seputih kapas tanpa biji
seperti itu suasana hati
berharap selamanya seperti ini
dengan pribadi positive sepanjang hari
selamat idul fitri, mohon maaf lahir batin

Ucapan Selamat Idul Fitri Melalui Whatsapp

Apabila idul fitri adalah  lentera, ijinkan buka tabirnya dengan maaf supaya cahayanya menembus jiwa fitrah dari setiap khilaf selamat hari raya idul fitri. Taqaballahu minna wa minkum, minal aidzin wal faizin mohon maaf lahir serta bathin

Sebelum saat takbir bergema sebelum saat ajal menjemput sebelum saat jaringan over load izinkan kami menyampaikan Taqaballahu minna wa minkum memohon, minal aidzin wal faizin mohon maaf lahir serta bathin

Bila ada langkah membekas lara. Ada kata merangkai dusta. Ada tingkah menoreh luka. Mohon maaf lahir dan bathin. Selamat hari raya Idul Fitri

Apabila ada langkah membekas lara ada kata merangkai dusta ada tingkah menoreh luka, izinku  mohon maaf lahir serta bathin selamat hari raya idul fitri taqobalallahu minna wa minkum. mohon maaf lahir serta bathin

Ucapan Selamat Idul Fitri Bahasa Sunda

Bilih aya tutur saur nu teu kaukur, reka basa nu pasalia, laku lampah nu teu merenah, wilujeng boboran shiam Taqaballahu minna wa minkum, minal aidzin wal faizin. Neda dihapunten tina samudaya kalepatan lahir sinareng bathin.

Niti wanci nu mustari , ninggang mangsa nusampurna , dina Idul Fitri anu ieu.. hayu urang sami-sami ngabersihkeun rereged ati.. tina khilaf sinareng dosa.. Wilujeung Boboran Syiam. Taqqobalallahu minna wa minkum, Shiyamana wa shiyamakum. Neda dihapunten tina samudaya kalepatan lahir sinareng bathin

Batin nu usik nyaliksik diri, bilih kasabit kaciwit ati, karumpak ungkara basa, kadudut kalindu qalbu,mugia rido galih jembar pangampura tina samudayaning kalepatan. wilujeng boboran shiam. Taqqobalallahu minna wa minkum. Hapunten samudaya kalepatan.

Weninggalih nu dipamrih, jembar panalar nu diteda, kana laku nu teu luyu, kana lampah nu sulaya.. Wilujeng boboran shiam. Taqqobalallahu minna wa minkum, Shiyamana wa shiyamakum. Hapunten samudaya kalepatan. 

Demikianlah Kumpulan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri semoga bisa bermanfaat bagi Anda yang ingin mengucapkan selamat hari raya lebaran kepada keluarga, sahabat, teman dan kerabat melalui sms, facebook atau pun twitter. 
Akhir kata atas seluruh pimpinan dan staf infastpedia.net mengucapkan “Taqobbalallahu minna wa minkum“. Sekian dan Terima Kasih.

Pencarian Terbaru:

  • ucapan selamat idul fitri 2018
  • ucapan selamat idul fitri 2019
  • ucapan selamat idul fitri 2020
  • ucapan idul fitri yang benar
  • ucapan selamat idul fitri dalam bahasa inggris
  • ucapan selamat hari raya idul fitri 2018
  • ucapan selamat hari raya idul fitri 2019
  • ucapan selamat hari raya idul fitri 2020
  • kata kata ucapan idul fitri yang menyentuh hati
  • ucapan idul fitri 2019
  • ucapan selamat idul fitri salafi 
Referensi:
[1] https://muslim.or.id/17740-ucapan-selamat-pada-hari-raya-idul-fitri.html

Leave a Comment